Dapatkan penawaran menarik sekarang
Sitespirit
Sitespirit

Website Mobile Friendly: Pengertian, Pentingnya & Manfaat

Fajriyan Nur Ditinjau oleh Muhammad Robith Adani Diperbarui: 6 menit baca

Jawaban Singkat

Website mobile friendly adalah situs yang tampil baik dan nyaman dipakai di ponsel atau tablet karena tata letak dan ukuran komponennya menyesuaikan ukuran layar perangkat.

  • Google memakai versi seluler halaman sebagai acuan utama untuk mengindeks dan memeringkat (mobile-first indexing), jadi versi seluler yang kurang lengkap dapat memengaruhi performa organik.
  • Cek dengan PageSpeed Insights atau Lighthouse karena Mobile-Friendly Test sudah dihentikan Google; cara membuatnya adalah desain responsif dengan breakpoint CSS dan tag meta viewport.

Ditinjau oleh Muhammad Robith Adani Didukung 4 sumber

Daftar Isi
  1. Apa itu Website Mobile Friendly?
  2. Manfaat Website Mobile Friendly
  3. Cara Mengecek Website Mobile Friendly
    1. 1. Menggunakan PageSpeed Insights
    2. 2. Menggunakan Lighthouse di Google Chrome
  4. Kelebihan dan Kekurangan Website Mobile Friendly
    1. 1. Kelebihan
    2. 2. Kekurangan
  5. Cara Membuat Website Mobile Friendly
    1. 1. Bootstrap dan Tailwind CSS
    2. 2. WordPress

Tahukah Anda seberapa pentingnya website mobile friendly?

Saat ini, sebagian besar orang Indonesia mengakses internet melalui smartphone, mulai dari mencari informasi, berbelanja, hingga menghubungi bisnis.

Oleh karena itu, website mobile friendly menjadi suatu hal yang penting dalam perancangan website di era ini.

Website mobile friendly adalah sebuah istilah yang digunakan dalam web development. Artinya, website tersebut tidak berantakan atau masih terlihat bagus pada saat dibuka dalam tampilan mobile atau handphone.

Lalu, apa saja manfaat lainnya yang didapatkan dengan menerapkan website mobile friendly? Bagaimana cara mengecek dan membuatnya? Simak selengkapnya pada artikel Sitespirit berikut ini!

Apa itu Website Mobile Friendly?

Website mobile friendly adalah situs yang telah dioptimalkan agar memberikan tampilan yang baik saat diakses menggunakan mobile device, seperti handphone atau tablet.

Ketika mengakses sebuah website mobile friendly pada perangkat yang berbeda, maka layout dan ukuran seluruh komponen pada halaman akan menyesuaikan ukuran perangkat yang digunakan.

Hal ini dapat memberikan kesan yang menyenangkan ketika mengaksesnya, serta dapat meningkatkan user experience pengunjung website.

Lalu, kapankah situs web dikatakan sudah mobile friendly? Merujuk dari Yoast, ada beberapa indikator kemungkinan sebuah website dikatakan mobile friendly.

  • Pengguna akan merasa terbantu dalam menyelesaikan tugas dengan cepat serta menyenangkan.
  • Dimuat dengan benar pada perangkat seluler seperti smartphone atau tablet.
  • Konten disajikan dengan cara yang mudah dibaca tanpa harus merepotkan pengguna dengan melakukan zoom in atau zoom out.
  • Ruang untuk navigasi dengan sentuhan yang ditawarkan relatif banyak.
  • Menawarkan nilai tambah bagi pengguna ponsel.
  • Dapat dimengerti secara langsung oleh mesin pencari.

Untuk membuatnya ramah mobile, Anda dapat menggunakan dua cara, yang pertama adalah menggunakan desain yang responsif, sedangkan yang kedua adalah membuat website terpisah dan mengalihkan ke mode pengguna mobile.

Manfaat Website Mobile Friendly

Mobile friendly memang penting bagi SEO, karena tampilan halaman di perangkat seluler termasuk aspek pengalaman halaman (page experience) yang diperhatikan Google.

Meski begitu, relevansi dan kualitas konten tetap menjadi pertimbangan utama. Tampilan yang ramah seluler membantu agar pengunjung dari hasil pencarian tidak langsung meninggalkan halaman Anda.

Situs web Anda harus ramah terhadap perangkat seluler, karena lebih dari setengah lalu lintas (traffic) web global berasal dari perangkat seluler. Selain itu, sejak Oktober 2023 Google menuntaskan peralihan ke mobile-first indexing, yaitu menggunakan versi seluler halaman sebagai acuan utama untuk merayapi, mengindeks, dan memeringkat situs.

