Jawaban Singkat
URL adalah singkatan dari Uniform Resource Locator, yaitu alamat yang menunjukkan lokasi sebuah halaman atau file di internet. URL berbeda dari domain, yang hanyalah sebagian dari URL.
- Struktur URL terdiri dari protokol (HTTP atau HTTPS), host, domain, path, parameter yang diawali tanda tanya, dan anchor yang diawali tanda pagar. HTTPS lebih direkomendasikan karena data terenkripsi.
- Berdasarkan penulisannya ada dua jenis URL: absolute yang memuat alamat lengkap diawali protokol, dan relative yang dibaca relatif terhadap URL halaman yang sedang dibuka.
Ditinjau oleh Muhammad Robith Adani Didukung 3 sumber
Daftar Isi
Para pengguna internet yang aktif menjelajahi website mungkin sudah tidak asing dengan istilah URL. Namun, sudah tahukah Anda apa itu URL?
URL adalah singkatan dari Uniform Resource Locator atau bisa disebut dengan alamat website. Jangan sampai salah, istilah ini berbeda dengan domain website.
Perlu diketahui, untuk membuat URL, terdapat struktur yang harus diperhatikan. Mengapa demikian? Mari simak penjelasannya dalam artikel SiteSpirit berikut ini!
Apa itu URL?

Sumber: Freepik
Telah disebutkan sebelumnya, URL adalah singkatan dari Uniform Resource Locator yang pertama kali dibakukan dalam standar internet RFC 1738 pada tahun 1994 dan kini diatur dalam RFC 3986.
URL berisikan rangkaian karakter yang disusun dengan format tertentu untuk mengidentifikasikan laman situs web yang dapat berupa gambar, teks, maupun dokumen.
Jadi, secara tidak langsung, URL bisa disebut sebagai identifikasi lokasi atau alamat situs web di internet. URL ini sangat dibutuhkan bila Anda ingin mengunjungi suatu situs dengan cara yang cepat.
URL memungkinkan Anda untuk mengunjungi halaman tertentu secara cepat tanpa harus melalui home page terlebih dahulu.
Fungsi URL
Banyak yang mengira, fungsi URL hanya sebatas penanda lokasi dari alamat website di internet.
Namun, tahukah Anda bahwa fungsi URL tidak hanya sebatas itu? Lantas, apa saja fungsi URL? Berikut penjelasannya.
1. Mempermudah Menemukan Website
Salah satu fungsi URL adalah memudahkan pengguna dalam menemukan alamat website atau laman situs web tertentu.
URL terdiri dari rangkaian karakter dalam bentuk link atau hyperlink yang bisa dengan mudah mengarahkan pengguna ke halaman tertentu dalam website.
2. Mengetahui Identifikasi File dengan Mudah
Fungsi selanjutnya, yaitu mengidentifikasikan file yang ada, seperti identifikasi file berupa gambar, dokumen, maupun bentuk lainnya.
Karakter yang ada di dalam URL secara tidak langsung akan membantu Anda untuk melakukan identifikasi tersebut.
3. Memberi Nama File yang Tersimpan
URL dapat memberikan penamaan terkait isi file maupun konten yang ada di dalam website.
4. Memberikan Alamat terhadap Dokumen
Fungsi terakhir, URL dapat digunakan sebagai pemberian alamat terhadap dokumen.
Dengan kata lain, URL dapat digunakan sebagai penanda lokasi dokumen yang pernah kita buat dalam website.
Jenis-Jenis URL
Pada dasarnya, jenis URL terbagi menjadi dua, yaitu relative dan absolute. Berikut penjelasannya.
1. URL Relative
Jenis pertama disebut URL relative karena alamatnya tidak ditulis lengkap, melainkan dibaca relatif terhadap URL halaman yang sedang dibuka (URL dasar). Meski lebih ringkas, URL relative tetap mengikuti aturan yang baku.
Misalnya, saat Anda berada di halaman https://sitespirit.co/blog/apa-itu-url/, alamat /jasa-seo/ akan dibaca sebagai https://sitespirit.co/jasa-seo/, sedangkan ../gambar.png akan dibaca sebagai https://sitespirit.co/blog/gambar.png.
2. URL Absolute
URL absolute adalah URL yang merujuk pada alamat lengkap suatu halaman atau file. URL jenis ini selalu diawali protokol, dengan pola umum protokol://host/path?query#fragment, misalnya https://sitespirit.co/blog/apa-itu-url/.
Struktur URL

