Dapatkan penawaran menarik sekarang
Sitespirit
Sitespirit

User Agent adalah: Pengertian, Fungsi, dan Cara Memeriksanya

Salma Azzahidah Ditinjau oleh Muhammad Robith Adani Diperbarui: 8 menit baca

Jawaban Singkat

User agent adalah identitas perangkat atau aplikasi, misalnya browser, yang dikirim ke situs web saat mengakses internet, berisi jenis dan versi browser, sistem operasi, serta perangkat.

  • Informasi tersebut dikirim sebagai user agent string, umumnya diawali Mozilla/5.0 lalu diikuti informasi sistem operasi, rendering engine, dan versi browser.
  • Situs web memakai user agent untuk mengenali perangkat dan browser pengunjung, menyesuaikan tampilan konten, dan membantu pengujian kompatibilitas lintas browser.

Ditinjau oleh Muhammad Robith Adani Didukung 4 sumber

Daftar Isi
  1. Apa itu User Agent?
  2. Komponen-komponen User Agent
  3. Contoh User Agent String
    1. 1. Google Chrome (Windows)
    2. 2. Google Chrome (Android – Mobile)
  4. Fungsi User Agent
    1. 1. Identifikasi Perangkat dan Browser
    2. 2. Pengaturan Tampilan Konten
    3. 3. Dukungan Fitur
    4. 4. Identifikasi Bot dan Crawler
  5. Cara Mengganti User Agent
    1. 1. Google Chrome
    2. 2. Mozilla Firefox
  6. Cara Cek User Agent
    1. 1. Melalui Console di Browser
    2. 2. Melalui Tab Network
    3. 3. Melalui Situs Pengecek User Agent
  7. Apakah User Agent Bisa Dipalsukan?
  8. Pentingnya User Agent
    1. 1. Penyesuaian Tampilan dan Konten
    2. 2. Dukungan Fitur
    3. 3. Kompatibilitas Cross-Browser
  9. Kesimpulan

User agent adalah teks identitas yang dikirim browser atau aplikasi ke server lewat header HTTP User-Agent, berisi jenis browser, versi, dan sistem operasi perangkat. Untuk mengecek user agent, buka Developer Tools dengan Ctrl+Shift+I, pilih tab Console, ketik navigator.userAgent, lalu tekan Enter.

Ketika Anda browsing atau mengakses berbagai situs web, perangkat yang Anda gunakan memberikan informasi kepada situs tersebut melalui apa yang disebut “user agent.”

Ini adalah elemen kunci dalam dunia internet yang sering kali tidak terlihat oleh pengguna akhir, tetapi memainkan peran penting dalam interaksi antara perangkat dan situs web. Yuk, simak penjelasan lengkapnya di artikel ini!

Apa itu User Agent?

Pengertian user agent adalah identitas suatu perangkat atau aplikasi yang digunakan untuk mengakses internet.

Ketika Anda membuka browser dan mengunjungi sebuah situs web, browser tersebut mengirimkan informasi tentang dirinya kepada situs web tersebut.

Informasi ini meliputi jenis browser, versi browser, sistem operasi, dan beberapa detail lain yang membantu situs web menampilkan konten dengan benar sesuai dengan perangkat yang Anda gunakan.

Tak hanya itu, informasi ini juga dapat dipakai situs web untuk keperluan statistik pengunjung, penanganan masalah kompatibilitas, hingga mengenali bot mesin pencari yang sedang merayapi halaman.

Komponen-komponen User Agent

User agent terdiri dari beberapa komponen yang memberikan informasi tentang perangkat dan aplikasi yang digunakan, yakni

  1. Browser Information: Informasi tentang jenis dan versi browser yang digunakan, seperti Firefox atau Chrome beserta nomor versinya.
  2. Operating System: Detail tentang sistem operasi perangkat, seperti Windows, macOS, Android, atau iOS.
  3. Device Information: Informasi tentang jenis perangkat yang digunakan, misalnya penanda Mobile yang muncul pada browser ponsel.
  4. User Agent String: Ini adalah rangkaian teks yang mengandung informasi lengkap tentang komponen-komponen seperti perangkat, browser, dan sistem operasi. String ini dikirimkan oleh browser pada situs web yang Anda kunjungi sehingga dapat menyesuaikan respons sesuai ketika Anda mengaksesnya.

