Jawaban Singkat
Mockup adalah rancangan visual statis yang tampak seperti produk jadi, memuat warna, tipografi, layout, spasi, dan navigasi, tetapi belum bisa diklik atau dioperasikan.
- Mockup berada di antara wireframe dan prototype: lebih detail secara visual daripada wireframe, namun belum interaktif seperti prototype yang dipakai menguji alur.
- Fungsi utamanya sebagai pratinjau sebelum produk dirilis, acuan bagi developer, dan bahan umpan balik klien. Contohnya mockup website, aplikasi, kemasan, dan logo.
Ditinjau oleh Muhammad Robith Adani Didukung 3 sumber
Daftar Isi
Mockup sangat erat hubungannya dalam desain produk karena penting dalam proses pengembangannya. Membuat desain secara cepat dengan menggunakan kertas dan alat tulis saja tidaklah cukup.
Rancangan desain yang baik juga akan mempengaruhi implementasi dalam pengembangan produk. Sebaliknya, jika rancangan desain yang diberikan tidak baik juga akan berpengaruh dalam implementasi produknya.
Rata-rata para desainer grafis membuat rancangan produk terlebih dahulu jika ingin benar-benar membuat sebuah desain produk. Salah satunya dengan bantuan mockup.
Pada dasarnya, gambaran ini dapat Anda gunakan untuk desain dengan tujuan dan kepentingan yang berbeda sesuai dengan kebutuhan.
Artikel ini akan membahas mengenai pengertian mockup, fungsi, kelebihan dan kekurangan, contoh, serta aplikasi seperti Balsamiq dan aplikasi lainnya. Yuk, simak!
Apa itu Mockup?
Mockup adalah rancangan desain yang akan diimplementasikan pada produk dan terdiri dari beberapa elemen warna, tipografi, layout, spasi dan navigasi.
Secara bahasa, mock-up (sering ditulis mockup atau mock up) berasal dari bahasa Inggris. Kata mock berarti tiruan, sehingga mockup dapat diartikan sebagai model tiruan dari produk yang sebenarnya. Dalam desain website dan aplikasi, mockup berupa tampilan statis yang sudah terlihat seperti produk jadi, tetapi belum bisa diklik atau dioperasikan.
Pada dasarnya, mockup memang lebih kompleks daripada sketch serta wireframe yang umumnya berisi gambaran secara garis besar dari desainnya.
Di samping itu, mockup adalah alat yang memudahkan desainer untuk memberikan gambaran desain sebagai contoh desain sebenarnya untuk ditunjukkan pada klien.
Sebaliknya, klien dapat melihat desain terkait dan tidak menutup kemungkinan untuk mendapatkan feedback sebagai preferensi sistem sebelum desain tersebut menjadi produk jadi.
Baca Juga: Apa Itu Desainer Grafis? Ini Tugas, Prospek Kerja & Gajinya
Perbedaan Mockup, Wireframe, dan Prototype
Mockup berada di antara wireframe dan prototype: lebih detail secara visual daripada wireframe, tetapi belum interaktif seperti prototype. Perbandingan ringkasnya sebagai berikut:
| Aspek | Wireframe | Mockup | Prototype |
|---|---|---|---|
| Tujuan | Menyusun struktur dan tata letak | Menampilkan tampilan visual akhir | Menguji alur dan interaksi |
| Detail visual | Rendah (kotak, garis, teks contoh) | Tinggi (warna, tipografi, gambar) | Menengah hingga tinggi |
| Bisa diklik | Tidak | Tidak | Ya |
| Tahap pembuatan | Awal | Tengah | Menjelang pengembangan |
Urutan ini tidak wajib, tetapi umumnya tim desain membuat wireframe terlebih dahulu, lalu mengembangkannya menjadi mockup, dan terakhir menjadikannya prototype untuk diuji.
Apa Fungsi Mockup?
