Dapatkan penawaran menarik sekarang
Sitespirit
Sitespirit

Cara Update Tahun Copyright Website Otomatis (PHP & JS) Tanpa Edit Manual

Aprilla Athaya Syahda Ditinjau oleh Muhammad Robith Adani Diperbarui: 7 menit baca

" Pernah membuka footer website sendiri dan mendapati tulisan "Copyright 2022" padahal sekarang sudah bertahun-tahun berikutnya? Kesalahan kecil seperti ini sering luput dari perhatian, padahal bisa membuat pengunjung menilai website Anda tidak terawat atau bahkan dianggap sudah tidak aktif lagi. Untungnya, ada cara update tahun copyright otomatis website yang bisa diterapkan sekali untuk selamanya tanpa perlu mengedit footer setiap tahun. "

Daftar Isi
  1. Apa Itu Copyright Otomatis di Website
  2. Kenapa Tahun Copyright di Footer Sebaiknya Otomatis Diperbarui
  3. Cara Membuat Tahun Copyright Otomatis PHP
  4. PHP Code untuk Update Copyright Otomatis dengan Kondisi Tahun Berbeda
  5. Script Footer Copyright Otomatis JavaScript
  6. Script JavaScript Footer Copyright Tahun Dinamis dengan Rentang Waktu
  7. Cara Buat Copyright Otomatis di WordPress
    1. Tema Klasik (Memiliki File footer.php)
    2. Tema Blok (Block Theme)
  8. Tips Tambahan Saat Menerapkan Copyright Otomatis
  9. FAQ
  10. Penutup

Tahun copyright di footer website sering terlupa diperbarui saat pergantian tahun. Artikel ini membahas cara membuat tahun copyright yang diperbarui secara otomatis menggunakan PHP, JavaScript, dan WordPress, lengkap dengan contoh kode yang siap disalin.

Ilustrasi footer website dengan tahun copyright

© Magnific

Copyright otomatis adalah teknik menampilkan tahun hak cipta di footer website yang selalu menyesuaikan diri dengan tahun berjalan tanpa perlu diedit manual setiap pergantian tahun. Berbeda dengan menuliskan angka tahun secara statis langsung di kode HTML, cara ini memanfaatkan fungsi bawaan bahasa pemrograman seperti PHP atau JavaScript untuk mengambil tahun saat ini secara otomatis setiap kali halaman dimuat.

Teknik ini banyak digunakan baik pada website statis maupun dinamis, karena sifatnya yang sekali pasang lalu berjalan sendiri (set and forget), sehingga pemilik website tidak perlu lagi mengingat untuk memperbarui footer setiap tahun berganti.

Tahun copyright yang tertera di footer website lazimnya menunjukkan tahun konten pertama kali dipublikasikan, atau rentang tahun sejak publikasi pertama hingga tahun berjalan. Meski bukan penanda kapan konten terakhir diperbarui, banyak pengunjung menjadikannya petunjuk apakah website masih dikelola. Jika tahun tersebut tidak pernah diperbarui, pengunjung bisa saja menganggap website sudah lama tidak dikelola, meski sebenarnya konten di dalamnya masih aktif dan relevan.

Dengan tahun copyright yang mengikuti tahun berjalan secara otomatis, Anda tidak perlu lagi mengingat untuk mengeditnya setiap pergantian tahun. Selain menghemat waktu, ini juga mencegah risiko human error seperti lupa mengubah angka tahun yang bisa berdampak pada kesan profesionalitas website di mata pengunjung.

Berikut cara membuat tahun copyright otomatis PHP yang paling umum digunakan pada website berbasis PHP murni maupun CMS yang mendukung kode PHP di dalam template.

