Jawaban Singkat
Pada 20 Februari 2024, Google mengumumkan dukungan data terstruktur untuk varian produk, sehingga hubungan produk induk dan variannya, seperti warna atau ukuran, dapat dijelaskan secara eksplisit.
- Varian produk ditulis dengan tipe ProductGroup dari Schema.org dan properti hasVariant, variesBy, serta productGroupID; setiap varian sebaiknya memiliki SKU sendiri.
- Google membedakan dua pola: satu halaman untuk semua varian, dan banyak halaman dengan definisi ProductGroup diulang lengkap di tiap halaman varian; tampil lebih kaya di hasil pencarian tidak dijamin.
Ditinjau oleh Muhammad Robith Adani Didukung 3 sumber
Daftar Isi
Ada kabar baru bagi pemilik bisnis toko online. Pada 20 Februari 2024, Google mengumumkan dukungan data terstruktur baru untuk varian produk, sehingga hubungan antara produk induk dan varian-variannya (misalnya warna atau ukuran) kini dapat dijelaskan secara eksplisit kepada Google.
Variasi produk ini akan sangat bermanfaat bagi pemilik website e-commerce. Sebab, banyak penjual online yang menjual berbagai variasi produk, seperti warna, ukuran, motif, bahan, dan lain sebagainya.
Dengan memanfaatkan fitur data terstruktur baru dari Google ini, calon pembeli akan lebih mudah menemukan produk sesuai dengan kebutuhan mereka.
Cara Menambahkan Varian Produk

(Sumber: Google Developer)
Menampilkan varian produk yang lebih banyak tentu akan lebih kompleks dibandingkan dengan menambahkan satu variasi saja. Hal itu disebabkan karena variasi tersebut harus disatukan dengan produk intinya.
Google memakai tipe ProductGroup dari Schema.org sebagai produk induk, lalu menambahkan dukungan untuk tiga properti baru. Berikut masing-masing penjelasannya.
- hasVariant: Properti ini digunakan untuk menyusun variasi produk secara bertingkat yang disertakan dalam produk induk
- variesBy: Properti ini digunakan untuk mengidentifikasi variasi produk
- productGroupID: Properti ini berfungsi sebagai SKU induk dari produk
Search engine menggunakan schema markup untuk menampilkan rich result produk, seperti cuplikan, ulasan, detail, carousel, dan lain sebagainya.
Schema akan menghubungkan produk induk dan variasinya dengan menggunakan markup terstruktur.
Hal ini akan membuat search engine dapat memahami berbagai jenis produk yang kompleks dan menampilkannya dalam hasil pencarian.
Schema juga akan menampilkan representasi website e-commerce, sehingga pengguna akan lebih mudah menemukan variasi produk tertentu.
Dua Pola Penerapan Varian Produk
Google membedakan penerapan varian produk menjadi dua pola, tergantung cara toko online Anda menampilkan varian.
- Satu halaman (single-page): semua varian dipilih di satu halaman, biasanya lewat parameter URL seperti
?warna=hitam&ukuran=m. Pada pola ini, ProductGroup cukup memiliki satu URL dasar tanpa parameter varian. - Banyak halaman (multi-page): setiap varian punya halaman sendiri. Pada pola ini, definisi ProductGroup harus diulang secara lengkap di setiap halaman varian.
Contoh Markup Varian Produk
Berikut contoh sederhana markup JSON-LD untuk kaos yang memiliki varian warna dan ukuran:
{
"@context": "https://schema.org/",
"@type": "ProductGroup",
"name": "Kaos Polos Katun",
"productGroupID": "KAOS-01",
"variesBy": ["https://schema.org/color", "https://schema.org/size"],
"hasVariant": [
{
"@type": "Product",
"sku": "KAOS-01-HITAM-M",
"name": "Kaos Polos Katun - Hitam, M",
"color": "Hitam",
"size": "M",
"offers": {
"@type": "Offer",
"price": "89000",
"priceCurrency": "IDR",
"availability": "https://schema.org/InStock"
}
}
]
}
Saat menerapkannya, pastikan setiap varian memiliki SKU sendiri serta informasi harga dan ketersediaan. Isi markup juga harus sama dengan informasi yang benar-benar tampil di halaman, termasuk harga dan nama varian.
