Dapatkan penawaran menarik sekarang
Sitespirit
Sitespirit

10 Cara Optimasi SEO Website, Raih Ranking 1 di Google!

Nandya Amalia Dewi Ditinjau oleh Muhammad Robith Adani Diperbarui: 7 menit baca

Jawaban Singkat

Optimasi SEO adalah proses berkelanjutan untuk meningkatkan peringkat organik website di mesin pencari, dan umumnya dibagi menjadi SEO on page, off page, dan SEO teknis.

  • Cara optimasinya antara lain memperbarui konten lama, meningkatkan halaman yang sudah di posisi 4-20, menyusun konten untuk featured snippet, memakai long-tail keyword, dan menambah internal link.
  • Tiga faktor penting peringkat Google adalah relevansi, otoritas, dan kualitas konten yang sesuai dengan search intent pengguna.

Ditinjau oleh Muhammad Robith Adani Didukung 3 sumber

Daftar Isi
  1. Pengertian SEO
  2. Apa itu SEO On Page, Off Page, dan Teknis?
  3. Faktor Penting Google Ranking
    1. 1. Relevansi
    2. 2. Authority
    3. 3. Kualitas Konten
  4. Cara Optimasi SEO
    1. 1. Melakukan Update Konten
    2. 2. Meningkatkan Halaman yang Berpotensi Tinggi
    3. 3. Menyusun Konten untuk Featured Snippets
    4. 4. Membuat Konten dengan KD yang Rendah
    5. 5. Mengoptimasi Menggunakan Long-Tail Keywords
    6. 6. Mengoptimasi Gambar
    7. 7. Mobile Friendly
    8. 8. Optimasi SEO On Page
    9. 9. Meningkatkan SEO Lokal
    10. 10. Menggunakan Internal Linking

Cara optimasi SEO dapat membantu meningkatkan konten yang telah Anda rilis agar tetap mudah ditemukan dan dibaca oleh user.

Nah, untuk membahas lebih lanjut tentang cara optimasi SEO dan bagaimana caranya, simak artikel di bawah ini, ya!

Pengertian SEO

SEO (Search Engine Optimization) adalah proses yang secara berkelanjutan untuk meningkatkan peringkat organik dari website Anda di search engine, seperti di Google dan Bing.

Cara optimasi SEO sangat penting bagi seorang marketer karena dapat membantu website Anda mudah ditemukan dan user dapat menemukan produk atau jasa Anda dengan cepat.

Dalam pengaplikasiannya, cara optimasi SEO umumnya dibagi menjadi tiga jenis, yaitu SEO on page, SEO off page, dan SEO teknis. Ketiganya memiliki cara yang berbeda dalam mengoptimasi SEO website Anda.

Apa itu SEO On Page, Off Page, dan Teknis?

Optimasi SEO on page adalah implementasi proses optimasi konten di webpage untuk search engine. Dalam tingkatan yang lebih lanjut, SEO on page memiliki tujuan untuk membantu search engine memahami seperti apa halaman website Anda.

Cara optimasi SEO on page berfokus pada faktor-faktor yang terdapat di dalam konten. Sederhananya, cara optimasi SEO on page dapat disebut sebagai langkah untuk meningkatkan kualitas dari konten sehingga konten yang telah Anda buat dapat mudah ditemukan dan dibaca oleh user.

Sementara itu, cara optimasi SEO off page adalah cara optimasi dengan memanfaatkan backlinks untuk membantu search engine memahami website mana yang memiliki otoritas.

Hal ini berarti backlinks berfungsi sebagai votes of confidence untuk search engine. Nah, backlinks yang berkualitas, relevan, dan didapat secara alami akan meningkatkan otoritas dari website Anda.

Adapun SEO teknis berfokus pada sisi teknis website agar mudah dijelajahi (crawling) dan diindeks oleh mesin pencari, misalnya kecepatan halaman, struktur URL, sitemap XML, robots.txt, HTTPS, dan tampilan yang ramah perangkat mobile.

Faktor Penting Google Ranking

cara optimasi seo dengan menerapkan strateginya

Ilustrasi Strategi SEO (Sumber: Freepik)

Dilansir dari semrush.com, SEO dapat berubah dengan cepat yang menyebabkan penggunaan strategi SEO turut berubah-ubah juga.

Karena SEO sangat kuat kaitannya dengan algoritma Google, maka untuk membuat suatu strategi SEO perlu memperhatikan 3 faktor penting pe-ranking-an Google di bawah ini.

1. Relevansi

Google hanya akan menampilkan hasil pencarian yang paling relevan kepada user. Google masih memperhatikan keberadaan beberapa keyword yang spesifik pada halaman website Anda, tetapi pada dasarnya hanya akan membaca sebuah artikel dan memahami topik yang dibicarakan oleh artikel tersebut.

Dengan begitu, Google bisa memberikan hasil yang relevan yang kemungkinan tidak mengandung keyword yang persis dicari oleh user.