Gunakan fungsi bawaan PHP date() untuk mengambil tahun berjalan secara otomatis, lalu sisipkan ke dalam bagian footer website Anda seperti contoh berikut:

<footer>
  <p>&copy; <?php echo date('Y'); ?> Nama Website Anda. All Rights Reserved.</p>
</footer>

Kode di atas akan otomatis menampilkan tahun sesuai waktu server saat halaman dimuat, sehingga Anda tidak perlu lagi mengubahnya secara manual setiap tahun. Jika Anda ingin menampilkan rentang tahun, misalnya dari tahun website pertama kali diluncurkan hingga tahun berjalan, gunakan kode berikut:

<footer>
  <p>&copy; 2020 &ndash; <?php echo date('Y'); ?> Nama Website Anda. All Rights Reserved.</p>
</footer>

Selain versi dasar, berikut PHP code untuk update copyright otomatis yang lebih rapi, karena secara otomatis menyembunyikan tahun awal jika tahun awal dan tahun berjalan ternyata sama:

<?php
$tahunAwal = 2020;
$tahunSekarang = date('Y');
$tampilTahun = ($tahunAwal == $tahunSekarang) ? $tahunSekarang : $tahunAwal . ' – ' . $tahunSekarang;
?>
<footer>
  <p>&copy; <?php echo $tampilTahun; ?> Nama Website Anda. All Rights Reserved.</p>
</footer>

Dengan kode ini, footer akan otomatis menampilkan format yang tepat, baik saat website masih baru maupun setelah bertahun-tahun berjalan, tanpa perlu diedit ulang secara manual.

Jika website Anda tidak berjalan di server dengan dukungan PHP, seperti website statis berbasis HTML murni, Anda tetap bisa menggunakan script footer copyright otomatis JavaScript berikut ini.

Tambahkan elemen dengan id tertentu di bagian HTML footer Anda:

<footer>
  <p>&copy; <span id="tahun-copyright"></span> Nama Website Anda. All Rights Reserved.</p>
</footer>

Kemudian sisipkan script JavaScript berikut sebelum tag penutup </body>:

<script>
  document.getElementById('tahun-copyright').textContent = new Date().getFullYear();
</script>

Script ini akan mengambil tahun berjalan langsung dari browser pengunjung menggunakan objek Date() bawaan JavaScript, lalu menampilkannya secara otomatis di elemen footer yang sudah disiapkan.

Untuk kebutuhan yang lebih lengkap, berikut script JavaScript footer copyright tahun dinamis yang bisa menampilkan rentang tahun secara otomatis, mirip seperti versi PHP sebelumnya:

<footer>
  <p>&copy; <span id="rentang-tahun"></span> Nama Website Anda. All Rights Reserved.</p>
</footer>

<script>
  const tahunAwal = 2020;
  const tahunSekarang = new Date().getFullYear();
  const teksTahun = (tahunAwal === tahunSekarang)
    ? tahunSekarang
    : tahunAwal + ' – ' + tahunSekarang;
  document.getElementById('rentang-tahun').textContent = teksTahun;
</script>

Script ini cocok digunakan pada website statis, landing page, atau template HTML yang tidak memiliki backend server, karena seluruh proses perhitungan tahun dilakukan langsung di sisi browser pengunjung.

Bagi pengguna WordPress, cara mengubah teks copyright bergantung pada jenis tema yang Anda gunakan.

Tema Klasik (Memiliki File footer.php)

  1. Gunakan child theme. Salin file footer.php dari tema induk ke folder child theme agar perubahan tidak hilang saat tema induk diperbarui.
  2. Masuk ke menu Appearance, lalu pilih Theme File Editor. Pilih child theme Anda dan buka file footer.php. Jika menu ini tidak tersedia, misalnya dinonaktifkan oleh penyedia hosting, edit file melalui FTP atau file manager.
  3. Cari baris teks copyright yang ada. Biasanya berupa teks statis seperti tahun yang tertulis manual di dalam kode HTML.
  4. Ganti dengan kode PHP dinamis. Sisipkan kode <?php echo date('Y'); ?> menggantikan angka tahun yang tertulis manual sebelumnya.
  5. Simpan perubahan dan periksa hasilnya di halaman depan website. Pastikan tahun sudah tampil sesuai tahun berjalan.

