Jawaban Singkat
HTTP (Hypertext Transfer Protocol) adalah protokol untuk mengirim dan menerima data antara browser (klien) dan server sehingga halaman website dapat tampil.
- Cara kerjanya: browser membuka koneksi ke server (port 80), mengirim request seperti GET atau POST, lalu server membalas dengan response berisi kode status dan konten halaman.
- HTTPS menambahkan enkripsi TLS (port 443) pada HTTP sehingga data tidak mudah disadap atau diubah; website yang mengolah data pengunjung sebaiknya memakai HTTPS.
Ditinjau oleh Muhammad Robith Adani Didukung 4 sumber
Daftar Isi
Ketika menyalin sebuah link dari address bar, maka Anda akan menemukan istilah http atau https yang terletak sebelum alamat domain.
Komponen http atau https ini merupakan hal yang penting dalam aktivitas penjelajahan di internet.
Sebab, ini memungkinkan komunikasi antara klien (seperti browser web) dan server (tempat data dan sumber daya situs web disimpan).
Jika Anda penasaran dengan istilah tersebut, Sitespirit akan membahas seputar protokol http, mulai dari pengertian, fungsi, dan perbedaannya dengan https. Jadi, pastikan untuk menyimak informasinya sampai akhir, ya!
Apa itu http?
Kepanjangan HTTP adalah Hypertext Transfer Protocol. Istilah ini merujuk pada protokol yang digunakan dalam proses transfer dan penerimaan file internet dari komputer ke komputer lainnya.
Protokol yang satu ini dapat menghubungkan hipermedia dengan link dan membentuk World Wide Web (WWW).
Protokol ini juga berperan sebagai penyedia perintah dalam komunikasi komputer server dengan client.
Ketika client meminta akses data, maka permintaan tersebut akan dikelola oleh komputer server sesuai dengan kode yang diinput.
Singkatnya, pengertian http adalah sebuah protokol yang dapat berfungsi untuk mengatur sebuah website agar muncul di halaman browser.
Protokol ini dapat mengelola dokumen HTML dan dapat melakukan transfer kepada komputer client. Hal tersebut membuat protokol ini menjadi dasar komunikasi data di web.
Protokol ini juga bersifat fleksibel dan mudah dikembangkan dengan tambahan fitur-fitur baru, sehingga dapat diandalkan oleh banyak developer.
Fungsi http
Beberapa fungsinya adalah sebagai berikut.
1. Mengirim Request Access
Protokol ini dapat berfungsi sebagai perantara pertukaran data dari web server kepada komputer client.
Biasanya, request yang dikirimkan oleh client berupa alamat URL yang menunjukkan halaman yang akan dikunjungi.
2. Menjalankan Response
Web server dapat mengirim respon atas permintaan client melalui protokol http. Respon ini dapat berupa halaman HTML, gambar, atau data lain yang diminta, beserta kode status yang menunjukkan hasil permintaan. Alamat IP address server sendiri dicari lebih dulu oleh browser melalui DNS, bukan dikirim lewat respon http.
3. Menangani Kesalahan
Protokol ini dapat mengidentifikasi berhasil atau tidaknya request dengan menggunakan kode status.
Dengan kode tersebut, client dapat mengetahui respon dari permintaannya. Berikut adalah beberapa kode status dari http beserta artinya.
- Kode berawalan 2 (2xx): Permintaan sukses
- Kode berawalan 3 (3xx): Permintaan dialihkan
- Kode berawalan 4 (4xx): Terdapat kesalahan dari client
- Kode berawalan 5 (5xx): Terdapat kesalahan dari server
Cara Kerja http

Ilustrasi cara kerja http
Gambaran cara kerja dari protokol tersebut adalah sebagai berikut.
- Browser (client) membuka koneksi ke server melalui TCP, biasanya di port 80 untuk http.
- Browser mengirim HTTP request yang berisi metode (misalnya GET untuk mengambil halaman atau POST untuk mengirim formulir), alamat halaman, dan header tambahan.
- Server memproses permintaan tersebut, lalu mengirim HTTP response berisi kode status dan konten, misalnya file HTML, CSS, atau gambar.
- Browser membaca kode status, seperti 200 OK, 400 Bad Request, atau 404 Not Found, lalu menampilkan halaman atau pesan kesalahan yang sesuai.
Setiap permintaan http bersifat stateless, artinya server tidak otomatis mengingat permintaan sebelumnya. Itulah sebabnya website memakai cookie atau sesi untuk mengingat status login pengguna.