Artinya, jika versi seluler situs Anda kurang lengkap atau sulit digunakan, hal itu dapat berdampak pada performa organic search situs Anda.

Oleh karena itu, Anda perlu memastikan bahwa mereka memiliki pengalaman menyenangkan dan positif ketika mengunjungi situs web tersebut.

Jika Anda tidak mulai beradaptasi dengan kebiasaan pengguna tersebut, maka kemungkinan akan berpotensi untuk menghilangkan prospek bisnis karena pengalaman akses web pada perangkat seluler yang buruk.

Dengan berubahnya gaya seseorang mengakses internet melalui smartphone, maka pembuatan website mobile friendly banyak memberikan manfaat dalam SEO.

Jadi, kesimpulannya, berikut ini adalah beberapa manfaat memiliki website mobile friendly.

  • Menjadikan pengalaman mengakses website di mobile menjadi tetap menyenangkan
  • Mendukung performa SEO, karena Google mengindeks versi seluler halaman dan memperhatikan pengalaman halaman di perangkat mobile
  • Meningkatkan kepercayaan pengunjung dan peluang konversi dari pengguna ponsel

Cara Mengecek Website Mobile Friendly

Untuk mengetahui kompatibilitas dan responsivitas website pada mobile adalah dengan melakukan pengujian website mobile friendly.

Dulu, cara termudah untuk melakukannya adalah memakai tools Google bernama Mobile-Friendly Test. Namun, sejak Desember 2023 Google menghentikan Mobile-Friendly Test beserta laporan Mobile Usability di Search Console. Sebagai gantinya, Anda bisa menggunakan PageSpeed Insights atau Lighthouse yang juga dibuat oleh Google.

1. Menggunakan PageSpeed Insights

  • Buka situs PageSpeed Insights di pagespeed.web.dev.
  • Masukkan URL website Anda, lalu klik tombol Analyze.
  • Pilih tab Mobile (Seluler) untuk melihat hasil pengujian dengan simulasi perangkat seluler.
  • Periksa skor Performance, Accessibility, Best Practices, dan SEO, serta data Core Web Vitals (LCP, INP, dan CLS) bila tersedia.
  • Buka daftar audit untuk melihat masalah yang perlu diperbaiki, misalnya tag viewport yang belum dipasang atau elemen yang lambat dimuat.

2. Menggunakan Lighthouse di Google Chrome

  • Buka website Anda di Google Chrome, klik kanan, lalu pilih Inspect.
  • Masuk ke tab Lighthouse, pilih Mobile pada bagian Device.
  • Klik Analyze page load dan tunggu hingga laporan selesai.

Anda juga bisa menekan Ctrl + Shift + M (Cmd + Shift + M di Mac) pada jendela Inspect untuk melihat tampilan website dalam berbagai ukuran layar ponsel. Panduan lengkapnya bisa Anda baca di artikel cara cek tampilan web di HP.

Kelebihan dan Kekurangan Website Mobile Friendly

Selanjutnya, Anda juga perlu mengetahui kelebihan dan kekurangan dari website yang ramah perangkat seluler. Berikut masing-masing penjelasannya.

1. Kelebihan

Beberapa kelebihan dari website ramah mobile adalah sebagai berikut.

a. Kenyamanan Akses

Selain kemudahan, kenyamanan dalam mengakses website ramah pengguna seluler juga dapat dirasakan secara signifikan.

Sebab, desain dan kecepatannya sudah disesuaikan dengan keadaan perangkat seluler pengguna.

Hal ini akan menjadi poin plus tersendiri bagi website ramah satu ini. Sebab, kenyamanan paling menonjol ada pada tampilan website, di mana tampilan tersebut telah disesuaikan dengan ukuran layar perangkat seluler pada umumnya.

b. Preferensi Personal

Website ramah seluler juga menawarkan keuntungan lain bagi pengguna, seperti menyediakan opsi lebih luas terkait dengan preferensi personal dalam mengakses situs tersebut.

c. Pengalaman Pengguna yang Baik

Bagi para pengguna seluler yang menghabiskan sebagian besar waktu mereka untuk mengakses informasi melalui perangkat seluler, mobile friendly dapat meningkatkan pengalaman mereka sebagai pengguna saat menjelajahi situs web tertentu.

Sebab, tampilan yang khusus dirancang untuk pengguna perangkat seluler akan meninggalkan kesan positif bagi pengguna. Hal itu akan meningkatkan user experience.

