Dapatkan penawaran menarik sekarang
Sitespirit
Sitespirit

Apa itu Captcha? Ini Fungsi & Cara Memasangnya pada Website

Dewa Putra Iwana Ditinjau oleh Muhammad Robith Adani Diperbarui: 10 menit baca

Jawaban Singkat

Captcha adalah tes singkat yang dipakai website untuk membedakan pengunjung manusia dari bot. Kepanjangannya Completely Automated Public Turing Test to tell Computers and Humans Apart.

  • Captcha berfungsi mencegah komentar spam, pendaftaran akun palsu, penyalahgunaan formulir, dan pengumpulan e-mail oleh scraper, dengan jenis berbasis teks, gambar, audio, atau matematika.
  • Bot machine learning kini bisa memecahkan captcha tradisional, sehingga reCAPTCHA Google berkembang ke v2 checkbox, v2 invisible, dan v3 berbasis skor. Captcha tetap bukan pengaman tunggal.

Ditinjau oleh Muhammad Robith Adani Didukung 3 sumber

Daftar Isi
  1. Apa itu Captcha?
  2. Fungsi Captcha
    1. 1. Mencegah Komentar Spam
    2. 2. Menghindari Pendaftaran Akun Palsu
    3. 3. Mengamankan Transaksi Online
    4. 4. Melindungi Alamat E-mail dari Scraper
  3. Manfaat Penerapan Captcha
    1. 1. Mencegah Spam
    2. 2. Penyaringan Registrasi Website
    3. 3. Mengurangi Pesan Otomatis lewat Formulir Kontak
  4. Jenis-Jenis Captcha
    1. 1. Berbasis Teks
    2. 2. Berbasis Gambar
    3. 3. Berbasis Audio
    4. 4. Matematika
  5. Cara Kerja Captcha
  6. Cara Mengisi Captcha
  7. Cara Memasang Captcha di Website
    1. 1. Membuat Captcha Google
    2. 2. Memasang Captcha Google di WordPress
  8. Kekurangan Penggunaan Captcha
    1. 1. Membuat UX Terlihat Buruk
    2. 2. Mengganggu Kenyamanan Pengunjung Website
  9. Kesimpulan

Ketika sedang mengunjungi sebuah website, pernahkah Anda mendapatkan pop up untuk melakukan verifikasi serta melakukan task pendek dalam box dengan pernyataan “I am not a robot”?

Fenomena yang sering Anda temui seperti di atas tersebut, merupakan penerapan dari penggunaan captcha. Salah satu layanan captcha yang paling banyak dipakai untuk mengamankan website adalah reCAPTCHA milik Google.

Lantas, apa itu Completely Automated Public Turing Test to tell Computers and Humans Apart? Apa saja fungsi, jenis, dan cara kerjanya? Untuk menjawab pertanyaan di atas, mari simak artikel di bawah ini.

Apa itu Captcha?

Captcha adalah tes singkat yang digunakan website untuk membedakan pengunjung manusia dari program otomatis (bot). Istilah ini merupakan singkatan dari Completely Automated Public Turing Test to tell Computers and Humans Apart.

Ini merupakan jenis program keamanan untuk melindungi website dari robot (bots) melalui rumusan penilaian tes pendek yang hanya bisa dilalui oleh manusia.

Singkatnya, captcha adalah jenis pengukuran keamanan yang menggunakan challenge-response authentication.

Penggunaan kode program keamanan dapat membantu melindungi pengguna internet dari spam dan pembajakan kata sandi.

Cara kerja program keamanan ini secara sederhana dapat dideskripsikan sebagai rangkaian tes pendek berupa kode-kode yang tidak bisa dipecahkan oleh robot atau program komputer.

Kode program keamanan hanya bisa dipecahkan oleh manusia. Contohnya, hanya manusia yang bisa mengidentifikasi kode huruf yang terdistorsi.

Selain itu, hanya manusia juga yang bisa memecahkan kode untuk melakukan pemilihan gambar sesuai dengan pernyataan yang diperintahkan program keamanan.

Fungsi Captcha

Program keamanan ini memiliki beberapa fungsi, diantaranya:

1. Mencegah Komentar Spam

Sekarang ini komentar-komentar spam seringkali kita temui pada suatu situs. Di mana hal tersebut mengganggu kita selaku pengunjung situs ketika akan mencari informasi.