Setelah mengetahui pengertiannya, dapat dilihat bahwa fungsi utama mockup adalah sebagai preview sebelum dirilis atau diproduksi. Selain fungsi utama tersebut, ada pula beberapa fungsi lain seperti :
- Membandingkan antara desain saat masih rancangan dengan desain yang sudah dicetak
- Menggunakannya sebagai acuan teknik dalam merancang desain
- Menghemat pengeluaran untuk mencetak terlebih dahulu jika ingin melihat desain yang Anda buat
- Menyesuaikan dengan rancangan yang akan Anda buat, seperti warna, desain, tipografi, dan template.
- Media promosi atau portofolio.
Keuntungan dan Kekurangan Mockup
Berikut beberapa keuntungan dan kekurangan mockup:
| Keuntungan Mockup | Kekurangan Mockup |
|---|---|
| Memberikan perspektif yang realistis | Kurang menggambarkan flow produk |
| Mempermudah perbaikan | Menimbulkan ekspektasi yang berbeda |
| Mempermudah stakeholder | Hanya berupa tampilan visual |
| Hemat Anggaran |
Anatomi Mockup
Setiap desain pasti memiliki anatomi. Berikut beberapa anatomi mock up yang wajib dipahami:
1. Layout
Layout merupakan gambaran penempatan konten. Layout ini ada beberapa jenis, seperti F-shape, Z-Shape, Single Column dan masih banyak lagi.
2. Warna
Warna merupakan salah satu elemen penting saat mendesain produk, karena penggunaannya dalam desain dapat memengaruhi pengguna terhadap suatu produk.
3. Tipografi
Penggunaan jenis font, ukuran, dan spacing pada teks dapat memengaruhi kualitas produk. Untuk itu, dalam penentuan komponen mock up, tipografi merupakan salah satu yang wajib diperhatikan.
4. Kontras
Selain warna, kontras juga aspek dari mockup yang harus diperhatikan. Tingkat kontras dalam tampilan web ataupun aplikasi sangatlah berpengaruh.
Jika tingkat kekontrasan tidak sesuai, maka pengguna akan mengalami kesulitan dalam membaca kontennya.
Apa Saja Contoh Mockup?
Ada beberapa contoh mockup dari beberapa macam produk. Berikut adalah contohnya:
1. Mockup Aplikasi atau Website
Rancangan mockup pada pembuatan aplikasi atau website sangat diperlukan untuk melihat kesesuaian rencana dengan konsep yang dibuat.
Tujuannya adalah agar setiap tim maupun klien mendapatkan gambaran real dari website dan aplikasi tersebut.
Beberapa yang termasuk pada mockup website dan aplikasi adalah meliputi warna, navigasi, tipografi, tampilan secara menyeluruh, dan elemen-elemen lainnya.
2. Mockup Kemasan Produk
Contoh gambaran desain yang lainnya adalah kemasan produk. Jenis mockup ini sangat penting untuk mengetahui hasil desain kemasan secara aplikatif. Hal tersebut dikarenakan bentuk fisik dari sebuah kemasan tidak selalu datar dan berbentuk simetris.
3. Mockup Logo
Mockup biasanya juga dilakukan pada desain logo. Biasanya, desain logo akan diaplikasikan pada beberapa gambaran, seperti logo untuk tampilan website, logo untuk merchandise, logo untuk ID card, dan lain sebagainya.
Mengapa Mock Up Penting?
Sebagai media untuk merealisasikan suatu produk, peran mockup sangat penting agar ide rancangan dapat tersampaikan dengan baik.
Berikut ini beberapa alasan mengapa keberadaan mockup itu penting, diantaranya adalah:
1. Menarik Perhatian Para Investor
Mockup menjadi representasi gambaran dari sebuah produk, dimana desain, konsep, dan fungsi akan ditunjukkan kepada orang lain, termasuk para investor.
