Dapatkan penawaran menarik sekarang
Sitespirit
Sitespirit

CMS Magento adalah: Pengertian, Kelebihan, dan Kekurangannya

Rizka Alya Miranda Ditinjau oleh Muhammad Robith Adani Diperbarui: 8 menit baca

Jawaban Singkat

Magento adalah aplikasi CMS sekaligus platform e-commerce sumber terbuka untuk membuat dan mengelola toko online, mulai dari katalog produk, harga, stok, hingga pesanan.

  • Magento tersedia dalam edisi Magento Open Source dan Adobe Commerce yang berbayar; versi yang dipakai saat ini adalah Magento 2, sedangkan Magento 1 tidak lagi didukung sejak 30 Juni 2020.
  • Magento fleksibel dan bisa dikustomisasi, tetapi kompleks bagi pemula dan membutuhkan sumber daya server besar, sehingga umumnya lebih cocok di VPS, cloud, atau dedicated server.

Ditinjau oleh Muhammad Robith Adani Didukung 3 sumber

Daftar Isi
  1. Apa itu Magento?
  2. Apakah Magento Termasuk CMS?
    1. Magento 1 dan Magento 2
    2. Teknologi dan Persyaratan Sistem Magento 2
  3. Kelebihan Magento
    1. 1. Memiliki Fitur yang Lengkap
    2. 2. Bisa Custom
    3. 3. Responsif
    4. 4. SEO Friendly
    5. 5. Skalabilitas
  4. Kekurangan Magento
    1. 1. Beberapa Fiturnya Berbayar
    2. 2. Terlalu Kompleks untuk Pemula
    3. 3. Kurang Cocok untuk Shared Hosting
  5. Fitur Magento
  6. Perbandingan Magento vs Shopify
    1. 1. Harga
    2. 2. Keamanan
    3. 3. Kompleksitas Penggunaan
    4. 4. Technical Support

Terdapat berbagai jenis Content Management System (CMS) yang bisa digunakan untuk membuat suatu situs. Nah, Magento adalah salah satu contohnya, yaitu aplikasi CMS sekaligus platform e-commerce sumber terbuka (open source) untuk membuat dan mengelola toko online, mulai dari katalog produk, harga, stok, hingga pesanan. Edisi berbayarnya kini bernama Adobe Commerce, sedangkan edisi sumber terbukanya tetap bernama Magento Open Source.

Melalui Magento, Anda bisa membuat dan mengelola semua konten atau aset, mulai dari mengedit produk hingga mendapatkan report analysis.

Lebih jelasnya, Anda bisa menyimak ulasan tentang pengertian beserta kelebihan dan kekurangan Magento dalam artikel berikut ini. Simak sampai habis, ya!

Apa itu Magento?

Tampilan CMS Magento

Tampilan CMS Magento (sumber: Adobe)

Pernahkah Anda penasaran terkait bagaimana cara seseorang membuat dan mengelola asetnya dalam situs e-commerce? Jika iya, CMS Magento mungkin bisa menjadi jawabannya.

Magento adalah aplikasi CMS untuk membuat situs khusus e-commerce. CMS ini terdiri dari dua versi, yaitu Magento Open Source dan Adobe Commerce (dulu Magento Commerce).

Bedanya, versi open-source merupakan CMS bisa digunakan dengan fitur-fitur yang sudah disediakan.

Sementara itu, commerce merupakan versi premium yang mengharuskan penggunanya untuk membayar sejumlah biaya guna mendapatkan tambahan berbagai fitur eksklusif.

Sejak peluncurannya pada tahun 2008 silam, Magento menjadi salah satu CMS yang populer dan banyak digunakan.

Kemudian, pada tahun 2018 lalu, Magento diakuisisi oleh Adobe. Sejak April 2021, edisi berbayarnya yang semula bernama Magento Commerce berganti nama menjadi Adobe Commerce, sedangkan edisi gratisnya tetap bernama Magento Open Source. Itulah sebabnya Magento juga sering disebut sebagai Adobe Commerce.

Meski telah diakuisisi, hal ini tidak mengubah fakta bahwa CMS satu ini bisa membantu Anda untuk mengembangkan website e-commerce atau toko online.

Apakah Magento Termasuk CMS?

