JASA DESAIN WEBSITE PROFESIONAL & WORDPRESS
SEMPURNAKAN WEBSITE DENGAN DESAIN INTUITIF SITESPIRIT
Tingkatkan Kepuasan User dengan Memberikan User Experience dan User Interface Terbaik!
PENCAPAIAN KAMI
45+
Portofolio Website
20+
Klien
Teknologi yang kami gunakan

Paket Jasa Desain Website
Kami menawarkan beberapa pilihan paket desain website untuk setiap skala industri.
Silver.
Cocok untuk bisnis kecil dengan kebutuhan halaman website yang lebih sedikit.
Cocok bagi bisnis Startup dan UMKM baru memulai dan memerlukan kehadiran online profesional.
- Bebas Request Design
- Bebas Revisi Konsep
- 10 Halaman Design
- Pengerjaan 30 Jam Kerja
- Responsif dan Mobile Friendly
- SEO Friendly
Gold.
Cocok untuk bisnis menengah dengan kebutuhan halaman website yang lebih banyak.
Cocok untuk perusahaan menengah yang ingin meningkatkan engagement dan kepercayaan pelanggan.
- Bebas Request Design
- Bebas Revisi Konsep
- 30 Halaman Design
- Pengerjaan 120 Jam Kerja
- Responsif dan Mobile Friendly
- SEO Friendly
Platinum.
Cocok untuk bisnis kelas enterprise yang membutuhkan banyak halaman dan penyesuaian lainnya.
Cocok untuk perusahaan atau korporasi untuk mendukung pertumbuhan bisnis dan ekspansi pasar.
- Bebas Request Design
- Bebas Revisi Konsep
- Bebas Request Halaman Design
- Lama Pengerjaan Disesuaikan
- Responsif dan Mobile Friendly
- SEO Friendly
Masih bingung memilih paket yang sesuai untuk Anda?
Konsultasikan dengan tim kami sekarang.
MENGAPA HARUS SITESPIRIT
Keuntungan Jasa Desain Website Profesional Sitespirit
Konsistensi Merek
Harmonisasi warna, tipografi, gambar, dan elemen lain dalam situs mencerminkan karakter unik yang akan diingat konsumen.
Inovatif dan Modern
Implementasi tata letak yang unik, elemen interaktif, dan visual yang menarik dari proses kreativitas kami menghasilkan desain yang memukau.
User Experience
Berikan kemudahan dan pengalaman terbaik pada user Anda dengan desain yang akurat, interaktif, dan profesional.
Optimalisasi Website
Kami memastikan website Anda bekerja responsif sehingga mudah digunakan dan memberikan performa terbaik.
PORTOFOLIO DESAIN WEBSITE
KLIEN KAMI
Dipercaya oleh Berbagai Brand Ternama
Desain Website Bisnis: Riset Pengguna, Struktur, Aksesibilitas, Serah Terima
Jasa desain website adalah layanan merancang bagaimana sebuah situs tampil dan bekerja bagi pengunjungnya: susunan informasi, alur dari halaman ke halaman, komponen antarmuka, hingga perilakunya di layar ponsel, tablet, dan desktop. Hasil akhirnya bukan hanya gambar yang menarik, melainkan sekumpulan keputusan terdokumentasi yang dapat dibangun tim pengembang tanpa menebak-nebak. Panduan ini menguraikan keputusan apa saja yang diambil dalam proses desain, dan bagaimana Anda dapat menilainya.
Riset secukupnya sebelum satu pun layar digambar
Desain yang baik dimulai dari pertanyaan sederhana: siapa yang datang, apa yang mereka cari, dan apa yang membuat mereka ragu. Untuk situs bisnis, riset tidak perlu besar. Cukup kumpulkan pertanyaan yang paling sering masuk ke tim penjualan atau layanan pelanggan, pelajari kata-kata yang dipakai pelanggan Anda, dan bila situs lama ada, periksa halaman mana yang paling sering ditinggalkan pengunjung. Dari bahan itu disusun beberapa persona ringkas beserta tugas utama masing-masing, misalnya membandingkan layanan, mencari kontak, atau memeriksa kredibilitas perusahaan.
Pengujian dengan pengguna sungguhan juga tidak harus mahal. Nielsen Norman Group menyarankan pengujian dengan lima peserta per putaran dan mengulanginya setelah perbaikan, ketimbang satu studi besar sekali jalan. Pendekatan lebih lengkap tersedia di artikel cara melakukan riset UX.
Struktur informasi dan hierarki visual
Kesalahan desain yang paling mahal ada di struktur, bukan di warna. Karena itu tahap berikutnya adalah arsitektur informasi: halaman apa yang perlu ada, bagaimana dikelompokkan, dan label menu apa yang dimengerti pengunjung, bukan istilah internal perusahaan. Beberapa kaidah yang lazim dipakai:
- Satu halaman, satu tujuan utama, dengan satu ajakan bertindak yang jelas.
