Dapatkan penawaran menarik sekarang
Sitespirit
Sitespirit

Apa itu B2B Marketing? - Definisi, Manfaat, dan Strateginya

Inka Zahwa Sabrina Ditinjau oleh Muhammad Robith Adani Diperbarui: 7 menit baca

Jawaban Singkat

B2B marketing (Business to Business) adalah proses pemasaran produk, jasa, atau layanan dari satu perusahaan kepada perusahaan lain, yang lekat dengan nilai pesanan dan komitmen jangka panjang.

  • Pembelian B2B jarang bersifat impulsif, melibatkan pengambil keputusan sekaligus pengguna produk, dan riset pembelinya bisa berlangsung berminggu-minggu hingga bertahun-tahun.
  • Strategi B2B marketing mencakup riset, fokus pada niche, website berperforma baik, iklan yang profesional, serta pengujian dan optimasi berdasarkan data aktual.

Ditinjau oleh Muhammad Robith Adani Didukung 3 sumber

Daftar Isi
  1. Apa itu B2B Marketing?
  2. Pentingnya B2B Marketing
  3. Manfaat B2B Marketing
  4. Strategi B2B Marketing
    1. 1. Riset
    2. 2. Strategi Yang Berfokus Pada Niche
    3. 3. Website dengan Performa Tinggi
    4. 4. Iklan
    5. 5. Pengujian Dan Optimasi
  5. Membangun Brand dengan Konten B2B Marketing
  6. Kesimpulan

Sudahkah Anda familiar dengan istilah B2B marketing? Kegiatan marketing secara luas dapat terjadi tidak hanya antara suatu perusahaan dengan para konsumen saja, melainkan dari suatu perusahaan ke perusahaan lain juga.

Layaknya kegiatan bisnis pada umumnya, pada kasus tersebut, suatu perusahaan akan menawarkan sebuah produk atau layanan kepada perusahaan lainnya berdasarkan kebutuhan dan juga target yang ingin dicapai.

Contohnya, agency SEO akan menawarkan jasanya kepada perusahaan yang bergerak di bidang digital, atau seorang produsen yang menawarkan produknya kepada pedagang untuk dijual kembali. Hal itu merupakan bentuk dari B2B marketing.

Ingin mengetahui lebih dalam terkait jenis marketing ini? Artikel berikut akan menyajikan rangkuman tentang B2B marketing untuk Anda. Mari simak informasi lengkapnya berikut ini!

Apa itu B2B Marketing?

ilustrasi perjanjian antara dua perusahaan sebagai hasil dari b2b marketing

Ilustrasi perjanjian antara dua perusahaan (Sumber: Unsplash)

Dari contoh di atas, apakah Anda sudah mendapatkan gambaran yang tepat untuk mendefinisikan apa itu B2B marketing?

Jika belum dan bingung bagaimana harus menjabarkannya, kami akan berikan definisi singkatnya untuk Anda.

B2B marketing (Business to Business) mengarah pada suatu proses pemasaran produk, jasa, maupun layanan dari sebuah perusahaan kepada perusahaan lainnya.

Nilai pesanan dan komitmen jangka panjang merupakan dua hal yang erat kaitannya dengan pemasaran ini.

Kebutuhan suatu perusahaan terhadap produk, jasa, maupun layanan tertentu tentu saja berbeda dengan kebutuhan para konsumen perorangan pada umumnya.

Pasalnya, perusahaan lebih fokus kepada komitmen jangka panjang. Jika suatu perusahaan penyedia telah mendapat kepercayaan, mereka bisa merujuknya sebagai pemasok utama.

Salah satu cara untuk menerapkan strategi pemasaran B2B adalah dengan membuat konten pemasaran yang menarik.

Hal ini akan membantu perusahaan dalam menarik, melibatkan, serta memberikan kepuasan pada audiens.

Hal itu merupakan peluang besar untuk meraih posisi yang lebih tinggi dalam persaingan.

Selain itu, perusahaan juga akan dikenal sebagai ahli dalam bidang itu dan mendapat banyak sorotan.

Pentingnya B2B Marketing

Seperti yang kita ketahui, pemasaran bisnis ke bisnis memiliki tantangan yang berbeda daripada pemasaran bisnis ke konsumen.

Hal tersebut disebabkan karena adanya perbedaan terhadap pola pikir, cara menentukan pilihan, bagaimana memilih dan memilah perusahaan, serta jangka waktunya. Nielsen Norman Group mencatat bahwa pembelian B2B jarang bersifat impulsif, melibatkan pengambil keputusan sekaligus pengguna produk, dan proses riset pembelinya bisa berlangsung berminggu-minggu hingga bertahun-tahun.

Oleh karena itu, penyusunan strategi dalam menentukan target maupun rancangan dan pendistribusian produk dan jasa pun berbeda.

Strategi yang tepat menjadi kunci untuk menjembatani Anda dalam menjangkau para klien target.

Selain itu, pemilihan strategi yang tepat dapat menjadi sebuah pedoman dalam menentukan atau mengambil keputusan.

Perlu diingat bahwa para klien target Anda menginginkan rangkaian informasi relevan.

Informasi itu seharusnya tidak hanya berguna, tetapi juga dapat menjadi petunjuk dalam menghadapi tantangan serta mengembangkan perusahaan.

Lalu, sebenarnya apa urgensi dari jenis pemasaran ini? Faktanya, sebagian besar perusahaan mengandalkan produk maupun layanan dari perusahaan lain untuk mendukung bisnisnya sendiri.

Hal itu tentu menjadi poin krusial di dalam pemasaran bisnis ke bisnis. Mulailah melakukan identifikasi terhadap banyak peluang, seperti perusahaan mana yang kira-kira membutuhkan produk maupun layanan yang Anda tawarkan.

