Jawaban Singkat
Google Pigeon adalah nama pembaruan algoritma pencarian lokal Google yang dirilis pada Juli 2014. Nama itu diberikan Search Engine Land, bukan secara resmi oleh Google.
- Pigeon mengaitkan hasil pencarian lokal lebih erat dengan sinyal peringkat web biasa dan memperhalus penilaian jarak serta lokasi, sehingga memengaruhi hasil pencarian web dan Google Maps.
- Saat ini peringkat lokal Google ditentukan oleh relevansi, jarak, dan prominensi. Google Business Profile yang lengkap dan data bisnis akurat di berbagai direktori tetap menjadi dasar local SEO.
Ditinjau oleh Muhammad Robith Adani Didukung 3 sumber
Daftar Isi
Google Pigeon adalah nama pembaruan algoritma pencarian lokal Google yang dirilis pada Juli 2014. Pigeon mengaitkan hasil pencarian lokal lebih erat dengan sinyal peringkat pencarian web biasa dan memperhalus penilaian jarak serta lokasi, sehingga bisnis lokal yang tampil lebih relevan bagi pengguna.
Pembaruan Google Pigeon ini membuat Google me-ranking dan mempromosikan bisnis lokal di local search dengan cara yang berbeda.
Jadi, jika Anda ingin mendapatkan peringkat di local search, Anda perlu memahami apa yang dimaksud dengan Google Pigeon ini.
Sehubungan dengan itu, artikel ini telah merangkum semua informasinya untuk Anda. Jadi baca sampai habis, ya!
Apa itu Google Pigeon?

© search engine journal
Google merupakan search engine yang selalu melakukan pembaruan algoritma untuk meningkatkan pengalaman para penggunanya.
Nah, salah satu pembaruan masif yang dilakukan oleh Google dilakukan pada tahun 2014. Pembaruan ini disebut dengan Google Pigeon.
Sebetulnya, Google sendiri tidak memberikan nama secara resmi untuk update yang dilakukan ini. Hanya saja, Search Engine Land menyebut update algoritma ini sebagai Pigeon.
Adapun alasan penggunaan nama ini adalah karena burung merpati (pigeon) dikenal selalu bisa terbang kembali ke rumahnya, sesuai dengan sifat pembaruan yang berfokus pada pencarian lokal.
Hal ini sejalan dengan pembaruan algoritma Google yang ditujukan untuk meningkatkan hasil pencarian lokal.
Jadi, dapat dikatakan bahwa Google Pigeon adalah nama yang diberikan untuk pembaruan algoritma local search dari Google yang dirilis pada tahun 2014.
Pertanyaannya, apa Google Pigeon impact yang dirasakan oleh pemilik website? Banyak yang mengeluhkan bahwa peringkat website-nya menurun.
Meski demikian, tidak sedikit juga yang melaporkan bahwa peringkat website mereka mengalami peningkatan di Search Engine Result Pages (SERP).
Dampak Google Pigeon bagi Pencarian Lokal
Pigeon dirilis pada akhir Juli 2014 dan pada awalnya hanya berlaku untuk pencarian di Amerika Serikat. Pembaruan ini memengaruhi hasil pencarian web sekaligus hasil Google Maps. Menurut Practical Ecommerce, salah satu dampak awal yang paling terlihat adalah naiknya visibilitas situs direktori seperti Yelp, Yellowpages.com, dan TripAdvisor, terutama untuk pencarian umum tanpa nama merek.
Bagi pemilik bisnis fisik, saran yang beredar saat itu masih relevan sampai sekarang: pantau perubahan trafik di data analitik, pastikan halaman lokasi dapat dirayapi, dan jaga data lokasi tetap akurat di berbagai direktori. Prinsip ini sejalan dengan praktik local SEO dan local citation saat ini.
Google Pigeon Algorithm Update

Local Search (Sumber: Freepik)
Google Pigeon update mengubah cara kerja hasil pencarian lokal dan memengaruhi Google’s web search dan maps search hingga saat ini.
Selain mengubah algoritma, Pigeon update juga menghubungkan pencarian lokal dengan berbagai kemampuan pencarian web Google. Berikut beberapa fitur dan pembaruan algoritma Google Pigeon:
- Pigeon update menekankan pada perubahan algoritma local search agar bisa memberikan hasil yang lebih akurat untuk para pengguna. Algoritma lokal dihubungkan lebih erat dengan sinyal peringkat pencarian web biasa, sehingga organic web presence yang kuat ikut membantu bisnis bersaing di hasil lokal
- Pigeon update mempertimbangkan lokasi dan jarak sebagai salah satu faktor ranking website. Melalui pembaruan ini, Google berfokus untuk memberikan hasil pencarian yang lokasinya dekat dengan pengguna. Misalnya, pengguna mencari “jasa pembuatan website”, Google akan memberikan hasil sesuai dengan lokasi pengguna. Jika pengguna berada di kota Malang, maka daftar yang diberikan adalah jasa pembuatan website di Kota Malang
- Google mengukur otoritas website untuk menilai relevansinya dengan konteks bisnis lokal
- Tampilan local pack berisi 3 bisnis yang kita lihat di SERP saat ini (sebelumnya bisa sampai 7) bukan bagian dari Pigeon. Perubahan itu baru diterapkan Google pada Agustus 2015
- Pencarian lokal kini memanfaatkan kemampuan pencarian web Google, seperti koreksi ejaan, pemahaman sinonim, dan Knowledge Graph
Manfaat Google Pigeon
Melalui pembaruan algoritma dan penambahan fitur yang sudah disebutkan sebelumnya, Pigeon update memberikan dampak yang baik bagi pengguna dan juga pemilik website atau bisnis lokal.