Di sinilah peran program keamanan diperlukan untuk mencegah komentar spam pada website. Google sendiri memasukkan spam buatan pengguna (user-generated spam) ke dalam kebijakan spamnya.

Jadi, jika situs Anda dipenuhi komentar spam yang tidak ditangani, Google dapat menjatuhkan tindakan manual (manual action) sehingga halaman yang terdampak turun peringkat atau tidak ditampilkan di hasil pencarian.

2. Menghindari Pendaftaran Akun Palsu

Tanpa perlindungan, formulir pendaftaran mudah dibanjiri akun palsu buatan bot yang kemudian dipakai untuk mengirim spam atau penyalahgunaan lain. Program keamanan membantu menyaring pendaftaran otomatis tersebut.

3. Mengamankan Transaksi Online

Scamming menjadi satu masalah yang sangat perlu untuk diatasi segera karena telah menimbulkan banyak kerugian baik dari sisi pemilik situs ataupun pengguna.

Program keamanan ini membantu memastikan bahwa yang melakukan transaksi adalah manusia, bukan bot, misalnya untuk menghambat uji coba kartu curian secara otomatis. Namun, captcha tidak dapat membedakan pembeli jujur dari penipu manusia, sehingga tetap perlu dilengkapi sistem keamanan lain.

4. Melindungi Alamat E-mail dari Scraper

Program keamanan dapat dipakai untuk menyembunyikan alamat e-mail di balik tantangan captcha sehingga tidak mudah dikumpulkan oleh scraper (program pengumpul data otomatis).

Program Keamanan ini menjaga informasi Anda agar tetap terjaga dan menawarkan perlindungan dari spam.

Manfaat Penerapan Captcha

Seperti yang telah dijabarkan di atas, program keamanan bermanfaat dalam menghindarkan pengguna dari ancaman spam dan pembajakan kata sandi.

Selain itu, berikut penjelasan detail terkait berbagai manfaat yang bisa didapatkan dari penerapan program keamanan:

1. Mencegah Spam

Spam merupakan aktivitas yang dapat mengganggu kenyamanan pengguna dalam berinternet. Salah satu contoh spam yang dominan dilakukan pada website adalah spam komentar pada blog artikel.

Dengan menggunakan program keamanan, ketika hendak mengirimkan komentar, maka segala upaya spam dari robot dapat segera teratasi.

Selain itu, dengan program keamanan, hanya manusia yang bisa mengirimkan komentar tanpa harus mewajibkan pengguna untuk melakukan log in akun.

2. Penyaringan Registrasi Website

Manfaat berikutnya dari penggunaan program keamanan adalah penyaringan registrasi website. Dalam sebuah layanan yang disediakan oleh berbagai penyedia jasa pada website, sering kali mendapatkan ancaman dari bot.

Ancaman tersebut berupa upaya log in atau registrasi dalam banyak percobaan (attempts). Bot dapat melakukan percobaan registrasi dalam jumlah sangat besar dalam waktu singkat.

Hal ini tentu dapat merepotkan server, dan mungkin dapat mengakibatkan error pada website. Oleh karena itu, program keamanan digunakan untuk melakukan penyaringan registrasi pada website.

Dengan program keamanan, registrasi yang dilakukan oleh bot dapat ditekan. Selain itu, program keamanan juga dapat berperan dalam menyaring upaya penggunaan pengisian registrasi yang telah diprogram dengan automated scripts.

3. Mengurangi Pesan Otomatis lewat Formulir Kontak

Formulir kontak sering disalahgunakan bot untuk mengirim pesan spam, termasuk pesan yang berisi tautan phishing. Dengan menerapkan program keamanan pada formulir kontak website, pemilik situs dapat memastikan pesan yang masuk dikirim oleh manusia, bukan robot. Perlu diingat, captcha tidak menyaring phishing yang dikirim langsung ke kotak masuk e-mail Anda.

Jenis-Jenis Captcha

Sesuai dengan perkembangan kegunaannya, program keamanan telah berkembang. Berikut macam jenis-jenis program keamanan yang ada dan telah banyak digunakan:

1. Berbasis Teks

recaptcha berbasis text

Captcha Teks | Sumber: Okta.com

Program keamanan jenis ini merupakan pengkombinasian kode berbasis huruf dan angka. Program jenis ini berbasis teks merupakan contoh dari program keamanan tradisional.

