Jawaban Singkat
Sidebar adalah kolom vertikal di sisi kanan atau kiri halaman website yang berisi informasi tambahan, navigasi, search bar, widget, atau menu utama situs.
- Sidebar berfungsi merapikan tampilan dan mengelompokkan konten, meningkatkan engagement, serta mendukung promosi dan konversi melalui call-to-action (CTA).
- Isi sidebar yang umum antara lain filter produk, kolom pencarian, profil pemilik, akun media sosial, daftar artikel terkait atau populer, dan testimoni pelanggan.
Ditinjau oleh Muhammad Robith Adani Didukung 3 sumber
Daftar Isi
Sidebar (kadang ditulis side bar) adalah kolom vertikal di sisi kiri atau kanan halaman website yang berisi navigasi atau informasi tambahan di luar konten utama. Isinya bisa berupa menu, kolom pencarian, daftar kategori, filter produk, atau ajakan bertindak (CTA), sehingga pengunjung lebih mudah menjelajahi halaman lain.
Navigasi website merupakan salah satu hal penting yang perlu diperhatikan agar pengunjung tidak bingung saat menjelajahinya. Nah, sidebar adalah salah satu best practice yang bisa diterapkan.
Dengan sidebar, Anda bisa memberikan informasi tambahan dan mengarahkan pengguna untuk menjelajahi situs web lebih dalam.
Lebih dari itu, user interface (UI) dengan navigasi yang jelas juga membuat pengguna lebih nyaman dan tertarik untuk kembali mengunjungi situs web Anda lagi di kemudian hari.
Namun, apa itu sidebar website? Apa saja jenis-jenisnya? Yuk, simak penjelasan dari Sitespirit berikut!
Apa itu Sidebar Website?
Sidebar adalah salah satu elemen yang banyak digunakan dalam website. Mungkin, Anda juga pernah menemui elemen satu ini tanpa sadar.
Coba diingat kembali, apakah Anda pernah mengunjungi situs web yang memiliki tombol navigasi atau kolom di samping kanan atau kiri tampilannya? Nah, itu adalah salah satu contoh sidebar dalam situs web.

© Pinterest // Lu Chung
Jadi, sidebar adalah kolom vertikal yang berada di sisi kanan atau kiri tampilan website. Kolom ini biasanya berisi informasi tambahan untuk para pengguna.
Tak jarang, kolom ini juga berisikan search bar, widget, atau bahkan menu utama dari situs web tersebut.
Dari segi peletakannya, tidak ada aturan khusus yang mengharuskan web designer untuk menaruh menu ini di kiri atau kanan tampilan. Letak ini bisa disesuaikan dengan desain dan fungsionalitas website .
Fungsi Sidebar
Di mata sebagian orang, penggunaan sidebar mungkin terlihat sepele dan tidak terlalu penting. Padahal, elemen satu ini sangat bermanfaat untuk situs web.
Adapun fungsi menu tersebut adalah sebagai berikut:
1. Memberikan Tampilan Website yang Rapi

Dari segi user interface, penggunaan side bar bisa meningkatkan visual dan tampilan situs web. Dengan menggunakan menu ini, situs web jadi lebih rapi dan enak dipandang.
Tak hanya sebatas itu saja, sidebar juga membuat pengelompokan konten jadi lebih terorganisir dan tidak membingungkan.
Sebagai contoh, halaman utama website bisa digunakan untuk menyampaikan informasi penting bisnis.
Sementara itu menu side bar bisa digunakan untuk memuat informasi mengenai related post, navigasi pencarian, dan sebagainya.
Dengan begitu, Anda bisa menyampaikan informasi yang beragam dengan tampilan yang enak dipandang mata.
2. Meningkatkan Engagement
Manfaat selanjutnya, yaitu bisa meningkatkan engagement pengguna. Hal ini dikarenakan, side bar memuat berbagai informasi untuk pengguna.
Nah, informasi tersebut memiliki potensi besar untuk menarik perhatian pengguna agar mereka mau menjelajahi konten-konten lain yang ada di dalamnya.
Jika sidebar ini berhasil menarik perhatian pengguna, waktu interaksi mereka dengan situs web Anda berpeluang meningkat.
3. Membuat Promosi Lebih Maksimal
Sebelumnya telah dijelaskan bahwa, sisi samping situs web bisa digunakan untuk menaruh berbagai navigasi dan informasi.
Nah, informasi yang dimuat di sini bisa mengandung promosi. Jadi, dibandingkan dibiarkan begitu saja, sisi samping situs web bisa digunakan untuk promosi dengan diisi konten atau produk yang relevan.
Dengan begitu, pengguna akan mengetahui produk atau konten-konten Anda yang lainnya.