2. Kekurangan

Kekurangan berikut terutama berlaku jika Anda memilih membuat situs mobile terpisah (misalnya m.domain.com), bukan desain responsif.

  • Pemeliharaan: Anda harus mengelola dua versi situs, sehingga maintenance membutuhkan effort lebih besar.
  • Konsistensi: Konten, data terstruktur, dan tautan di versi mobile harus selalu disamakan dengan versi desktop. Karena itu, desain responsif umumnya lebih dianjurkan.

Cara Membuat Website Mobile Friendly

Ada berbagai macam cara untuk membuat website mobile friendly, salah satunya adalah dengan menggunakan Break Point.

Break point adalah titik lebar layar tertentu, biasanya dalam satuan pixel (px), yang ditetapkan lewat media query CSS. Saat lebar layar melewati titik tersebut, tata letak halaman berubah menyesuaikan perangkat. Jangan lupa juga memasang tag meta viewport agar halaman ditampilkan sesuai lebar layar ponsel.

Hal tersebut akan membuat developer dapat membuat website dengan berbagai macam tampilan tanpa mengorbankan elemen apapun. Berikut beberapa contoh penggunaan Break Point dalam website.

1. Bootstrap dan Tailwind CSS

Bootstrap dan Tailwind CSS akan sangat memudahkan Anda dalam membedakan Break Point hanya dengan mengganti nama class dari element HTML nya saja.

Contohnya, breakpoint sm pada Bootstrap berlaku mulai lebar 576px, sedangkan pada Tailwind CSS mulai 640px.

2. WordPress

Pada CMS WordPress, sebagian besar tema modern sudah responsif sejak awal. Jika memakai page builder seperti Elementor, Anda bisa mengatur break point tanpa coding.

Cukup beralih ke mode responsif (desktop, tablet, atau mobile) di editor, kemudian sesuaikan tampilan setiap perangkat sesuai kebutuhan.

Demikian artikel tentang website mobile friendly. Dengan berubahnya tren dalam mengakses internet, maka website mobile friendly menjadi suatu hal yang penting dalam perancangan situs web.

Selain itu, website mobile friendly juga sangat berpengaruh dalam bidang SEO karena dapat menentukan seberapa nyaman pengunjung dalam mengakses situs web tersebut.

Jika Anda membutuhkan situs yang responsif sejak awal, Sitespirit menyediakan jasa pembuatan website dengan desain yang nyaman diakses di berbagai perangkat.

Mulai optimasi website Anda sekarang!

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Bagaimana cara cek website mobile friendly?

Gunakan PageSpeed Insights di pagespeed.web.dev dengan memilih tab Mobile, atau Lighthouse di Google Chrome dengan perangkat Mobile. Google sudah menghentikan Mobile-Friendly Test sejak Desember 2023.

Apa ciri website yang mobile friendly?

Halaman dimuat dengan benar di ponsel, konten mudah dibaca tanpa zoom in atau zoom out, dan area navigasi sentuh cukup lega. Tata letak serta ukuran komponen menyesuaikan layar perangkat.

Apa bedanya desain responsif dengan situs mobile terpisah?

Desain responsif memakai satu situs yang tampilannya menyesuaikan layar. Situs mobile terpisah, misalnya m.domain.com, berarti mengelola dua versi dan menyamakan konten serta data terstruktur, sehingga responsif umumnya lebih dianjurkan.

Apakah website mobile friendly berpengaruh pada SEO?

Ya, karena Google memakai versi seluler halaman sebagai acuan utama dan memperhatikan pengalaman halaman di perangkat seluler. Meski begitu, relevansi dan kualitas konten tetap menjadi pertimbangan utama.

Referensi

  1. Google Search Central (2025). Mobile site and mobile-first indexing best practices
  2. Google Search Central Blog (2023). Mobile-first indexing has landed - thanks for all your support
  3. Google Search Central Blog (2023). The role of page experience in creating helpful content
  4. MDN Web Docs (2026). <meta name="viewport"> HTML attribute value

Layanan Sitespirit yang Berkaitan

Punya pertanyaan tentang topik ini? Chat WhatsApp atau isi formulir konsultasi.

Fajriyan Nur

Ditulis oleh

Fajriyan Nur

I like to write, writing just makes it feel like walking in a time machine, I hope that in the future I can see my writing with a smile.

LinkedIn →

Ditinjau oleh Muhammad Robith Adani, SEO & Content Specialist pada

Informasi Terkait

ARTIKEL LAINNYA

Ikuti Update Informasi dari Sitespirit!

Cantumkan email Anda untuk mendapatkan informasi penawaran terbaik, update berita dan artikel, serta portofolio dari Sitespirit.