Umumnya, program keamanan berbasis teks ini menggunakan kata, frasa, ataupun kombinasi acak digit angka dan huruf.

Selain itu, beberapa program keamanan berbasis teks juga menyertakan variasi karakter huruf kapital untuk mempersulit bot dalam memecahkan kode tersebut.

2. Berbasis Gambar

Recaptcha berbasis gambar

Captcha Gambar | Sumber: Addons.mozilla.org

Program keamanan jenis ini merupakan pengembangan tingkat baru dari captcha berbasis teks. Program keamanan berbasis gambar menggunakan elemen grafis berbasis gambar atau foto yang biasa dikenali.

Seperti contohnya, gambar binatang, kendaraan, bentuk, tempat publik, sampai gambar adegan. Pada umumnya, program keamanan berbasis gambar mengharuskan pengguna untuk memilih serta mengidentifikasi gambar yang cocok dengan tema atau pernyataan yang telah disebutkan.

3. Berbasis Audio

captcha berbasis audio

Captcha Audio | Sumber: Arstechnica.com

Program keamanan berbasis audio merupakan solusi sebagai alternatif program keamanan yang memberikan aksesibilitas kepada pengguna yang terganggu secara visual.

Tidak semua pengguna internet memiliki kemampuan untuk melihat, oleh sebab itu program keamanan berbasis audio dibuat. Meski begitu, W3C mencatat bahwa audio captcha sering terdistorsi dan sulit dipahami, serta dapat menutup akses bagi pengguna tunarungu-netra, sehingga sebaiknya tersedia metode verifikasi alternatif.

Program keamanan berbasis audio menghadirkan rekaman audio dari rangkaian kombinasi huruf dan angka yang terpampang dalam program keamanan berbasis gambar dan teks.

4. Matematika

captcha perhitungan matematika

Captcha Matematika | Sumber: Drupal.org

Captcha matematika merupakan jenis program keamanan berikutnya. Program keamanan jenis menggunakan pertanyaan matematika sederhana sebagai indikator verifikasi akses untuk manusia.

Pada umumnya pertanyaan matematika sederhana yang ditampilkan berupa penjumlahan atau pengurangan seperti “3+4” atau “18-3”.

Dengan program keamanan matematika, robot akan kesulitan untuk mengidentifikasi dan menjawab pertanyaan tersebut.

Cara Kerja Captcha

Sistem kerja program keamanan ini didasari pada memberikan informasi kepada pengguna untuk kemudian dapat di interpretasi.

Di mana aktivitas interpretasi tersebut hanya bisa dilakukan oleh manusia. Pada awalnya, robot belum mampu menafsirkan informasi semacam ini.

Umumnya, program keamanan tradisional memberikan kode program keamanan berupa kombinasi huruf dan angka terdistorsi atau tumpang tindih yang harus ditafsirkan dan dikirimkan oleh pengguna melalui bidang formulir.

Kode kombinasi huruf dan angka yang terdistorsi tersebut dapat mempersulit bot sekaligus berbagai pemrograman komputer untuk melakukan akses pada website dan e-mail.

Penerapan program keamanan mengandalkan kemampuan manusia untuk menggeneralisasi dan mengenali pola baru berdasarkan pengalaman masa lalu manusia yang bervariasi.

Hal ini berbanding sebaliknya dengan robot, di mana ia hanya diprogram untuk mengikuti pola atau kode yang telah ditetapkan.

Keterbatasan ini membuat robot tidak memiliki kapabilitas untuk memecahkan kombinasi pola baru dengan tepat.

Namun, sejak program keamanan pertama kali dikenalkan, saat ini berbagai macam robot machine learning telah dikembangkan untuk dapat memecahkan kode captcha tradisional.

Karena itu, metode kerja captcha terus diperbarui. Salah satu yang paling banyak dipakai adalah reCAPTCHA dari Google, yang memiliki beberapa versi:

  • reCAPTCHA v2 checkbox: pengguna mencentang kotak “I’m not a robot”. Jika aktivitasnya dinilai wajar, pengguna langsung lolos; jika mencurigakan, sistem meminta tantangan tambahan seperti memilih gambar.
  • reCAPTCHA v2 invisible: tidak menampilkan kotak centang dan berjalan saat pengguna menekan tombol, misalnya tombol kirim formulir. Tantangan hanya muncul untuk lalu lintas yang sangat mencurigakan.
  • reCAPTCHA v3: berjalan di latar belakang tanpa interaksi pengguna dan memberikan skor kewajaran interaksi. Pemilik website lalu menentukan tindakannya sendiri, misalnya meminta verifikasi tambahan untuk skor yang rendah.