4. Meningkatkan Konversi
Tahukah Anda, penggunaan sidebar yang optimal ternyata bisa meningkatkan konversi bisnis? Hal ini bisa terjadi karena bagian ini bisa diisi dengan Call-to-Action (CTA).
Sehubungan dengan ini, Anda bisa mencantumkan CTA untuk mengajak pengunjung melakukan aksi tertentu, seperti berlangganan newsletter atau lainnya.
Jenis-Jenis Menu Sidebar dalam Website
Dalam praktiknya di lapangan, elemen yang digunakan dalam menu sidebar bermacam-macam. Hal ini bergantung pada kebutuhan dan fungsionalitas situs web.
Setidaknya, terdapat beberapa menu utama yang kerap digunakan dalam side bar, di antaranya yaitu sebagai berikut:
1. Daftar Kategori dan Arsip
Daftar kategori atau arsip membantu pengunjung menelusuri konten berdasarkan topik atau waktu terbit. Elemen ini banyak dipakai di blog dan situs berita.
Adapun navigasi seperti breadcrumbs, yang membantu pengguna kembali ke halaman sebelumnya, umumnya diletakkan di bagian atas konten, bukan di sidebar.
2. Filter Produk

Contoh Sidebar Filter produk
Jenis selanjutnya, yaitu sidebar berupa filter produk. Umumnya, menu ini digunakan dalam situs web e-commerce.
Adapun tujuan penggunaan side bar ini adalah untuk memudahkan pengguna ketika mencari produk yang diinginkan.
Sebagai contoh, ketika pengguna ingin mencari produk sandal wanita, mereka tinggal memilih filter yang disediakan di side bar tersebut.
3. Profil Pemilik
Jika Anda menjalankan situs web pribadi untuk portofolio atau kebutuhan profesional lainnya, sidebar bisa digunakan untuk mencantumkan profil.
Dalam hal ini, Anda bisa mencantumkan nama, keahlian, dan ringkasan mengenai kepribadian atau prestasi Anda.
4. Akun Media Sosial
Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, Anda bisa menggunakan sidebar untuk mencantumkan CTA.
Dalam hal ini, praktik yang bisa Anda lakukan yaitu mencantumkan akun media sosial bisnis.
Dengan begitu, pengunjung bisa langsung mengikuti akun bisnis Anda. Anda juga dapat menambahkan tombol berbagi agar pengunjung mudah membagikan konten ke media sosial mereka.
5. Search Bar
Jenis sidebar yang banyak digunakan selanjutnya, yaitu kolom pencarian atau biasa disebut dengan search bar.
Menu sidebar ini digunakan untuk memudahkan pengguna ketika mencari produk atau konten yang mereka inginkan.
6. Related, Recent, atau Popular Post

Contoh side bar related post
Menu related, recent, atau popular post biasanya digunakan di situs web media online dan blog. Related post menampilkan artikel yang topiknya berkaitan, recent post menampilkan artikel terbaru, sedangkan popular post menampilkan artikel yang paling banyak dibaca.
Dengan begitu, pengguna bisa menjelajahi berbagai artikel lain yang sudah Anda suguhkan dalam situs web.
7. Testimoni Pelanggan
Bagi Anda yang menjalankan situs web toko online, menggunakan sidebar testimoni pelanggan akan membantu meningkatkan konversi.
Pasalnya, menu ini bisa membantu pelanggan potensial dalam mendapatkan informasi riil mengenai produk atau layanan Anda dari pelanggan lainnya.
Contoh Sidebar pada Berbagai Jenis Website
Contoh sidebar yang paling mudah ditemui ada di blog, toko online, dan dasbor aplikasi. Isinya selalu menyesuaikan tujuan halaman:
- Blog dan media online: sidebar di sisi kanan berisi kolom pencarian, daftar kategori, artikel populer, dan formulir berlangganan newsletter.
- Toko online: sidebar di sisi kiri halaman kategori berisi filter harga, ukuran, warna, dan merek agar pembeli cepat mempersempit pilihan produk.
- Dasbor aplikasi web: sidebar menjadi menu navigasi utama berisi ikon dan nama fitur, misalnya pada panel admin.
- Situs dokumentasi: sidebar memuat daftar isi bertingkat sehingga pembaca bisa berpindah antarbab tanpa kembali ke halaman awal.
- Situs portofolio: sidebar menampilkan foto profil, ringkasan keahlian, dan tautan kontak.
Sidebar pada HTML dan Aksesibilitas
Pada kode HTML, sidebar umumnya dibuat dengan elemen <aside>. Menurut dokumentasi MDN, elemen ini sering ditampilkan sebagai sidebar atau kotak keterangan. Isinya adalah konten pendukung yang tetap bermakna jika dipisahkan dari konten utama, misalnya daftar artikel terkait, kolom pencarian, atau profil penulis.