Ya, Magento bisa disebut CMS, tetapi lebih tepatnya platform e-commerce yang dilengkapi fitur pengelolaan konten. Berbeda dengan CMS umum seperti WordPress yang awalnya dirancang untuk blog dan situs konten, Magento dibuat khusus untuk mengelola katalog produk, harga, stok, pesanan, dan pelanggan. Untuk konten nonproduk, Magento menyediakan halaman dan blok CMS, misalnya untuk halaman Tentang Kami, kebijakan pengiriman, atau banner promosi.

Magento 1 dan Magento 2

Versi yang digunakan saat ini adalah Magento 2, yang dirilis pada 2015 dengan arsitektur yang dibangun ulang. Adapun Magento 1 sudah tidak didukung sejak 30 Juni 2020, sehingga tidak lagi menerima pembaruan keamanan resmi. Jika toko online Anda masih berjalan di Magento 1, migrasi ke Magento 2 atau platform lain sebaiknya segera direncanakan.

Magento 2 tersedia dalam dua edisi:

  • Magento Open Source: di-host sendiri, dan cocok untuk tim yang memiliki developer.
  • Adobe Commerce: berbayar, dengan fitur tambahan untuk bisnis skala besar serta dukungan resmi dari Adobe.

Teknologi dan Persyaratan Sistem Magento 2

Magento 2 dibangun dengan bahasa pemrograman PHP dan dijalankan di atas peladen web seperti Nginx. Data toko disimpan pada basis data MySQL atau MariaDB, sedangkan pencarian produk memerlukan mesin pencari seperti OpenSearch. Pemasangan dan pengelolaan paketnya umumnya memakai Composer. Istilah “Magento 2” sering dipakai untuk menyebut Magento Open Source maupun Adobe Commerce versi 2.x, karena keduanya berbagi dasar teknologi yang sama.

Versi PHP, basis data, dan mesin pencari yang didukung berubah pada setiap rilis. Karena itu, cocokkan dulu dengan persyaratan sistem resmi Adobe Commerce sebelum memasang atau memperbarui toko online Anda.

Kelebihan Magento

Mengapa Magento populer? Sebab, CMS satu ini menawarkan banyak kelebihan untuk penggunanya.

Adapun kelebihan Magento adalah sebagai berikut:

1. Memiliki Fitur yang Lengkap

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, CMS satu ini menawarkan fitur yang bisa meng-cover semua aktivitas, mulai dari shipping, order management, payment, hingga analytic tools.

Fitur-fitur semacam ini tentu akan memudahkan pengguna dalam mengelola aset yang banyak dan besar.

Lebih lanjut, fitur SEO yang dimiliki CMS ini juga sangat menguntungkan karena memudahkan situs muncul di halaman hasil pencarian.

2. Bisa Custom

Kelebihan Magento selanjutnya adalah pengguna bisa melakukan custom dan menyesuaikannya dengan kebutuhan.

Pasalnya, Magento sendiri menyediakan berbagai ekstensi guna menyesuaikan kebutuhan pengguna. Tak hanya itu, CMS ini juga menyediakan sejumlah template menarik.

3. Responsif

Situs responsif merupakan salah satu kunci agar website bisa memberikan performa yang optimal.

Responsif sendiri berarti, website bisa diakses menggunakan berbagai device, baik laptop ataupun smartphone.

Nah, dalam hal ini, Magento 2 sudah menyertakan tema bawaan yang responsif (Luma), sehingga tampilan toko dapat menyesuaikan ukuran layar.

4. SEO Friendly

Telah disebutkan sebelumnya, Magento adalah salah satu CMS yang dilengkapi dengan berbagai fitur SEO.

Dalam hal ini, fitur tersebut mencakup navigasi, meta description, sitemap, URL user friendly, meta tags, product title, dan lainnya.

Dengan bantuan beberapa fitur tersebut, Anda bisa membuat website yang SEO friendly dan teroptimasi dengan baik.

Dengan demikian, toko online akan lebih mudah ditemukan oleh pelanggan, sehingga meningkatkan traffic website. Panduan lebih lengkapnya dapat Anda baca pada artikel SEO e-commerce.

5. Skalabilitas

Magento dapat menampung ribuan data dan bisa menangani lalu lintas traffic yang tinggi. Oleh karena itu, Anda tak perlu khawatir jika skala bisnis Anda semakin besar.