Selengkapnya, berikut beberapa manfaat yang bisa dirasakan dari pembaruan Google satu ini, baik oleh pengguna dan pebisnis lokal:
- Pengguna bisa mendapatkan informasi yang lebih relevan
- Bisnis lokal lebih terlihat di hasil pencarian
- Pemilik website bisa mendapatkan local organic traffic lebih banyak
- Meningkatkan persaingan bisnis lokal
- Website bisnis lokal yang relevan berpeluang mendapat peringkat lebih baik
Faktor Peringkat Lokal Google Saat Ini
Setelah Pigeon, Google terus menyempurnakan pencarian lokal. Menurut panduan Google Business Profile, peringkat lokal ditentukan oleh tiga faktor utama:
- Relevansi: seberapa cocok profil bisnis dengan hal yang dicari pengguna. Informasi bisnis yang lengkap dan rinci membantu Google mencocokkannya.
- Jarak: seberapa jauh lokasi bisnis dari pengguna yang mencari.
- Prominensi: seberapa dikenal bisnis tersebut, yang dipengaruhi antara lain oleh jumlah tautan dari situs lain dan jumlah serta nilai ulasan.
Langkah praktisnya dibahas pada artikel cara meningkatkan local SEO ranking.
Tips Optimasi Website sesuai Google Pigeon

Search Engine Optimization (SEO) (Sumber: Freepik)
Meski pembaruan ini sudah terjadi lebih dari satu dekade lalu (Juli 2014), Anda tetap perlu mengoptimasi website sesuai dengan Pigeon update.
Pasalnya, pembaruan Pigeon ini berdampak pada cara kerja Google dalam hal local search hingga saat ini.
Sehubungan dengan itu, berikut beberapa tips agar website Anda bisa perform maksimal dan disukai oleh Google Pigeon:
1. Optimasi Google Business Profile
Strategi utama untuk mendapatkan traffic adalah menjadikan website lebih terlihat di hasil pencarian search engine. Caranya, buatlah strategi sesuai dengan guidelines dan update dari search engine.
Pigeon update sendiri berfokus pada meningkatkan local search dengan mempertimbangkan jarak antara lokasi bisnis dan pengguna.
Nah, untuk menyikapi pembaruan ini, salah satu strategi yang bisa Anda gunakan adalah mengoptimasi profil bisnis Anda di Google Business Profile (dulu Google My Business). Saat Pigeon dirilis, banyak pemilik bisnis masih mengelola kehadiran lokalnya lewat Google+, tetapi layanan Google+ untuk konsumen sudah ditutup pada 2 April 2019. Panduan lengkapnya bisa Anda baca di artikel cara membuat Google Bisnis.
Bagaimana caranya? Pertama, pastikan informasi mengenai alamat bisnis Anda tercantum dengan jelas dan akurat.
Kedua, lengkapi profil bisnis Anda dengan menambahkan deskripsi, gambar, kategori, dan kontak yang bisa dihubungi.
2. Fokus Pada Strategi Local SEO
Saat ini, local pack di hasil pencarian Google umumnya hanya menampilkan 3 bisnis.
Artinya, Anda harus bersaing dengan bisnis lokal lainnya agar bisa masuk ke dalam salah satu dari 3 posisi tersebut.
Nah, adapun cara agar Anda bisa memenangkan persaingan tersebut adalah dengan menerapkan strategi local SEO yang meliputi:
- Meminta review dari pelanggan
- Menggunakan keyword dengan search volume tinggi. Namun sebagai catatan, keyword yang digunakan harus sesuai dengan intent dan referensi letak geografis
- Perbaiki structured data markup. Cara ini membantu Google memahami informasi bisnis Anda (misalnya dengan markup LocalBusiness), meski structured data bukan faktor peringkat langsung
- Optimasi title tags, header, dan beberapa faktor teknikal lainnya
- Bangun otoritas website lewat konten bermutu dan tautan alami dari situs yang relevan (domain authority adalah metrik pihak ketiga, bukan faktor peringkat Google)
3. Perkaya Konten Lokal
Misi utama pembaruan Pigeon adalah meningkatkan local search agar pengguna mendapatkan hasil pencarian yang relevan sesuai kebutuhan dan lokasi.