2. Authority

Authority adalah cara yang dilakukan oleh Google untuk mencari website mana yang merupakan website terpercaya.

Salah satu sinyal yang digunakan Google untuk menilai otoritas sebuah website adalah backlinks atau tautan dari situs lain yang mengarah ke halaman tersebut.

Namun, kualitas dan relevansi backlinks jauh lebih penting daripada jumlahnya. Satu backlink dari situs terpercaya yang relevan dengan topik Anda lebih bernilai daripada banyak backlink dari situs berkualitas rendah.

Perlu diingat, membeli, menukar, atau membuat backlink secara massal untuk memanipulasi peringkat termasuk pelanggaran kebijakan spam Google. Risikonya, peringkat situs bisa turun atau situs terkena tindakan manual.

3. Kualitas Konten

Google akan mempertimbangkan halaman website memiliki konten yang berkualitas bukan berdasarkan penulisan yang bagus, tetapi berdasarkan pada search intent.

Misalnya, sebuah halaman website akan lebih dianggap berkualitas oleh Google dan mencapai peringkat pertama jika dalam halaman tersebut menyediakan informasi-informasi yang menarik, bukan hanya niche saja.

Halaman website yang menyediakan kualitas konten seperti itu akan lebih unggul daripada halaman website yang hanya memberikan konten standar dan tidak memberikan informasi yang dicari oleh user.

Cara Optimasi SEO

Nah, Anda telah mengetahui istilah SEO dan cara optimasi SEO serta faktor yang bisa mempengaruhi peringkat website Anda di Google.

Selanjutnya, bagaimana cara optimasi SEO pada halaman website Anda? Berikut adalah cara-caranya:

cara optimasi seo dengan menerapkan mobile-friendly

Mengoptimasi SEO dengan Menerapkan Mobile-Friendly (Sumber: Freepik)

1. Melakukan Update Konten

Cara pertama yang bisa Anda lakukan adalah dengan meng-update konten yang sudah ada atau konten yang tidak pernah Anda update selama lebih dari 12 bulan.

Sebelum Anda mulai update konten, Anda perlu memeriksa kembali isi konten apakah ada bagian konten yang sudah outdate atau hanya perlu peningkatan kualitas saja.

2. Meningkatkan Halaman yang Berpotensi Tinggi

Halaman berpotensi tinggi adalah halaman yang peringkatnya sudah cukup baik, misalnya berada di posisi 4 sampai 20, tetapi belum masuk tiga besar hasil pencarian. Anda bisa menemukannya melalui laporan Performa di Google Search Console.

Dengan memperbarui isinya, memperjelas jawaban sesuai search intent, serta menambahkan internal link ke halaman tersebut, peluangnya untuk naik ke posisi teratas menjadi lebih besar. Hal ini sekaligus membantu memaksimalkan organic traffic ke website Anda.

Featured snippet adalah kolom besar yang muncul pada bagian teratas hasil pencarian Google (biasanya berada di atas halaman website peringkat pertama). Untuk bisa berada pada featured snippets, Anda perlu memformat konten Anda dengan benar.

Cara yang bisa Anda lakukan adalah gunakan subheading untuk menjelaskan setiap bagian dari konten Anda. Gunakan hierarki heading yang konsisten, misalnya H2 untuk bagian utama dan H3 untuk subbagian. Lalu, jawab pertanyaan utama secara ringkas dan jelas tepat di bawah heading agar lebih mudah ditampilkan sebagai featured snippet.

4. Membuat Konten dengan KD yang Rendah

Agar halaman website Anda lebih mudah ditemukan, Anda bisa mulai membuat konten yang menargetkan kata kunci dengan KD (keyword difficulty) rendah.

Hal ini dikarenakan kata kunci dengan KD tinggi biasanya diperebutkan oleh situs-situs yang sudah memiliki otoritas kuat, sehingga sulit diraih oleh situs yang masih baru. Setelah otoritas situs Anda meningkat, barulah Anda bisa menargetkan kata kunci yang lebih kompetitif.

Anda bisa memanfaatkan PAA (People Also Ask) untuk menemukan keywords lainnya yang berkaitan dengan topik konten Anda.

Dengan menggunakan pertanyaan-pertanyaan yang terdapat dalam PAA, hal tersebut dapat membantu mengoptimasi halaman Anda.

5. Mengoptimasi Menggunakan Long-Tail Keywords

Istilah long-tail keywords adalah istilah yang merujuk pada keywords yang tidak banyak dicari oleh user secara individual, namun membuat persentase yang tinggi dari jumlah keywords yang dicari oleh user dalam skala besar.

Penggunaan long-tail keywords sangat cocok digunakan bagi website dari bisnis kecil karena hal ini dapat membantu bisnis Anda untuk muncul di hasil pencarian utama.

6. Mengoptimasi Gambar

Optimasi gambar dapat dipertimbangkan untuk me-boosting SEO halaman website Anda. Selain itu, optimasi gambar juga dapat membantu mendorong traffic website Anda dengan benar.