Sumber: Freepik
Sebelum membuat URL, Anda perlu tahu strukturnya terlebih dahulu. Struktur ini penting untuk diperhatikan agar performanya maksimal dan tidak membingungkan. Adapun struktur URL adalah sebagai berikut:
1. Protokol
Bagian paling utama dari URL, yaitu protokol. Biasanya, protokol terletak di bagian paling awal. Bagi Anda yang kerap mengakses halaman situs web, pasti sering mendapati adanya HTTP atau HTTPS. Ya, itulah yang disebut dengan protokol.
Secara harfiah, protokol adalah bagian yang menjembatani komunikasi antara web server dan web browser. Ada beberapa skema protokol yang dapat dipakai dalam URL, seperti ftp, mailto, tel, dan file, tetapi yang paling umum digunakan di web adalah HTTP dan HTTPS.
Beda dari kedua protokol tersebut terletak pada segi keamanannya. HTTPS merupakan kependekan dari Hypertext Transfer Protocol Secure yang berarti protokol tersebut aman. Diketahui, HTTPS menggunakan sistem keamanan enkripsi data.
Di sisi lain, HTTP tidak dilengkapi dengan fungsi keamanan seperti halnya HTTPS. Lantas, manakah yang lebih baik? Dalam hal ini, penggunaan HTTPS lebih direkomendasikan.
2. Host
Host adalah nama lengkap server yang dituju dan ditulis tepat setelah protokol, misalnya www.sitespirit.co. Bagian “www” (singkatan dari World Wide Web) di depannya sebenarnya adalah subdomain. Banyak situs dapat diakses dengan atau tanpa www, tergantung pengaturan servernya.
3. Domain
Bagian domain merujuk pada nama situs yang terdaftar, terdiri atas nama dan ekstensi domain, misalnya sitespirit.co, google.com, dan facebook.com. Subdomain seperti www atau blog ditulis di depan nama domain.
4. Path
Dalam URL, path biasanya terletak di sebelah kanan ekstensi domain dan dipisahkan dengan tanda garis miring (/). Bagian ini menunjukkan letak file dalam situs.
5. Parameter
Setelah path, terdapat bagian parameter yang merujuk pada query atau variabel URL. Penulisan query ini biasanya diawali dengan tanda tanya (?). Umumnya, bagian parameter ini kerap didapati di URL situs jual beli.
6. Anchor
Bagian terakhir, yaitu anchor. Bagian ini digunakan sebagai navigasi dalam website. Dalam praktiknya, penulisan anchor diawali dengan tanda pagar (#).
Contoh URL

Sumber: Freepik
Bagaimana? Apakah Anda sudah memahami apa itu URL dan strukturnya? Jika belum, Anda tak perlu bingung karena kami akan menyajikan contohnya untuk Anda.
Untuk memahami struktur URL, Anda bisa melihat contoh URL berikut:
https://sitespirit.co/blog/apa-itu-url/
- HTTPS: mengidentifikasikan protokol komunikasi antara web server dan web browser. HTTPS berarti data yang dikirim terenkripsi
- sitespirit: mengidentifikasikan nama domain yang digunakan. Pemilihan nama domain bisa bebas, tergantung ketersediaannya
- .co: mengidentifikasikan ekstensi domain yang dipakai. Ekstensi lain yang umum antara lain .com (dari commercial, bersifat umum), .org (untuk organisasi), dan .id (untuk Indonesia)
- blog: menunjukkan direktori atau bagian situs tempat halaman berada
- apa-itu-url: menunjukkan slug atau nama halaman yang akan diakses
Demikian penjelasan mengenai apa itu URL, beserta fungsi, struktur, hingga contohnya. Tentu Anda sudah paham, kan?
Intinya, URL adalah rangkaian karakter yang menunjukkan alamat website. Dalam praktiknya, URL memiliki banyak fungsi, salah satunya memudahkan pengguna untuk menuju halaman tertentu dalam situs web.
Perlu diingat, penulisan URL perlu diperhatikan dan harus mengikuti struktur. Lebih dari itu, penting juga untuk menulis URL sesuai dengan kaidah SEO.
Hal yang harus diperhatikan dalam SEO bukan hanya konten yang berkualitas, tapi juga technical yang baik.
Yuk, mulai strategi SEO website Anda mulai sekarang!
Pertanyaan yang Sering Diajukan
URL singkatan dari apa?
URL singkatan dari Uniform Resource Locator, yaitu alamat web untuk mengidentifikasi lokasi halaman, gambar, teks, atau dokumen. Standarnya pertama kali dibakukan dalam RFC 1738 dan kini diatur dalam RFC 3986.
Apa bedanya URL dan domain?
Domain hanyalah nama situs yang terdaftar beserta ekstensinya, misalnya sitespirit.co. URL adalah alamat lengkap halaman tertentu, yang mencakup protokol, host, domain, path, dan bagian lain bila ada.
Seperti apa contoh struktur URL?
Pada alamat sitespirit.co/blog/apa-itu-url/ dengan protokol HTTPS, sitespirit adalah nama domain, .co ekstensi domain, blog direktori tempat halaman berada, dan apa-itu-url adalah slug atau nama halaman.
Apa fungsi tanda tanya dan tanda pagar di URL?
Tanda tanya (?) mengawali parameter atau query, yang sering ditemui di situs jual beli. Tanda pagar (#) mengawali anchor yang dipakai sebagai navigasi di dalam halaman website.
Referensi
- MDN Web Docs (2026). What is a URL?
- IETF (2005). Uniform Resource Identifier (URI): Generic Syntax (RFC 3986)
- Google Search Central (2025). URL Structure Best Practices for Google Search
Layanan Sitespirit yang Berkaitan
- Jasa SEO Tim Sitespirit menyusun strategi SEO teknis, konten, dan pelaporan sesuai target bisnis Anda. Lihat layanan →
- Jasa Pembuatan Website Dari perencanaan, desain, hingga peluncuran, website Anda dikerjakan tim Sitespirit yang berbasis di Malang. Lihat layanan →
- Jasa Desain Website Desain UI/UX yang berangkat dari kebutuhan pengguna dan tujuan bisnis Anda. Lihat layanan →
Punya pertanyaan tentang topik ini? Chat WhatsApp atau isi formulir konsultasi.
Ditulis oleh
I'm interested in developing a product such as business development, system analyst, user requirement, research and writing. Very organized, passionate to learn new things, and can work as an individual either as a team.
LinkedIn →Ditinjau oleh Muhammad Robith Adani, SEO & Content Specialist pada