Kelebihan dan Kekurangan http
Protokol yang digunakan oleh banyak developer ini tentunya memiliki kelebihan dan kekurangan. Keduanya sama-sama penting untuk diperhatikan agar penggunaannya sesuai dengan fungsi.
Anda dapat memperhatikan kelebihan dan kekurangan berikut ini.
1. Kelebihan
Beberapa keunggulannya adalah sebagai berikut.
- Halaman dapat disimpan pada cache browser, sehingga akses berikutnya lebih cepat
- Protokol ini tidak bergantung pada platform
- Bersifat stateless, sehingga server tidak perlu menyimpan status setiap permintaan dan lebih ringan dalam melayani banyak pengguna
2. Kekurangan
Di samping keunggulannya, berikut beberapa kelemahannya:
- Data dikirim tanpa enkripsi, sehingga pihak lain di jaringan yang sama dapat membaca isinya
- Integritas data tidak terjamin, sehingga konten bisa disisipi atau diubah selama dalam perjalanan
- Data dapat dengan mudah disadap atau diretas oleh hacker
Contoh Situs http
Situs yang masih memakai http biasanya berupa situs lama yang tidak lagi dirawat, halaman uji coba di jaringan lokal, atau blog pribadi yang belum memasang sertifikat SSL/TLS. Ekstensi domain seperti .com, .net, atau .org tidak menentukan apakah sebuah situs memakai http atau https.
Namun sebenarnya, situs-situs yang menggunakan protokol ini sudah jarang sekali ditemukan, karena umumnya situs-situs besar akan langsung mengarahkannya pada https.
Hal tersebut disebabkan karena tingkat keamanan dari protokol ini yang belum terjamin, sehingga para pemilik website lebih memilih untuk menggunakan https.
Selain itu, ketika membuka situs yang menggunakan protokol ini, maka Anda akan melihat tulisan “not secure” seperti pada gambar di bawah ini.

Hal tersebut merupakan penanda bahwa situs tersebut tidak memiliki keamanan yang cukup.
Perbedaan http dan https
Pada alamat URL website biasanya ditemukan protokol http atau https. Lantas, apa bedanya http dan https? Berikut adalah beberapa faktor yang membedakan keduanya.
1. Keamanan

Perbandingan dari segi keamanan (Foto: Yudana)
Singkatan dari https adalah Hypertext Transfer Protocol Secure. Dari namanya saja, sudah terlihat perbedaan antara keduanya. https merupakan versi http yang lebih aman karena komunikasinya dienkripsi menggunakan protokol TLS, penerus SSL.
Protokol http dapat mengirim pesan secara plain text, sehingga pihak lain dapat mengaksesnya dengan mudah melalui jaringan internet.
Sebaliknya, data dari protokol https lebih susah untuk disadap, karena transmisi datanya sudah terenkripsi.
Oleh sebab itu, http sebaiknya tidak lagi digunakan, terutama pada situs yang mengolah data penting, karena tingkat keamanannya lemah.
Protokol https memperhatikan aspek kerahasiaan data, autentikasi server, dan juga integritas data, sehingga cocok digunakan pada website bisnis, seperti bank, toko online, atau situs yang membutuhkan formulir pendaftaran.
2. Performa dan Kecepatan
Dulu, https dianggap sedikit lebih lambat karena ada proses jabat tangan (handshake) enkripsi sebelum data dikirim. Kini anggapan tersebut sudah tidak relevan. Halaman https tetap bisa disimpan sebagai cache oleh browser, dan versi protokol modern seperti HTTP/2 dan HTTP/3 pada praktiknya hanya dipakai browser melalui koneksi terenkripsi.
Artinya, situs https justru berpeluang memuat halaman lebih cepat daripada http biasa berkat fitur seperti multiplexing, yaitu pengiriman banyak file sekaligus dalam satu koneksi.
3. Penggunaan Port
Perbedaan lainnya dari https dan http adalah port yang digunakannya. Protokol https menggunakan port 443, sedangkan http menggunakan port 80.
Perbedaan penggunaan port ini juga menjadikan keduanya memiliki fungsi yang berbeda.
Port 80 adalah pintu standar yang dipakai server untuk melayani koneksi http tanpa enkripsi, sedangkan port 443 adalah pintu standar untuk koneksi https yang terenkripsi. Karena itu, Anda tidak perlu menuliskan nomor port di address bar, sebab browser otomatis memakai 80 untuk http dan 443 untuk https.