Beberapa manfaat dari penggunaan gambar/visualisasi yang berkualitas tinggi antara lain:

  • Membantu pembaca untuk memahami konten yang ditulis lebih baik.
  • Menyediakan konten mini yang bisa pembaca bagikan menggunakan link atau share ke media sosial.
  • Membantu memisahkan teks.
  • Membuat konten Anda stand out.

7. Mobile Friendly

Sebagian besar pengguna internet saat ini mengakses internet melalui ponsel. Google pun menerapkan mobile-first indexing, yaitu menggunakan versi mobile dari halaman website untuk pengindeksan dan pemeringkatan.

Untuk itu, Google merekomendasikan desain responsif, yaitu satu URL dan satu kode HTML yang tampilannya menyesuaikan ukuran layar. Dengan begitu, Anda tidak perlu membuat versi mobile terpisah.

Website yang mobile friendly memiliki tata letak responsif, pengaturan viewport yang tepat, ukuran teks yang mudah dibaca, serta tombol dan tautan yang mudah disentuh. Adapun kecepatan loading merupakan faktor terpisah yang diukur melalui Core Web Vitals, tetapi tetap penting untuk diperhatikan.

8. Optimasi SEO On Page

Nah, selanjutnya Anda bisa melakukan cara optimasi SEO dengan SEO on page. SEO on page ini dilakukan dengan meletakkan keywords secara strategis pada halaman website Anda.

Cara untuk menerapkan SEO on page ini dengan meletakkan keywords di bagian title dan letakkan beberapa di dalam artikel Anda.

Cara lainnya adalah Anda bisa menggunakan kata atau frasa yang berkaitan erat dengan topik artikel Anda.

Dengan meletakkan kata atau frasa yang berkaitan dengan topik artikel, maka Google akan lebih mudah memahami halaman website Anda.

9. Meningkatkan SEO Lokal

Anda bisa memanfaatkan penggunaan SEO lokal. Strategi ini dapat membantu bisnis Anda muncul pada hasil pencarian lokal.

Secara ideal, bisnis Anda akan muncul apabila user lokal mencari istilah yang mendeskripsikan tentang bisnis Anda.

10. Menggunakan Internal Linking

Dan yang terakhir adalah penggunaan internal linking. Mengapa ini berguna? Karena internal linking dapat membuat perbedaan yang signifikan pada ranking hasil pencarian Anda. Internal linking juga dapat membantu dalam penambahan ranking pada setiap halaman pada website Anda.

Pada dasarnya, SEO adalah suatu teknik yang digunakan untuk meningkatkan peringkat organik dari website Anda di search engine.

Maka dari itu, optimasi website dapat dilakukan melalui tiga pendekatan, yaitu on page, off page, dan teknis.

Mulai optimasi website Anda dengan SEO sekarang. Konsultasi!

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa bedanya SEO on page, off page, dan SEO teknis?

SEO on page mengoptimasi konten di halaman, off page memanfaatkan backlink sebagai sinyal otoritas, dan SEO teknis memastikan website mudah dijelajahi dan diindeks, misalnya lewat sitemap XML, robots.txt, HTTPS, dan kecepatan halaman.

Bagaimana cara menemukan halaman yang berpotensi naik peringkat?

Lihat laporan Performa di Google Search Console untuk halaman yang berada di sekitar posisi 4 sampai 20. Perbarui isinya, perjelas jawaban sesuai search intent, dan tambahkan internal link ke halaman tersebut.

Apakah website harus mobile friendly agar SEO baik?

Ya. Google memakai versi mobile halaman untuk pengindeksan dan pemeringkatan (mobile-first indexing), dan menyarankan desain responsif dengan satu URL dan satu kode HTML yang menyesuaikan ukuran layar.

Apakah boleh membeli backlink untuk menaikkan peringkat?

Tidak. Membeli, menukar, atau membuat backlink massal untuk memanipulasi peringkat melanggar kebijakan spam Google dan berisiko menurunkan peringkat. Kualitas dan relevansi backlink lebih penting daripada jumlahnya.

Referensi

  1. Google Search Central (2025). Search Engine Optimization (SEO) Starter Guide
  2. Google Search Central (2025). Mobile-first Indexing Best Practices
  3. Google Search Central (2026). Spam Policies for Google Web Search

Layanan Sitespirit yang Berkaitan

Punya pertanyaan tentang topik ini? Chat WhatsApp atau isi formulir konsultasi.

Nandya Amalia Dewi

Ditulis oleh

Nandya Amalia Dewi

Since I often becoming a part of the social media team and now we are living in digitalization era, I am getting more interest in digital marketing in social media. I am able to create copywriting and content writing.

LinkedIn →

Ditinjau oleh Muhammad Robith Adani, SEO & Content Specialist pada

Informasi Terkait

ARTIKEL LAINNYA

Ikuti Update Informasi dari Sitespirit!

Cantumkan email Anda untuk mendapatkan informasi penawaran terbaik, update berita dan artikel, serta portofolio dari Sitespirit.