Kekurangan Magento

Setelah melihat fitur dan kelebihan Magento, mungkin Anda sudah mulai mempertimbangkan untuk menggunakan CMS satu ini.

Nah, agar pertimbangan yang dilakukan semakin matang, alangkah baiknya jika Anda juga memahami apa saja kekurangan Magento, di antaranya yaitu:

1. Beberapa Fiturnya Berbayar

Magento memiliki versi open-source yang lisensinya terbuka. Namun perlu diingat, hal itu hanya berlaku untuk perangkat lunaknya.

Anda tetap perlu menyiapkan biaya untuk hosting yang memadai, ekstensi berbayar, dan jasa developer. Jika membutuhkan fitur khusus skala besar serta dukungan resmi, Anda perlu berlangganan Adobe Commerce yang biayanya tidak sedikit.

2. Terlalu Kompleks untuk Pemula

Magento memang memberi keleluasaan bagi pengguna untuk melakukan custom sesuai dengan kebutuhan. Namun sayangnya, aktivitas ini mungkin akan susah dilakukan oleh para pemula.

Pasalnya, Magento menggunakan kode yang kompleks dan berat, sehingga membutuhkan banyak waktu untuk melakukan custom website.

Lebih lanjut, dokumentasi resmi Magento cukup luas tetapi sangat teknis, sehingga pengguna tanpa latar belakang pengembangan web butuh waktu lebih lama untuk melakukan custom dan adaptasi.

3. Kurang Cocok untuk Shared Hosting

Bagi Anda yang baru memiliki website, shared hosting sering menjadi pilihan paling ekonomis. Akan tetapi, pilihan ini kurang cocok jika Anda menggunakan Magento.

Pasalnya, Magento 2 membutuhkan sumber daya server yang cukup besar, misalnya memori PHP yang memadai dan layanan pencarian seperti OpenSearch, sehingga umumnya lebih baik dijalankan di VPS, cloud, atau dedicated server.

Penggunaan shared server berpotensi mengurangi kecepatan website, sehingga lemot dan memengaruhi kenyamanan para user.

Fitur Magento

Halaman CMS Magento

Halaman CMS Magento (sumber: LitExtension)

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, Magento adalah CMS yang banyak digunakan untuk e-commerce.

Hal ini dikarenakan, Magento CMS memiliki berbagai fitur menarik yang mudah digunakan. Adapun fitur Magento adalah sebagai berikut:

  • Shipping: Magento mendukung pengaturan tarif pengiriman dan integrasi dengan layanan kurir, baik bawaan maupun melalui ekstensi
  • SEO: CMS satu ini dilengkapi dengan fitur SEO yang bisa membantu Anda membuat situs yang teroptimasi dengan baik, sehingga bisa muncul di SERP
  • Opsi Pembayaran: CMS ini mendukung berbagai metode pembayaran dan integrasi payment gateway, termasuk melalui ekstensi pihak ketiga
  • Order Management: fitur ini bisa digunakan untuk mengelola pesanan, mulai dari melihat, mengatur, hingga melakukan pengiriman
  • Mobile Support: Magento telah mendukung penggunaan melalui mobile device, seperti smartphone
  • Product Recommendation: fitur khusus Adobe Commerce ini menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk memberikan rekomendasi produk berdasarkan customer behaviour
  • Analytic Tools: Magento menyediakan laporan penjualan, produk, dan pelanggan, sementara Adobe Commerce menambahkan fitur analitik yang lebih lengkap

Perbandingan Magento vs Shopify

Selain Adobe Commerce, terdapat sejumlah CMS yang bisa digunakan untuk membangun situs e-commerce, seperti Shopify dan WooCommerce.

Namun, pembahasan kali ini akan fokus pada perbandingan Magento vs Shopify. Kira-kira, CMS manakah yang tepat untuk Anda? Ini penjelasannya.

1. Harga

Pertama, perbandingan Magento vs Shopify dapat dilihat dari segi harganya. Magento Open Source mengharuskan Anda menanggung biaya hosting, ekstensi, dan pengembangan. Adapun Adobe Commerce menawarkan harga lisensi yang lebih tinggi.