Sehubungan dengan ini, cara yang bisa Anda gunakan agar ‘dilirik’ oleh Google adalah perkaya konten-konten lokal sesuai lokasi bisnis Anda.
Pastikan bahwa, masalah yang Anda angkat bisa diselesaikan dengan layanan atau produk yang Anda tawarkan.
4. Tingkatkan Engagement dengan Creator Lokal
Selain dari segi isi kontennya, Anda juga perlu meningkatkan engagement atau interaksi dengan para creator lokal.
Strategi ini ditujukan untuk meningkatkan brand mention dan keterkenalan bisnis Anda di media sosial. Dampaknya terhadap peringkat tidak langsung, tetapi bisnis yang makin dikenal berpeluang mendapat lebih banyak pencarian, ulasan, dan tautan alami.
Namun perlu diingat, pilihlah creator lokal yang spesialisasinya sesuai dengan niche bisnis Anda.
5. Laporkan Spam
Salah satu permasalahan di pencarian lokal, bahkan hingga saat ini, adalah profil bisnis yang namanya dijejali keyword tertentu atau profil ganda untuk satu bisnis.
Akibatnya, dua atau lebih nama dari satu bisnis bisa muncul di SERP di saat yang bersamaan. Solusinya, laporkan hal ini kepada Google sebagai spam.
Jika laporan diterima, Google dapat memperbaiki atau menghapus profil tersebut, sehingga persaingan di hasil lokal menjadi lebih adil.
Demikianlah penjelasan terkait Google Pigeon yang merupakan pembaruan algoritma local search dari Google yang dilakukan pada tahun 2014.
Google Pigeon sendiri merupakan salah satu pembaruan algoritma besar Google yang mengubah cara kerja pencarian lokal hingga saat ini.
Itulah kenapa, penting bagi Anda untuk melakukan optimasi website sesuai pembaruan Pigeon dengan menerapkan beberapa strategi SEO.
Di sisi lain, penting juga untuk melakukan optimasi website mengikuti SEO guideline dan pembaruan terbaru dari Google agar performa website lebih optimal.
Jika Anda ingin strategi SEO makin tajam dan terarah, tim Sitespirit siap membantu Anda, mulai dari:
Ingin berkonsultasi? Bisa langsung hubungi kami via WhatsApp atau isi form di halaman ini. Yuk, optimasi website Anda sekarang juga!
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Kapan Google Pigeon update dirilis dan di mana awalnya berlaku?
Pigeon dirilis pada akhir Juli 2014 dan pada awalnya hanya berlaku untuk pencarian di Amerika Serikat. Pembaruan ini memengaruhi hasil pencarian web sekaligus hasil Google Maps.
Apa dampak Google Pigeon bagi bisnis lokal?
Dampak awal yang terlihat adalah naiknya visibilitas situs direktori seperti Yelp dan TripAdvisor pada pencarian umum. Sebagian pemilik website melaporkan peringkat turun, sebagian lain melaporkan peringkat naik.
Apakah Google Pigeon masih relevan untuk local SEO sekarang?
Prinsipnya masih relevan. Menurut panduan Google Business Profile, peringkat lokal kini ditentukan oleh relevansi, jarak, dan prominensi, sehingga profil bisnis yang lengkap dan data lokasi yang akurat tetap penting.
Apakah local pack berisi tiga bisnis berasal dari Google Pigeon?
Bukan. Tampilan local pack berisi tiga bisnis, yang sebelumnya bisa sampai tujuh, baru diterapkan Google pada Agustus 2015 dan tidak termasuk bagian dari pembaruan Pigeon.
Referensi
- Practical Ecommerce (2014). SEO: Google's 'Pigeon' Update Impacts Local Businesses
- Google Business Profile Help (2026). Tips to improve your local ranking on Google
- Google Search Central (2026). Local Business (LocalBusiness) Structured Data
Layanan Sitespirit yang Berkaitan
- Jasa SEO Tim Sitespirit menyusun strategi SEO teknis, konten, dan pelaporan sesuai target bisnis Anda. Lihat layanan →
- Jasa Pembuatan Website Dari perencanaan, desain, hingga peluncuran, website Anda dikerjakan tim Sitespirit yang berbasis di Malang. Lihat layanan →
- Jasa Desain Website Desain UI/UX yang berangkat dari kebutuhan pengguna dan tujuan bisnis Anda. Lihat layanan →
Punya pertanyaan tentang topik ini? Chat WhatsApp atau isi formulir konsultasi.
Ditulis oleh
SEO content writer who loves creating informative and engaging content. I find joy in exploring new topics and presenting them with a creative touch.
Ditinjau oleh Muhammad Robith Adani, SEO & Content Specialist pada