Cara Mengisi Captcha

Cara mengisi captcha adalah mengikuti instruksi pada kotak tantangan, lalu mengirim jawaban sebelum waktunya habis. Langkah umumnya sebagai berikut:

  1. Kotak centang: klik kotak “I’m not a robot” atau “Saya bukan robot”. Jika muncul tantangan gambar, lanjutkan ke langkah berikutnya.
  2. Captcha gambar: baca perintahnya, misalnya “pilih semua gambar yang berisi lampu lalu lintas”, klik setiap kotak yang sesuai, lalu tekan Verify. Jika gambar baru muncul setelah diklik, periksa lagi sampai tidak ada yang tersisa.
  3. Captcha teks: ketik huruf dan angka persis seperti yang tampil, termasuk huruf kapital bila captcha membedakannya.
  4. Captcha matematika: tulis hasil hitungannya, misalnya 7 untuk soal “3+4”.
  5. Captcha audio: klik ikon headphone, dengarkan rekamannya, lalu ketik kata atau angka yang disebutkan.

Jika tantangan sulit dibaca, gunakan tombol muat ulang (reload) untuk mendapatkan soal baru. Captcha yang muncul berulang kali dapat dipicu oleh penggunaan VPN, aktivitas yang terlalu cepat, atau cookie yang diblokir di peramban.

Cara Memasang Captcha di Website

Untuk memasangnya pada WordPress, Anda perlu untuk membuat program keamanan Google untuk mendapatkan Site Key dan Secret Key. Kemudian, tambahkan kedua item tersebut pada WordPress.

1. Membuat Captcha Google

  • Masuk ke akun Google Anda, lalu buka halaman reCAPTCHA di Google Cloud Console (console.cloud.google.com/security/recaptcha). Sejak reCAPTCHA dipindahkan ke Google Cloud, pengelolaan kunci dilakukan di sana, sehingga Anda perlu membuat atau memilih proyek Google Cloud terlebih dahulu.
  • Klik Create key, isi nama kunci, pilih platform Website, lalu masukkan domain website Anda.
  • Pilih jenis verifikasi yang didukung plugin Anda, misalnya dengan tantangan kotak centang atau berbasis skor tanpa interaksi, kemudian simpan kunci.
  • Setelah kunci dibuat, ID kunci tersebut berfungsi sebagai Site Key. Jika plugin juga meminta Secret Key, buka detail kunci dan gunakan opsi kunci lama (legacy key) untuk menampilkannya.
  • Salin kedua kunci tersebut untuk dimasukkan ke pengaturan plugin reCAPTCHA di WordPress. Perlu diketahui, penggunaan dasar dibatasi kuota bulanan (saat ini 10.000 assessment per bulan untuk setiap organisasi Google Cloud); jika terlampaui, permintaan baru ditolak hingga bulan berikutnya kecuali penagihan diaktifkan di proyek Google Cloud.

2. Memasang Captcha Google di WordPress

  • Masuk dan Buka Dashboard WordPress.
  • Pasang Plugin reCaptcha by BestWebSoft.
  • Buka menu Plugins, kemudian klik Installed Plugins.
  • Cari reCaptcha by BestWebSoft, lalu klik Settings.
  • Pilih versi reCaptcha, kemudian masukkan Site Key dan Secret Key.
  • Kemudian pilih form yang akan ditambahkan reCaptcha.
  • Aturlah tampilan dan visibilitas captcha.
  • Simpan pengaturan, lalu uji formulir untuk memastikan captcha tampil dan berfungsi.

Kekurangan Penggunaan Captcha

Dari beberapa kelebihan dan manfaat program keamanan yang telah disebutkan di atas, ternyata program keamanan juga memiliki kekurangan, yaitu:

1. Membuat UX Terlihat Buruk

Hal utama yang menjadi kekurangan captcha adalah rusaknya atau berkurangnya user experience yang didapatkan oleh pengguna.