Memantau Data Terstruktur Baru Melalui GSC

Tampilan Rich Results Test (Sumber: Search Engine Land)
Data terstruktur baru ini dapat Anda pantau melalui Google Search Console untuk melacak kesalahan-kesalahan yang mungkin terjadi pada data terstruktur ini.
Validasi data ini dapat Anda lacak melalui laporan Product snippets dan Merchant listings di GSC, atau diuji per halaman menggunakan Rich Results Test.
Perlu dipahami bahwa hanya data terstruktur yang valid saja yang dapat muncul di halaman hasil pencarian.
Akan tetapi, data yang valid pun tidak dapat menjamin konten Anda dapat muncul sebagai rich result di hasil pencarian.
Google biasanya memilih website untuk ditampilkan di rich result berdasarkan kualitas data terstruktur yang digunakan serta relevansinya bagi pengguna.
Oleh sebab itu, terapkan markup ini selengkap dan seakurat mungkin agar peluang produk Anda tampil sebagai rich result di SERP lebih besar.
Manfaat Data Terstruktur Baru
Jika Anda menerapkan data terstruktur baru ini pada website e-commerce, search engine akan memahami produk atau layanan secara lebih detail.
Penggunaan data terstruktur baru ini sangat bermanfaat bagi customer maupun pemilik toko online. Berikut beberapa manfaatnya.
- Menampilkan representasi produk beserta variasinya secara lebih akurat, meliputi pilihan ukuran, warna, bahan, motif, dan lain sebagainya
- Berdampak pada peningkatan user experience, karena calon pembeli dapat menemukan produk yang dibutuhkan dengan lebih cepat.
- Berpotensi meningkatkan visibilitas online dan menjangkau pasar yang lebih luas
- Berpotensi meningkatkan click through rate atau rasio klik tayang website, yang pada akhirnya dapat mendukung tingkat konversi
- Berpotensi untuk memunculkan website Anda sebagai rich snippet yang deskriptif dan atraktif
Nah, itulah beberapa informasi update tentang data terstruktur baru yang diluncurkan oleh Google. Anda sebagai pemilik website e-commerce akan sangat terbantu dengan adanya fitur ini. Semoga bermanfaat!
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa itu data terstruktur varian produk?
Data terstruktur varian produk menjelaskan hubungan produk induk dengan variannya, seperti warna, ukuran, motif, atau bahan, secara eksplisit kepada Google. Dengan begitu, mesin pencari memahami produk kompleks dan pembeli lebih mudah menemukan variasi yang sesuai.
Properti apa yang dipakai untuk menandai varian produk?
Google memakai tipe ProductGroup dari Schema.org sebagai produk induk, dengan tiga properti: hasVariant untuk menyusun varian, variesBy untuk mengidentifikasi jenis variasi, dan productGroupID sebagai SKU induk.
Bagaimana menerapkan varian produk jika tiap varian punya halaman sendiri?
Pada pola banyak halaman (multi-page), definisi ProductGroup harus diulang lengkap di setiap halaman varian. Pada pola satu halaman, ProductGroup cukup memiliki satu URL dasar tanpa parameter varian.
Bagaimana cara memeriksa data terstruktur varian produk sudah benar?
Pantau lewat laporan Product snippets dan Merchant listings di Google Search Console, atau uji per halaman dengan alat uji data terstruktur Google. Data yang valid pun tidak menjamin tampil lebih kaya di hasil pencarian.
Referensi
- Google Search Central (2026). Product variant structured data (ProductGroup, Product)
- Schema.org (2026). ProductGroup - Schema.org Type
- Google Search Central (2025). Intro to Product Structured Data on Google
Layanan Sitespirit yang Berkaitan
- Jasa SEO Tim Sitespirit menyusun strategi SEO teknis, konten, dan pelaporan sesuai target bisnis Anda. Lihat layanan →
- Jasa Pembuatan Website Dari perencanaan, desain, hingga peluncuran, website Anda dikerjakan tim Sitespirit yang berbasis di Malang. Lihat layanan →
- Jasa Desain Website Desain UI/UX yang berangkat dari kebutuhan pengguna dan tujuan bisnis Anda. Lihat layanan →
Punya pertanyaan tentang topik ini? Chat WhatsApp atau isi formulir konsultasi.
Ditulis oleh
Graduated to Arabic Language and Literature, experienced in SEO content writing, also interested in digital marketing.
LinkedIn →Ditinjau oleh Muhammad Robith Adani, SEO & Content Specialist pada