Contoh User Agent String

User agent string umumnya memiliki format:

BrowserName/Version (OperatingSystem; Device) Engine/Version

Perlu diketahui, sejak penerapan User-Agent Reduction, Google Chrome hanya mengirimkan versi mayor browser (bagian versi lainnya ditulis 0.0.0) dan informasi sistem operasi yang disederhanakan. Detail tambahan bisa diminta situs melalui mekanisme User-Agent Client Hints.

1. Google Chrome (Windows)

Mozilla/5.0 (Windows NT 10.0; Win64; x64) AppleWebKit/537.36 (KHTML, like Gecko) Chrome/140.0.0.0 Safari/537.36

Penjelasan komponen

  • Mozilla/5.0 : token kompatibilitas historis yang dipakai hampir semua browser
  • Windows NT 10.0; Win64; x64 : sistem operasi Windows 64-bit (Windows 11 juga tetap tercatat sebagai Windows NT 10.0)
  • AppleWebKit/537.36 : token kompatibilitas rendering engine; Chrome sebenarnya memakai Blink, turunan dari WebKit
  • (KHTML, like Gecko) : keterangan kompatibilitas rendering engine
  • Chrome/140.0.0.0 : versi browser (hanya angka versi mayor yang ditampilkan; angka ini mengikuti versi Chrome yang dipakai)
  • Safari/537.36 : token kompatibilitas dengan Safari

2. Google Chrome (Android – Mobile)

Mozilla/5.0 (Linux; Android 10; K) AppleWebKit/537.36 (KHTML, like Gecko) Chrome/140.0.0.0 Mobile Safari/537.36

Penjelasan komponen

  • Mozilla/5.0 : token kompatibilitas historis
  • Linux; Android 10; K : sistem operasi Android; versi dan model perangkat disamarkan menjadi nilai tetap akibat User-Agent Reduction
  • AppleWebKit/537.36 : token kompatibilitas rendering engine
  • (KHTML, like Gecko) : keterangan kompatibilitas rendering engine
  • Chrome/140.0.0.0 : versi browser
  • Mobile Safari/537.36 : penanda bahwa browser berjalan di perangkat mobile

Fungsi User Agent

User agent memiliki beberapa fungsi utama dalam interaksi antara perangkat dan situs web. Berikut adalah beberapa fungsi pentingnya:

1. Identifikasi Perangkat dan Browser

Fungsi yang pertama adalah membantu situs web mengidentifikasi perangkat yang digunakan oleh pengguna, termasuk jenis perangkat, sistem operasi, dan versi browser.

Informasi ini penting agar situs web dapat menyajikan konten yang sesuai dengan kemampuan dan tampilan perangkat.

2. Pengaturan Tampilan Konten

Berdasarkan informasi dari user agent, sebagian situs web menyajikan versi halaman yang berbeda, misalnya versi mobile dan desktop. Namun, pada website modern, penyesuaian tampilan terhadap ukuran layar umumnya dilakukan dengan desain responsif berbasis CSS, sehingga tidak bergantung pada user agent.

3. Dukungan Fitur

User agent dapat memberi gambaran browser apa yang dipakai pengunjung, sehingga pengembang bisa menangani masalah kompatibilitas tertentu. Meski begitu, untuk mengetahui apakah suatu fitur didukung, MDN menyarankan feature detection (memeriksa langsung ketersediaan fitur di browser), karena user agent mudah diubah dan tidak selalu akurat.

4. Identifikasi Bot dan Crawler

Bot mesin pencari juga memiliki user agent sendiri, misalnya Googlebot. Informasi ini dipakai pemilik website untuk membaca log server dan mengatur akses crawler melalui berkas robots.txt.

Cara Mengganti User Agent

Kadang-kadang, Anda mungkin ingin mengganti user agent Anda untuk berbagai alasan, misalnya untuk mengakses situs web atau menguji tampilan situs di berbagai perangkat.