Kode program keamanan dapat mengganggu dan merusak flow (aliran) user experience. Hal ini secara tidak langsung dapat memberikan pandangan negatif dari pengalaman mereka mengakses sebuah website.

2. Mengganggu Kenyamanan Pengunjung Website

Efek utama dari User Experience (UX) yang buruk dapat membuat pengguna website merasa tidak nyaman.

Konsekuensi terburuk dari rasa ketidaknyamanan tersebut adalah pengguna dapat meninggalkan website yang mereka kunjungi.

Hal ini dapat meningkatkan bounce rate sebuah website dan menurunkan konversi, misalnya formulir yang batal dikirim karena pengunjung kesulitan menyelesaikan captcha.

Kesimpulan

Itulah dia penjelasan lengkap terkait apa itu captcha serta fungsi dan cara memasangnya pada website Anda.

Dalam era modern, website memegang peranan penting dalam berbagai aspek kegiatan manusia. Dalam kehidupan sehari-hari, website digunakan sebagai penyedia informasi, penyedia berita, penghubung koneksi, sampai penghantar jasa dan produk bagi manusia luas.

Namun, dalam penggunaannya website memiliki berbagai ancaman tak terlihat yang dapat mempengaruhi kenyamanan aktivitas komunikasi antara pengguna dan provider website.

Mulai dari spam, phishing, link virus, berbagai macam bahaya internet sering disisipkan oleh pihak tak bertanggung jawab melalui website dengan keamanan yang rentan.

Oleh sebab itu, berbagai layanan pengaman website, termasuk reCAPTCHA dari Google, terus dikembangkan.

Sebagai upaya melindungi keamanan website dan pengguna website dari gangguan spam dan bot, program keamanan adalah salah satu solusi sederhana yang tetap memberikan kemudahan akses bagi pengguna.

Tidak dapat dipungkiri berkembangnya teknologi robot dengan kemampuan machine learning memang dapat membahayakan aktivitas pengguna internet dalam berinternet. Dengan adanya cyber threat inilah, program keamanan ditemukan dan dikembangkan.

Yuk tingkatkan keamanan website Anda sekarang. Konsultasikan kebutuhan Anda!

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Bagaimana cara mengisi captcha dengan benar?

Ikuti instruksi pada kotak tantangan lalu kirim jawaban sebelum waktu habis: centang kotak bukan robot, pilih semua gambar yang sesuai perintah, atau ketik teks persis seperti tampil. Gunakan tombol muat ulang bila sulit dibaca.

Apa itu reCAPTCHA?

reCAPTCHA adalah layanan captcha milik Google dengan versi v2 checkbox, v2 invisible, dan v3. Versi v3 berjalan di latar belakang dan memberi skor kewajaran interaksi, lalu pemilik website menentukan tindakan selanjutnya.

Apa saja contoh captcha?

Contohnya captcha teks berupa huruf dan angka terdistorsi, captcha gambar untuk memilih foto sesuai perintah, captcha audio bagi pengguna dengan gangguan penglihatan, dan captcha matematika sederhana seperti 3+4.

Mengapa captcha muncul berulang kali?

Captcha dapat muncul berulang karena penggunaan VPN, aktivitas yang terlalu cepat, atau cookie yang diblokir di peramban. Memeriksa ketiga hal itu dapat membantu mengurangi kemunculannya.

Referensi

  1. W3C (2021). Inaccessibility of CAPTCHA: Alternatives to Visual Turing Tests on the Web
  2. Google Search Central (2026). Spam policies for Google web search
  3. Google Cloud Documentation (2026). Billing information (reCAPTCHA)

Layanan Sitespirit yang Berkaitan

Punya pertanyaan tentang topik ini? Chat WhatsApp atau isi formulir konsultasi.

Dewa Putra Iwana

Ditulis oleh

Dewa Putra Iwana

Dewa Putra Iwana is an Undergraduate Student of English Cultural Studies in Universitas Brawijaya. Aside from his academy, over these past few years, he explored his interest and passion in the creative field trough Editorials, Graphic Designs, and Videography.

LinkedIn →

Ditinjau oleh Muhammad Robith Adani, SEO & Content Specialist pada

Informasi Terkait

ARTIKEL LAINNYA

Ikuti Update Informasi dari Sitespirit!

Cantumkan email Anda untuk mendapatkan informasi penawaran terbaik, update berita dan artikel, serta portofolio dari Sitespirit.