Selain berperan dalam memberikan visualisasi yang detail dan terperinci, tampilannya yang mendekati produk jadi dapat meningkatkan kepercayaan orang lain terhadap produk yang belum dibangun.
Dengan gambaran yang jelas, investor lebih mudah memahami ide produk sehingga mockup dapat membantu meyakinkan mereka untuk menanamkan modal pengembangan produk.
2. Memperkirakan Waktu Pengerjaan
Mock up merupakan desain dua dimensi yang tidak hanya menggambarkan setiap detail elemen produk, tetapi juga dapat menjadi acuan estimasi pengerjaan dan pengembangan produk tersebut.
Hal ini tentu saja memungkinkan para developer dapat mengatur waktu dan bagian yang dapat dikerjakan dengan lebih mudah.
Baca Juga: Full Stack Developer: Pengertian, Tugas, Skill, dan Gajinya
3. Memudahkan Para Pengembang
Selain memudahkan dalam mempersiapkan rentang waktu dan area yang akan dikerjakan, keberadaan mockup juga memudahkan para developer dalam hal lainnya.
Seperti kemudahan untuk merancang elemen yang akan dipergunakan dan kemudahan dalam proses coding.
Hal ini karena mockup sudah menetapkan warna, tipografi, ukuran, dan tata letak setiap elemen, sehingga developer dapat mengembangkan tampilan dengan lebih efisien dan terstruktur. Untuk alur dan interaksi, tim biasanya melengkapinya dengan prototype.
Contoh Aplikasi Untuk Membuat Mock Up
Bagi Anda yang tertarik membuat mock up, berikut beberapa aplikasi yang dapat digunakan:
1. Balsamiq

Gambar Halaman Balsamiq (from personal screenshot)
Balsamiq adalah salah satu aplikasi mockup yang sering digunakan oleh web designer. Aplikasi ini tersedia dalam versi online (Balsamiq Cloud) dan versi desktop (Balsamiq Wireframes for Desktop). Balsamiq sendiri menyatakan bahwa pengembangan produknya kini difokuskan pada versi Cloud.
Manfaat aplikasi ini adalah untuk membantu klien mereview hasil dengan mudah dan memberikan komentar secara langsung terkait desain tersebut.
Kelebihan balsamiq adalah terdapat fitur kolaborasi dengan sesama tim dalam satu projek yang sama menggunakan fitur collaborative editing.
Balsamiq dapat diakses secara online dengan cara membuat akun kemudian membuat projek baru. Anda dapat mengedit atau membuat projek baru dengan membuka akun tersebut.
Projek yang sebelumnya kita buat juga akan tersimpan. Hasil mockup dapat disimpan dalam bentuk file pdf atau png.
2. Figma

Gambar Page Mock Up Figma (from personal screenshot)
Figma adalah salah satu aplikasi mockup yang juga tersedia dalam web-app maupun versi desktopnya. Fiturnya lebih lengkap daripada fitur Balsamiq dan juga terdapat fitur drag-and-drop dalam space Figma.
Sama halnya dengan Google Docs, Anda dapat membagikan file kepada anggota tim dengan akses can view sehingga mereka tetap dapat memberikan komentar dan feedback pada desain tersebut.
Fitur menarik lainnya, Anda dapat mencari gambar online langsung dari kanvas melalui plugin komunitas seperti Unsplash, sehingga gambar berkualitas mudah didapatkan. Begitu juga mockup yang dihasilkan juga bernilai baik.
3. MockFlow

Gambar Halaman Mockflow (from personal Screenshot)
MockFlow adalah tools yang dapat Anda gunakan versi desktopnya dalam sistem operasi Windows maupun Mac. Tools ini mempunyai fitur yang bisa menempatkan projek sesuai dengan kategorisasi yang ada.
Misalnya, projek yang sedang Anda kerjakan selesai maupun di-approved. Keunggulan tersebut pastinya akan menambah performa mockflow serta dapat meningkatkan collaboration.