Dari sisi aksesibilitas, <aside> dikenali sebagai landmark complementary, sehingga pengguna teknologi bantu dapat berpindah langsung ke area tersebut. Karena itu, pakai <aside> hanya untuk konten pendukung, sedangkan menu navigasi utama sebaiknya tetap memakai elemen <nav>.
Berbeda dengan footer yang berada di bagian bawah halaman, sidebar ditempatkan di samping konten utama. Untuk memahami struktur elemen lain di dalamnya, pelajari dasar-dasar HTML.
Tips Membuat Sidebar yang Efektif
Sidebar yang efektif membantu pengunjung tanpa mengalihkan perhatian dari konten utama. Perhatikan beberapa hal berikut:
- Batasi jumlah elemen: pilih beberapa elemen yang paling relevan saja agar sidebar tidak terlihat penuh.
- Urutkan berdasarkan prioritas: letakkan elemen terpenting, seperti kolom pencarian atau CTA, di bagian paling atas.
- Sesuaikan dengan tampilan mobile: pada layar kecil, sidebar biasanya dipindah ke bawah konten atau dilipat menjadi menu hamburger agar konten utama tetap mudah dibaca.
- Jaga kecepatan halaman: hindari widget berat yang memperlambat waktu muat.
- Konsisten dengan desain: gunakan warna, huruf, dan jarak yang selaras dengan bagian lain website.
Itulah dia penjelasan mengenai sidebar mulai dari pengertian, manfaat, hingga jenis-jenis menu yang bisa digunakan.
Pada intinya, sidebar adalah navigasi yang terletak di bagian kanan atau kiri tampilan situs web.
Menu ini bisa diisi menggunakan berbagai informasi, seperti profil pemilik, filter produk, hingga testimoni pelanggan.
Anda juga bisa menggunakan sidebar untuk memaksimalkan upaya promosi dan meningkatkan konversi penjualan.
Untuk peletakannya sendiri bisa Anda sesuaikan dengan fungsionalitas dan desain situs web secara keseluruhan.
Ingin website dengan navigasi dan sidebar yang rapi serta nyaman digunakan? Tim Sitespirit dapat membantu melalui layanan jasa desain website yang menyesuaikan tata letak dengan kebutuhan bisnis Anda. Konsultasikan kebutuhan Anda!
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Sebaiknya sidebar diletakkan di kiri atau kanan?
Tidak ada aturan baku; posisi sidebar disesuaikan dengan desain dan fungsi website. Sidebar navigasi sering ditempatkan di kiri, sedangkan sidebar berisi konten tambahan seperti artikel terkait umumnya di kanan.
Apa isi sidebar blog yang ideal?
Sidebar blog umumnya berisi kolom pencarian, daftar artikel terbaru, terkait, atau populer, profil singkat pemilik, serta CTA seperti ajakan berlangganan newsletter.
Bagaimana tampilan sidebar di perangkat mobile?
Pada layar ponsel yang sempit, sidebar biasanya dipindahkan ke bawah konten utama atau dijadikan menu yang bisa dibuka-tutup, agar konten utama tetap mudah dibaca.
Bagaimana sidebar membantu meningkatkan konversi?
Sidebar dapat memuat CTA, promosi produk, dan testimoni pelanggan yang tetap terlihat saat pengunjung membaca konten, sehingga peluang mereka berlangganan atau membeli menjadi lebih besar.
Apa hubungan sidebar dengan elemen aside di HTML?
Aside adalah elemen HTML untuk konten yang hanya berkaitan tidak langsung dengan konten utama halaman. Elemen ini sering ditampilkan sebagai sidebar atau kotak keterangan.
Referensi
- MDN Web Docs (2026). <aside> HTML aside element
- Nielsen Norman Group (2021). Left-Side Vertical Navigation on Desktop: Scalable, Responsive, and Easy to Scan
- W3C Web Accessibility Initiative (WAI-ARIA Authoring Practices Guide) (2023). Complementary Landmark: ARIA Landmarks Example
Layanan Sitespirit yang Berkaitan
- Jasa Pembuatan Website Dari perencanaan, desain, hingga peluncuran, website Anda dikerjakan tim Sitespirit yang berbasis di Malang. Lihat layanan →
- Jasa SEO Tim Sitespirit menyusun strategi SEO teknis, konten, dan pelaporan sesuai target bisnis Anda. Lihat layanan →
- Jasa Desain Website Desain UI/UX yang berangkat dari kebutuhan pengguna dan tujuan bisnis Anda. Lihat layanan →
Punya pertanyaan tentang topik ini? Chat WhatsApp atau isi formulir konsultasi.
Ditulis oleh
SEO content writer who loves creating informative and engaging content. I find joy in exploring new topics and presenting them with a creative touch.
Ditinjau oleh Muhammad Robith Adani, SEO & Content Specialist pada