Namun, tingginya harga ini dibarengi dengan berbagai fitur eksklusif dan dukungan resmi.

Di sisi lain, Shopify lebih menawarkan berbagai paket harga yang bervariasi untuk berbagai kalangan. Bahkan, harga yang ditawarkan Shopify sudah termasuk fitur keamanan yang canggih.

2. Keamanan

Magento Open Source yang di-host sendiri menyerahkan masalah hosting dan manajemen keamanan pada pengguna, sehingga mereka bisa menyesuaikannya dengan kebutuhan.

Namun sebaliknya, Shopify sendiri menyediakan dan mengelola sistem keamanan atas nama pengguna.

3. Kompleksitas Penggunaan

Dalam hal kompleksitas penggunaan, Shopify memungkinkan penggunanya untuk lebih mudah melakukan setup karena desainnya yang sederhana.

Di sisi lain, pengguna Magento perlu memiliki kemampuan teknikal yang advanced karena CMS satu ini lebih kompleks.

4. Technical Support

Magento Open Source tidak memiliki technical support resmi yang akan membantu penggunanya, sehingga pengguna mengandalkan komunitas atau developer sendiri. Dukungan resmi dari Adobe hanya tersedia bagi pelanggan Adobe Commerce.

Sementara itu, Shopify menyediakan dukungan pelanggan 24/7, misalnya melalui live chat.

Nah, itulah ulasan lengkap mengenai apa itu Magento lengkap beserta fitur, kelebihan, kekurangan, dan perbandingannya dengan Shopify.

Dari penjelasan di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa Magento adalah CMS yang digunakan untuk membuat situs khusus e-commerce atau toko online.

CMS ini memiliki banyak fitur yang memungkinkan penggunanya bisa mengelola aset produk dalam jumlah besar.

Sayangnya, Magento kurang ramah digunakan oleh pemula karena sistemnya yang kompleks dan mengharuskan penggunanya memiliki kemampuan khusus.

Di Sitespirit, kami memahami betapa pentingnya memiliki website yang berkualitas untuk kesuksesan bisnis Anda. Kami menawarkan jasa pembuatan website toko online yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan e-commerce Anda.

Mulai konsultasi sekarang!

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah Magento termasuk CMS?

Ya, tetapi lebih tepatnya platform e-commerce yang dilengkapi fitur pengelolaan konten. Magento dibuat untuk mengelola katalog produk, harga, stok, pesanan, dan pelanggan, serta menyediakan halaman dan blok CMS.

Apa bedanya Magento Open Source dengan Adobe Commerce?

Magento Open Source adalah edisi sumber terbuka yang di-host sendiri dan cocok untuk tim yang punya developer. Adobe Commerce adalah edisi berbayar dengan fitur tambahan untuk bisnis besar dan dukungan resmi dari Adobe.

Apa bedanya Magento 1 dan Magento 2?

Magento 2 dirilis pada 2015 dengan arsitektur yang dibangun ulang dan masih dipakai saat ini. Magento 1 sudah tidak didukung sejak 30 Juni 2020 sehingga tidak menerima pembaruan keamanan resmi.

Apakah Magento cocok untuk pemula?

Kurang cocok. Kodenya kompleks, dokumentasinya sangat teknis, dan kustomisasinya membutuhkan kemampuan pengembangan web. Magento 2 juga butuh sumber daya server besar, sehingga kurang ideal di shared hosting.

Referensi

  1. Adobe Blog (2018). Adobe Completes Acquisition of Magento Commerce
  2. Adobe Experience League (2026). Content and Design Guide | Adobe Commerce
  3. Adobe Experience League (2026). System Requirements | Adobe Commerce

Layanan Sitespirit yang Berkaitan

Punya pertanyaan tentang topik ini? Chat WhatsApp atau isi formulir konsultasi.

R

Ditulis oleh

Rizka Alya Miranda

SEO content writer who loves creating informative and engaging content. I find joy in exploring new topics and presenting them with a creative touch.

Ditinjau oleh Muhammad Robith Adani, SEO & Content Specialist pada

Informasi Terkait

ARTIKEL LAINNYA

Ikuti Update Informasi dari Sitespirit!

Cantumkan email Anda untuk mendapatkan informasi penawaran terbaik, update berita dan artikel, serta portofolio dari Sitespirit.