- Informasi yang paling dicari dapat dicapai dalam dua atau tiga klik dari beranda.
- Label menu memakai bahasa pengunjung, diuji dengan pengurutan kartu atau tugas sederhana.
- Alur penting, seperti pendaftaran atau permintaan penawaran, digambarkan dulu sebagai user flow.
Setelah itu barulah dibuat wireframe, yaitu kerangka halaman tanpa warna dan foto, supaya diskusi tertuju pada isi dan urutannya. Konsepnya dibahas di artikel information architecture.
Setelah kerangka disetujui, tampilan visual bertugas mengarahkan mata. Hierarki dibangun dari ukuran, bobot, warna, dan jarak: judul yang jelas lebih besar dari subjudul, subjudul lebih menonjol dari isi, dan tombol ajakan utama hanya satu per layar sehingga tidak bersaing dengan lima tombol lain. Ukuran huruf isi harus nyaman dibaca di ponsel tanpa memperbesar layar, dan dalam tipografi lazim disarankan sekitar lima puluh hingga tujuh puluh lima karakter per baris agar mata tidak lelah. Ruang kosong bukan tanda halaman belum selesai; ia memisahkan kelompok informasi dan memberi napas. Pemilihan huruf, warna, dan gaya foto juga perlu mencerminkan identitas merek yang sudah ada, bukan selera pribadi perancang. Pembahasannya ada pada artikel tipografi.
Aksesibilitas sebagai ukuran mutu, bukan hiasan akhir
Pedoman yang menjadi rujukan internasional adalah WCAG dari W3C, dan versi terbarunya adalah WCAG 2.2. Pada level AA, teks biasa memerlukan rasio kontras minimal 4,5 banding 1 terhadap latarnya, sedangkan teks besar minimal 3 banding 1. Artinya abu-abu muda di atas putih yang tampak elegan di layar desainer sering kali gagal di bawah sinar matahari.
Menurut ringkasan novelty WCAG 2.2 dari W3C, versi ini menambah sembilan kriteria. Beberapa yang langsung memengaruhi desain: area sentuh dan klik minimal 24 kali 24 piksel CSS, fokus papan ketik tidak boleh tertutup elemen lain, dan gerakan menyeret harus punya alternatif. Pada praktiknya, bilah menu yang menempel di atas layar perlu diuji agar tidak menutupi kolom formulir yang sedang aktif. Tambahkan juga teks alternatif pada gambar bermakna, label pada kolom isian, dan jangan menyampaikan informasi hanya lewat warna. Pesan galat pada formulir perlu menyebut kolom yang salah dan cara memperbaikinya dengan kalimat yang manusiawi, bukan kode atau tanda seru merah saja. Semua fungsi juga harus dapat dijalankan hanya dengan papan ketik, termasuk membuka menu dan menutup kotak dialog, karena sebagian pengguna tidak memakai tetikus.
Desain responsif: mulai dari layar kecil
Perancangan yang sehat biasanya dimulai dari ukuran ponsel, lalu diperluas ke layar yang lebih lebar. Dengan begitu isi yang benar-benar penting terpaksa diprioritaskan, dan tidak ada konten yang hanya muncul di desktop. Titik patah tampilan sebaiknya ditentukan oleh kapan susunan mulai terasa janggal, bukan oleh daftar model perangkat. Beberapa hal yang sering terlewat: tabel lebar yang meluap di ponsel, formulir dengan terlalu banyak kolom, dan gambar tanpa rasio tetap yang membuat tata letak bergeser saat dimuat. Uji juga dengan orientasi layar yang diputar, ukuran huruf yang diperbesar dari pengaturan perangkat, dan koneksi yang lambat, sebab situasi seperti inilah yang dialami pengunjung nyata. Pergeseran itu terukur sebagai Cumulative Layout Shift, sehingga keputusan desain berdampak langsung pada skor kinerja. Pembahasan kenyamanan di ponsel ada pada artikel website mobile friendly.
Dari prototipe ke serah terima
Rancangan paling mudah diperbaiki sebelum ditulis menjadi kode. Karena itu layar-layar utama biasanya dirangkai menjadi prototipe yang dapat diklik, lalu dicobakan kepada beberapa orang yang mewakili pengunjung Anda dengan tugas konkret, misalnya mencari kontak, membandingkan dua layanan, atau mengisi formulir permintaan. Amati di mana mereka ragu, mencari-cari, atau salah klik, bukan hanya apa yang mereka katakan, karena perilaku sering berbeda dari pendapat. Temuan dikelompokkan menurut dampaknya: hambatan yang membuat tugas gagal diperbaiki dulu, gangguan kecil dicatat untuk putaran berikutnya. Hasil pengujian ini juga memberi dasar objektif bagi diskusi desain, sehingga keputusan tidak bergantung pada selera siapa pun yang paling berwenang di ruang rapat.