Tema Blok (Block Theme)

Tema blok, termasuk tema bawaan WordPress sejak Twenty Twenty-Two, tidak memakai file footer.php. Footer diedit melalui Appearance > Editor, lalu buka template part Footer. Karena blok teks di Site Editor tidak menjalankan kode PHP, tahun otomatis biasanya ditambahkan menggunakan plugin yang menyediakan blok atau shortcode tahun berjalan.

Jika Anda tidak nyaman mengedit file tema secara langsung, Anda juga bisa menggunakan plugin khusus footer copyright yang banyak tersedia gratis di direktori plugin WordPress, sehingga perubahan bisa dilakukan lewat pengaturan visual tanpa menyentuh kode sama sekali.

Ilustrasi penerapan copyright otomatis di website

© Magnific

Berikut beberapa tips agar penerapan copyright otomatis di website Anda berjalan lebih optimal:

  • Sertakan tahun awal peluncuran website. Rentang tahun menunjukkan sejak kapan konten pertama kali dipublikasikan sekaligus memberi kesan website konsisten dikelola.
  • Uji tampilan di berbagai browser. Pastikan script JavaScript maupun kode PHP yang digunakan tetap berfungsi normal di berbagai jenis browser pengunjung.
  • Backup file sebelum melakukan perubahan kode. Terutama saat mengedit file tema WordPress secara langsung, agar Anda bisa memulihkan versi sebelumnya jika terjadi kesalahan.
  • Sesuaikan dengan bahasa pemrograman website Anda. Gunakan versi PHP untuk website berbasis server side, dan versi JavaScript untuk website statis atau front end murni.

FAQ

Apakah tahun copyright otomatis wajib digunakan di semua website?

Tidak wajib, namun sangat disarankan agar Anda tidak perlu memperbarui footer secara manual setiap tahun dan website tetap terkesan aktif dikelola.

Apa perbedaan menggunakan PHP dan JavaScript untuk copyright otomatis?

PHP memproses tahun di sisi server sebelum halaman dimuat, sementara JavaScript memprosesnya di sisi browser pengunjung, sehingga JavaScript lebih cocok untuk website statis tanpa dukungan server side.

Apakah kode ini aman diterapkan di website WordPress tanpa merusak tema?

Aman, asalkan Anda mengedit file yang tepat melalui child theme dan selalu membuat backup sebelum melakukan perubahan. Pada tema blok, gunakan plugin karena blok teks di Site Editor tidak menjalankan kode PHP.

Bagaimana jika website saya menggunakan platform selain WordPress?

Anda tetap bisa menerapkan versi JavaScript yang bersifat universal, karena script ini berjalan di sisi browser dan tidak bergantung pada platform atau CMS tertentu.

Apakah rentang tahun copyright mempengaruhi SEO website?

Tidak secara langsung mempengaruhi SEO, namun menampilkan rentang tahun yang akurat dan konsisten membantu membangun kepercayaan pengunjung terhadap kredibilitas website Anda.

Penutup

Memperbarui tahun copyright secara manual setiap tahun mungkin terdengar sepele, namun sering terlupakan dan berpotensi membuat website terkesan tidak terawat di mata pengunjung. Terapkan versi PHP jika website Anda menggunakan server side, atau gunakan script footer copyright otomatis JavaScript jika website Anda bersifat statis. Bagi pengguna WordPress, tahun otomatis bisa diterapkan lewat file tema pada tema klasik, atau lewat Site Editor dan plugin pada tema blok.

Jika Anda butuh bantuan menangani detail teknis semacam ini secara rutin, tim Sitespirit menyediakan layanan jasa maintenance website yang mencakup pembaruan, backup, dan perbaikan bug. Konsultasikan kebutuhan Anda melalui halaman kontak.

Aprilla Athaya Syahda

Ditulis oleh

Aprilla Athaya Syahda

Ditinjau oleh Muhammad Robith Adani, SEO & Content Specialist pada

Informasi Terkait

ARTIKEL LAINNYA

Ikuti Update Informasi dari Sitespirit!

Cantumkan email Anda untuk mendapatkan informasi penawaran terbaik, update berita dan artikel, serta portofolio dari Sitespirit.