Tools ini juga merupakan multiplatform dan multifungsi karena dapat Anda gunakan dalam membuat desain apapun selain mockup.
Jika kurang puas dengan template yang tersedia, Anda dapat mengunduh template lain pada mock store dengan menambahkan fitur atau mengklik tombol “+” kemudian akan otomatis tersedia dan terinstal langsung.
4. MarvelApp

Gambar Halaman MarvelApp (from personal screenshot)
MarvelApp adalah salah satu aplikasi yang dapat Anda gunakan untuk desain dengan tampilan yang sangat sederhana.
Banyak template desain yang telah tersedia. Anda juga dapat memilih template secara langsung dengan drag-and-drop pada area untuk desain.
Tidak kalah menarik, tools ini mempunyai fitur handoff yang dapat Anda pakai untuk mengubah desain mockup kedalam kode aset sehingga dapat dilanjutkan untuk proses coding.
5. UXPin

Gambar Halaman UXPin Mockup (from personal screenshot)
UXPin dapat digunakan melalui browser dan juga tersedia aplikasi desktop. Karena pekerjaan disimpan di cloud, tetap siapkan koneksi internet yang stabil saat menggunakannya.
Tampilannya mempunyai view setting dark mode atau gelap dan juga bisa diubah menjadi terang. Sama halnya dengan software lainnya yang mempunyai fitur untuk kolaborasi dengan sesama tim untuk saling kerjasama dalam desain.
Anda dapat menggunakan proteksi password untuk melihat desain demi keamanan proyek. Kelebihan dari tools ini yaitu terdapat fitur smart guide serta snapping untuk lebih mempermudah pekerjaan Anda.
6. Pidoco

Gambar Halaman Pidoco (from personal screenshot)
Pidoco adalah platform yang bisa digunakan tanpa harus mendapatkan versi desktop karena dapat langsung digunakan dalam website atau secara online.
Setelah proses desain selesai, akan otomatis tersimpan di dalam storage Pidoco. Banyak kelebihan fitur yang tersedia, seperti reusable component yang bisa membuat pekerjaan semakin cepat dalam menyelesaikannya.
Berkolaborasi antar tim juga semakin mudah karena adanya comment history yang dapat dilihat oleh semua anggota. File desain dapat Anda simpan dalam format pdf, png, svg, serta html.
7. NinjaMock

Gambar Halaman NinjaMock (from personal screenshot)
NinjaMock hampir sama dengan Pidoco yang dapat digunakan langsung melalui laman website resminya secara online tanpa harus mengunduh versi desktopnya.
Fitur yang sangat menarik yang tersedia yaitu vector editor tool yang bisa Anda gunakan untuk menggambar setiap elemen yang diinginkan dengan ukuran berbeda.
Terdapat pula fitur untuk sharing project serta dapat melakukan online commenting secara bersama sehingga semakin memudahkan tim dalam berkolaborasi mengerjakan projek. Toolbar yang tersedia tergolong lengkap yang memuat tabel data, chart, peta, basic, dan sebagainya.
NinjaMock menyediakan paket dasar dengan fitur terbatas, serta paket berbayar dengan fitur lebih lengkap. Cek halaman harga resminya untuk tarif terbaru.
Bagaimana Cara Membuat Mockup?
Umumnya, mockup adalah rancangan desain, tetapi Anda bisa membuat mockup dengan menggunakan aplikasi maupun tools untuk mempermudah dalam pembuatannya. Pembuatannya memang mudah, tetapi Anda harus melakukan penempatan komponennya dengan tepat.
Secara umum, cara membuat mockup terdiri dari beberapa langkah seperti di bawah ini, tetapi langkah pembuatannya diselaraskan dengan aplikasi maupun mockup tools yang Anda gunakan.