Agar tampilan akhir sama dengan rancangan, desain diserahkan dalam bentuk yang terstruktur: palet warna dan tipografi yang tercatat sebagai variabel, komponen yang dapat dipakai ulang, serta setiap keadaannya, yaitu normal, saat kursor di atasnya, saat fokus, galat, kosong, dan memuat. Itulah inti sebuah design system, seperti diuraikan pada artikel design system. Sebelum proyek dimulai, sepakati secara tertulis apa yang akan Anda terima: berkas sumber desain, panduan gaya, dan kejelasan hak pakai untuk huruf, foto, dan ikon. Setelah situs dibangun, lakukan pemeriksaan kesesuaian antara rancangan dan hasil, bukan hanya pemeriksaan fungsi.
Pola desain yang kerap merugikan bisnis
Pola berikut sering terlihat bagus saat presentasi namun melemahkan situs: carousel otomatis yang menyembunyikan pesan utama, animasi berat yang menunda tampilan konten, teks penting yang tertanam di dalam gambar, tombol ajakan yang tidak dibedakan dari tautan biasa, dan menu bersarang yang terlalu dalam. Bila situs Anda sudah ada dan Anda ragu perlu didesain ulang atau cukup diperbaiki, tanda-tandanya diuraikan di artikel tanda website wajib redesign.
Jika Anda ingin membahas kebutuhan desain untuk situs bisnis Anda, mulai dari audiens, struktur halaman, hingga standar aksesibilitas yang ingin dicapai, silakan konsultasikan kebutuhan Anda dengan Sitespirit.
Pertanyaan Umum Seputar Jasa Desain Website
Berapa harga jasa desain website?
Biaya jasa web design bergantung pada jumlah halaman, kompleksitas desain, dan kebutuhan fitur Anda. Setiap paket di halaman ini menampilkan rincian fiturnya, dan penawarannya disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Silakan konsultasikan kebutuhan Anda.
Apakah ada biaya tambahan di luar paket desain website?
Biaya tambahan hanya akan dikenakan apabila Anda membeli layanan custom di luar paket yang disediakan.
Apakah desain website yang dibuat responsif di semua perangkat?
Desain yang kami ciptakan tentunya akan responsif untuk semua bentuk perangkat, baik laptop, perangkat seluler, dan tablet.
Apa saja yang perlu disiapkan apabila ingin menggunakan jasa web design?
Kebutuhan yang harus disiapkan adalah company brief yang berisi penjelasan terkait perusahaan dan aset gambar dan video untuk konten dari website Anda.
Apakah Sitespirit menyediakan layanan selain desain website?
Selain mengerjakan jasa desain website, kami menyediakan layanan website maintenance, website development, dan SEO service.
Bagaimana sistem pembayaran untuk paket desain website?
Sistem pembayaran pengembangan website adalah One Time Fee, bisa dilunasi di awal atau dibayar 50% di awal dan 50% di akhir. Serta per tahun ada biaya sewa server dan domain.
Apa bedanya desain UI dan UX pada sebuah website bisnis?
UI (antarmuka pengguna) adalah apa yang terlihat dan disentuh pengunjung: warna, huruf, tombol, dan tata letak. UX (pengalaman pengguna) adalah seberapa mudah pengunjung mencapai tujuannya, mulai dari menemukan informasi sampai menyelesaikan formulir. Keduanya saling bergantung: tampilan indah dengan alur membingungkan tetap gagal, dan alur bagus dengan tampilan sulit dibaca juga demikian.
Apakah desain website bisnis harus memenuhi standar aksesibilitas WCAG?
Bagi sebagian besar situs bisnis, WCAG berfungsi sebagai pedoman dan tolok ukur mutu, bukan sesuatu yang otomatis mengikat setiap situs. Meski begitu, lembaga atau sektor tertentu bisa memiliki ketentuan sendiri, jadi periksa dulu aturan di bidang Anda. Menargetkan level AA pada WCAG 2.2 adalah titik awal yang masuk akal dan biasanya juga meningkatkan kenyamanan semua pengunjung.
Berapa kali revisi desain yang wajar, dan bagaimana mengelolanya?
Jumlahnya sebaiknya disepakati tertulis di awal proyek, bersama pengertian revisi: penyesuaian detail pada arah yang sudah disetujui, bukan perubahan arah dari nol. Revisi paling efisien bila masukan dikumpulkan dari satu penanggung jawab di sisi Anda per putaran, bukan dari banyak orang secara terpisah. Persetujuan struktur halaman sebelum visual juga mengurangi putaran revisi di tahap akhir.
Apakah saya berhak menerima berkas sumber desain setelah proyek selesai?
Hal ini ditentukan oleh kesepakatan kerja, jadi tanyakan sebelum proyek dimulai. Serah terima yang lazim memuat berkas desain yang dapat dibuka tim lain, panduan gaya, dan rincian lisensi huruf, foto, serta ikon yang dipakai. Tanpa itu, pergantian penyedia atau penambahan halaman di kemudian hari dapat memaksa desain diulang dari awal.