Berikut adalah langkah-langkah umum untuk menggantinya di browser:

1. Google Chrome

  • Buka browser Chrome dan pergi ke situs web yang ingin Anda kunjungi.
  • Klik kanan di halaman dan pilih “Inspect” atau tekan tombol `Ctrl+Shift+I` (Windows) atau `Cmd+Option+I` (Mac) untuk membuka Developer Tools.
  • Klik ikon “Toggle device toolbar” (ikon berbentuk ponsel dan tablet) di bagian atas kiri Developer Tools.
  • Di bagian atas jendela, Anda akan melihat dropdown “Dimensions” (awalnya bertuliskan “Responsive”). Pilih perangkat yang ingin diemulasikan; Chrome akan memakai user agent perangkat tersebut.
  • Untuk mengganti user agent secara bebas, buka menu tiga titik di Developer Tools, pilih More tools > Network conditions. Pada bagian User agent, hapus centang Use browser default, lalu pilih atau ketik user agent yang Anda inginkan.

Browser Chrome

Google Chrome (Sumber: Shutterstock)

2. Mozilla Firefox

  • Buka browser Firefox dan pergi ke situs web yang ingin Anda kunjungi.
  • Klik kanan di halaman dan pilih “Inspect Element” atau tekan tombol `Ctrl+Shift+I` (Windows) atau `Cmd+Option+I` (Mac) untuk membuka Developer Tools.
  • Klik ikon “Toggle Responsive Design Mode” (ikon berbentuk ponsel dan tablet) di bagian atas kanan Developer Tools.
  • Di bagian atas jendela, Anda dapat mengklik dropdown yang menampilkan user agent yang sedang digunakan dan menggantinya dengan yang lain.

Mozilla Firefox browser

Mozilla Firefox

Cara Cek User Agent

1. Melalui Console di Browser

Cara ini berlaku untuk Chrome, Firefox, Edge, maupun Safari.

  • Buka browser dan kunjungi halaman web apa pun.
  • Klik kanan di halaman dan pilih “Inspect” (atau “Inspect Element”), atau tekan Ctrl+Shift+I (Windows) atau Cmd+Option+I (Mac) untuk membuka Developer Tools.
  • Buka tab “Console”, ketik navigator.userAgent, lalu tekan Enter.
  • User agent string browser Anda akan ditampilkan di bawahnya.

2. Melalui Tab Network

  • Buka Developer Tools, lalu pilih tab “Network”.
  • Muat ulang halaman, lalu klik salah satu permintaan (request) di daftar.
  • Pada bagian Request Headers, cari baris User-Agent. Nilai inilah yang dikirim browser ke server.

3. Melalui Situs Pengecek User Agent

Jika tidak ingin membuka Developer Tools, Anda bisa mengunjungi situs pengecek user agent yang banyak tersedia. Cukup buka situsnya, dan user agent Anda akan langsung ditampilkan.

Apakah User Agent Bisa Dipalsukan?

Bisa. User agent hanyalah teks yang dikirim oleh klien, sehingga pengguna maupun program dapat mengubahnya dengan mudah, seperti pada langkah mengganti user agent di atas. Karena itu, user agent sebaiknya tidak menjadi satu-satunya dasar untuk keputusan penting, misalnya membuka atau menutup akses.

Hal yang sama berlaku bagi bot. Pihak yang tidak bertanggung jawab dapat mengaku sebagai Googlebot lewat user agent. Untuk memastikan permintaan benar-benar berasal dari Google, Google menyarankan verifikasi dua arah lewat DNS: lakukan reverse DNS lookup pada alamat IP di log server, pastikan domain hasilnya googlebot.com, google.com, atau googleusercontent.com, lalu lakukan pencarian DNS maju untuk memastikan domain itu mengarah ke IP yang sama. Pelajari juga cara kerja crawling mesin pencari.

Pentingnya User Agent

User agent memiliki peran yang penting dalam pengalaman pengguna saat browsing dan berinteraksi dengan situs web, di antaranya yaitu:

1. Penyesuaian Tampilan dan Konten

Salah satu fungsi utamanya adalah memberikan informasi tentang perangkat dan browser yang digunakan oleh pengguna.