Fungsi https dan Keunggulannya dibanding http
Fungsi https adalah mengamankan pertukaran data antara browser dan server agar tidak bisa dibaca atau diubah pihak lain selama dikirim. Berikut keunggulan https dibanding http:
- Kerahasiaan data: kata sandi, isi formulir, dan detail pembayaran dienkripsi selama perjalanan.
- Integritas data: konten tidak bisa disisipi atau diubah diam-diam oleh pihak ketiga di jaringan.
- Autentikasi server: sertifikat memastikan pengunjung benar-benar terhubung ke server milik domain tersebut.
- Kepercayaan pengunjung: sejak Chrome 68 (Juli 2018), halaman http diberi label Not secure di address bar.
- Sinyal SEO: Google menggunakan https sebagai sinyal peringkat sejak 2014, meski bobotnya ringan dibanding kualitas konten.
- Akses ke fitur modern: HTTP/2, HTTP/3, dan banyak fitur browser baru hanya berjalan di koneksi aman.
Kesimpulan
Nah, itulah beberapa informasi tentang http dan perbedaannya dengan https sebagai jawaban dari rasa penasaran Anda.
Pada intinya, setiap website, terlebih yang mengolah data pengunjung, sebaiknya menggunakan protokol https agar terhindar dari penyadapan dan pengubahan data oleh pihak ketiga.
Pemeliharaan website meliputi berbagai macam aspek, seperti sistem keamanan, tampilan, fungsional, hingga elemen-elemen pendukung yang berpengaruh pada pengalaman pengguna (user experience). Untuk menjaga website agar tetap aman dan nyaman, Anda harus melakukan maintenance secara rutin yang dapat dilakukan secara mingguan, bulanan, atau bahkan tahunan.
Jasa perbaikan website dan maintenance-nya belakangan memang banyak dicari oleh pelaku bisnis. Hal tersebut dikarenakan mereka tidak memiliki sumber daya dan pengalaman yang cukup untuk memelihara sebuah website. Oleh karena itu, menggunakan jasa maintenance website adalah pilihan yang solutif untuk permasalahan tersebut.
Mulai konsultasi sekarang!
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa kepanjangan HTTP dan HTTPS?
HTTP kepanjangan dari Hypertext Transfer Protocol. HTTPS adalah Hypertext Transfer Protocol Secure, yaitu versi HTTP yang komunikasinya dienkripsi menggunakan TLS, penerus SSL.
Apa fungsi HTTPS bagi website?
HTTPS mengamankan pertukaran data antara browser dan server agar tidak bisa dibaca atau diubah pihak lain selama dikirim. Sertifikatnya juga memastikan pengunjung terhubung ke server milik domain yang benar.
Bagaimana cara kerja HTTP saat membuka website?
Browser membuka koneksi ke server, lalu mengirim request berisi metode seperti GET atau POST dan alamat halaman. Server memprosesnya dan membalas dengan response berisi kode status serta konten seperti HTML, CSS, atau gambar.
Apa arti kode status HTTP 2xx, 3xx, 4xx, dan 5xx?
Kode 2xx berarti permintaan sukses, 3xx berarti permintaan dialihkan, 4xx berarti ada kesalahan dari klien, dan 5xx berarti ada kesalahan dari server.
Referensi
- MDN Web Docs (Mozilla) (2026). Overview of HTTP
- IETF (RFC Editor) (2022). RFC 9110: HTTP Semantics
- Google Search Central Blog (2014). HTTPS as a ranking signal
- Google Security Blog (2018). A secure web is here to stay
Layanan Sitespirit yang Berkaitan
- Jasa Maintenance Website Pembaruan, keamanan, cadangan, dan pemantauan rutin supaya website Anda tetap stabil. Lihat layanan →
- Jasa Pembuatan Website Dari perencanaan, desain, hingga peluncuran, website Anda dikerjakan tim Sitespirit yang berbasis di Malang. Lihat layanan →
- Jasa SEO Tim Sitespirit menyusun strategi SEO teknis, konten, dan pelaporan sesuai target bisnis Anda. Lihat layanan →
Punya pertanyaan tentang topik ini? Chat WhatsApp atau isi formulir konsultasi.
Ditulis oleh
Graduated to Arabic Language and Literature, experienced in SEO content writing, also interested in digital marketing.
LinkedIn →Ditinjau oleh Muhammad Robith Adani, SEO & Content Specialist pada