Adapun cara membuat mockup secara umum, sebagai berikut:
- Pilihlah aplikasi atau mockup tools untuk membuat desain, sesuaikan dengan kebutuhan Anda karena setiap aplikasi mempunyai spesifikasi yang berbeda.
- Setelah menemukan aplikasi yang cocok, pilihlah topik desain apa yang ingin Anda buat, seperti desain e-commerce, business, marketing, e-government ataupun yang lainnya
- Pilihlah ukuran maupun gambar yang akan Anda sisipkan pada template desain. Ukurannya dapat Anda sesuaikan dengan kertas yang akan digunakan, seperti poster, A4 ataupun lainnya
- Tentukan komponennya, seperti tipografi. Selain itu, penulisannya juga dapat disesuaikan dengan spasi, konten, dan warna
- Lihat hasil akhirnya, terlebih dalam keselarasan antara desain dengan topik yang Anda pilih sebelumnya. Apabila belum sesuai, Anda dapat meninjau kembali dan memperbaikinya
- Jika sudah selesai membuat desain, download hasilnya dengan format yang sesuai dengan kebutuhan. Format yang tersedia biasanya beragam jenisnya
Beberapa langkah tersebut, dapat Anda gunakan sebagai referensi cara membuat mockup secara umum. Namun, hal tersebut juga bergantung pada aplikasi atau tools yang Anda gunakan.
Jika Anda tidak ingin repot mendesain website sendiri, Anda dapat menggunakan jasa desain website dari Sitespirit. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi Sitespirit. Let’s Get Started!
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa arti mock up dalam desain?
Mock up berasal dari bahasa Inggris; mock berarti tiruan, jadi mockup adalah model tiruan dari produk sebenarnya. Dalam desain website dan aplikasi, bentuknya tampilan statis yang sudah menyerupai produk jadi.
Apa bedanya mockup dengan wireframe dan prototype?
Wireframe menyusun struktur dan tata letak dengan detail visual rendah. Mockup menampilkan tampilan visual akhir tetapi tidak bisa diklik, sedangkan prototype bisa diklik untuk menguji alur dan interaksi.
Aplikasi apa yang bisa dipakai untuk membuat desain mockup?
Contohnya Balsamiq, Figma, MockFlow, MarvelApp, UXPin, Pidoco, dan NinjaMock. Pilih sesuai kebutuhan karena setiap aplikasi punya fitur dan spesifikasi yang berbeda.
Bagaimana langkah umum pembuatan mockup?
Pilih aplikasi, tentukan topik dan ukuran desain, atur komponen seperti tipografi, spasi, dan warna, lalu periksa hasilnya dan unduh dalam format yang sesuai. Langkah pastinya mengikuti aplikasi yang dipakai.
Referensi
- Nielsen Norman Group (2016). UX Prototypes: Low Fidelity vs. High Fidelity
- Balsamiq (2026). Balsamiq Learn: Wireframing and the future of Balsamiq
- W3C Web Accessibility Initiative (WAI) (2026). Understanding Success Criterion 1.4.3: Contrast (Minimum)
Layanan Sitespirit yang Berkaitan
- Jasa Desain Website Desain UI/UX yang berangkat dari kebutuhan pengguna dan tujuan bisnis Anda. Lihat layanan →
- Jasa Pembuatan Website Dari perencanaan, desain, hingga peluncuran, website Anda dikerjakan tim Sitespirit yang berbasis di Malang. Lihat layanan →
- Jasa SEO Tim Sitespirit menyusun strategi SEO teknis, konten, dan pelaporan sesuai target bisnis Anda. Lihat layanan →
Punya pertanyaan tentang topik ini? Chat WhatsApp atau isi formulir konsultasi.
Ditulis oleh
I'm interested in developing a product such as business development, system analyst, user requirement, research and writing. Very organized, passionate to learn new things, and can work as an individual either as a team.
LinkedIn →Ditinjau oleh Muhammad Robith Adani, SEO & Content Specialist pada