Informasi ini memungkinkan situs web untuk menyesuaikan tampilan dan konten agar sesuai dengan karakteristik perangkat, seperti jenis perangkat dan browser yang digunakan.

Ini penting agar situs web dapat memberikan pengalaman yang responsif dan optimal kepada pengguna, tanpa adanya tampilan yang terdistorsi atau tidak sesuai.

2. Dukungan Fitur

User agent memberi petunjuk tentang browser yang dipakai pengguna, tetapi tidak secara langsung menyebutkan fitur apa saja yang didukung. Untuk memastikan dukungan fitur seperti deteksi lokasi atau pemutar video HTML5, pengembang sebaiknya memakai feature detection, yaitu memeriksa langsung apakah fitur tersebut tersedia di browser.

Misalnya, situs web dapat memeriksa apakah browser mendukung pemutar video HTML5. Jika didukung, pemutar ditampilkan; jika tidak, situs beralih ke opsi lain. Cara ini lebih andal dibanding menebak dari user agent.

3. Kompatibilitas Cross-Browser

Dalam mengembangkan situs web, penting untuk memastikan kompatibilitas dengan berbagai browser yang berbeda.

Nah, informasi ini membantu pengembang web untuk mengidentifikasi browser yang digunakan oleh pengguna, sehingga mereka dapat menguji dan mengoptimalkan tampilan dan fungsionalitas situs web untuk berbagai browser tersebut.

Kesimpulan

Itulah penjelasan lengkap mengenai user agent yang dapat membantu Anda memahami seperti apa fungsi user agent dan cara mengeceknya.

Dengan memahaminya secara mendalam, Anda dapat mengoptimalkan pengalaman browsing dan mengakses berbagai situs web dengan lebih baik.

Situs yang baik akan membuat pengguna lebih betah menjelajah di website Anda. Agar pengalaman pengguna website Anda terus baik, perlu adanya pengecekan secara berkala terhadap situs web Anda. Yuk, tingkatkan performa website agar optimal setiap saat.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Bagaimana cara melihat user agent browser saya?

Buka Developer Tools dengan Ctrl+Shift+I (Windows) atau Cmd+Option+I (Mac), masuk ke tab Console, lalu ketik navigator.userAgent dan tekan Enter untuk menampilkan user agent string browser Anda.

Apakah user agent bisa diganti?

Bisa. Di Chrome maupun Firefox, user agent dapat diubah melalui Developer Tools, misalnya lewat mode tampilan perangkat, untuk menguji tampilan situs di berbagai perangkat.

Mengapa user agent string Chrome diawali Mozilla/5.0?

Awalan Mozilla/5.0 dikirim hampir semua browser modern karena alasan historis dan kompatibilitas, sehingga bagian ini tidak menunjukkan browser yang sebenarnya dipakai.

Apakah mendeteksi browser dari user agent itu andal?

Kurang andal, karena user agent bisa dipalsukan dan berubah di setiap versi browser. Untuk mengetahui fitur yang didukung browser, pengembang web dianjurkan memakai feature detection.

Referensi

  1. MDN Web Docs (Mozilla) (2025). User-Agent header - HTTP | MDN
  2. MDN Web Docs (Mozilla) (2026). Browser detection using the user agent string (UA sniffing) - HTTP | MDN
  3. Google Privacy Sandbox (2025). What is User-Agent reduction?
  4. Google Search Central (2026). Verify Requests from Google Crawlers and Fetchers

Layanan Sitespirit yang Berkaitan

Punya pertanyaan tentang topik ini? Chat WhatsApp atau isi formulir konsultasi.

Salma Azzahidah

Ditulis oleh

Salma Azzahidah

Fresh graduate who has experience as a Writer in Internship and Freelance. Really enjoy in a writing content and looking for ideas for the content I produce.

LinkedIn →

Ditinjau oleh Muhammad Robith Adani, SEO & Content Specialist pada

Informasi Terkait

ARTIKEL LAINNYA

Ikuti Update Informasi dari Sitespirit!

Cantumkan email Anda untuk mendapatkan informasi penawaran terbaik, update berita dan artikel, serta portofolio dari Sitespirit.