Dengan B2B marketing, hubungan antara dua perusahaan dapat terjalin dengan baik dalam jangka waktu yang lama, serta berpotensi meningkatkan pendapatan bisnis Anda.

Sebab, nilai transaksi B2B umumnya lebih besar dibandingkan penjualan kepada konsumen perorangan. Hal ini terutama karena perusahaan membeli dalam jumlah besar dan sering kali terikat kontrak jangka panjang, bukan semata karena harga per produknya lebih tinggi. Klien bisnis juga cenderung mengutamakan kualitas dan keandalan pemasok untuk jangka waktu yang lama.

Manfaat B2B Marketing

Jika dijalankan dengan tepat, B2B marketing dapat memberikan sejumlah manfaat bagi bisnis Anda, di antaranya:

  • Hubungan jangka panjang: klien yang puas cenderung melanjutkan kerja sama dan menjadikan Anda pemasok tetap, sehingga pendapatan lebih stabil.
  • Nilai transaksi yang lebih besar: pembelian dalam volume besar dan kontrak berkelanjutan membuat setiap klien bernilai tinggi.
  • Target pasar yang lebih jelas: jumlah calon klien lebih sedikit dan spesifik, sehingga upaya pemasaran bisa lebih terarah.
  • Reputasi sebagai ahli: konten dan layanan yang berkualitas membangun kepercayaan serta citra perusahaan sebagai ahli di bidangnya.
  • Peluang rekomendasi: klien bisnis yang puas dapat merekomendasikan perusahaan Anda kepada mitra atau jaringan bisnisnya.

Strategi B2B Marketing

strategi b2b marketing

strategi b2b marketing (Sumber: Grow)

Setelah mengetahui urgensi dari B2B marketing, rasanya kurang afdal jika Anda tidak mengetahui strategi apa saja yang penting untuk diperhatikan pada proses penerapannya.

Lantas, apa sajakah strategi yang harus Anda terapkan? Mari simak penjabaran di bawah ini!

1. Riset

Rasanya, sudah tidak heran jika riset menempati peringkat pertama dalam strategi penting B2B marketing.

Sejatinya, setiap jenis pemasaran memang harus melibatkan proses ini agar hasilnya sesuai tujuan.

Riset berfungsi agar Anda dapat memahami target klien dengan baik dan merumuskan langkah tepat untuk memberikan pelayanan terbaik.

Tak hanya itu, Anda juga bisa mendapatkan keuntungan lain, seperti wawasan terkait kinerja proses bisnis.

2. Strategi Yang Berfokus Pada Niche

Menentukan strategi berdasarkan spesialisasi dan target niche merupakan langkah yang tepat untuk dilakukan. Sebab, spesialisasi dapat memudahkan Anda dalam melakukan upaya pemasaran.

Jika telah menentukan target, Anda akan cenderung mendefinisikan keputusan dengan tepat, serta dapat membandingkannya dengan kompetitor.

Spesialisasi dapat menjadi pembeda yang menonjolkan ciri khas bisnis Anda dibandingkan para pesaing.

3. Website dengan Performa Tinggi

Dalam pasar digital, situs web berperan sebagai kunci utama untuk melakukan pemasaran. Website membangun kehadiran online perusahaan Anda di mata calon klien.

Selain itu, website akan sangat penting untuk membangun visibilitas bisnis Anda. Sebab, riset Google dan Bain menunjukkan bahwa 92% pembeli B2B sudah memiliki daftar pemasok pilihan sebelum proses pembelian dimulai, sehingga profil perusahaan Anda perlu mudah ditemukan dan dipercaya secara online.

Dengan website, Anda dapat menyertakan segala informasi yang mungkin dibutuhkan oleh klien.

4. Iklan

Iklan di sini bukan hanya sekadar untuk mempromosikan brand saja, melainkan juga memiliki peran dalam mendorong dan meningkatkan visibilitas bisnis sebagaimana situs web.

Jika perusahaan Anda berfokus pada B2B marketing, usahakan untuk membuat suatu iklan yang profesional.

Hal tersebut dikarenakan target Anda bukanlah masyarakat luas secara perorangan, melainkan adalah perusahaan yang bergerak di bidangnya masing-masing.

5. Pengujian Dan Optimasi

Jika strategi penting dari B2B marketing dibuka dengan riset, maka hal lain yang juga tidak kalah pentingnya adalah pengujian dan pengoptimasian.

Pengujian dan optimasi merupakan langkah lanjutan dari riset, di mana keduanya dapat memberikan manfaat dalam membuat sebuah keputusan yang dapat memengaruhi proses berkelanjutan berdasarkan data aktual.

Membangun Brand dengan Konten B2B Marketing

Untuk membuktikan bahwa brand Anda layak menjadi pemasok perusahaan lain, sediakan informasi atau konten yang berkualitas baik untuk memberikan manfaat kepada klien.

Para klien cenderung bersikap selektif terhadap brand yang akan mereka pilih. Sebab, brand itulah yang nantinya akan berkontribusi dalam menyediakan produk atau layanan bagi perusahaan terkait dalam jangka waktu lama.

Upaya dalam membangun brand melalui konten dapat Anda lakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut.

  • Identifikasi target audiens
  • Lakukan riset secara mendalam mengenai target audiens
  • Lakukan pemetaan strategi
  • Pahami saluran penjualan Anda
  • Tetapkan tujuan atau sasaran untuk upaya pemasaran konten
  • Tetapkan taktik promosi yang dapat memperkuat konten Anda

Kesimpulan

Kesimpulannya, saat memutuskan untuk mengaplikasikan B2B marketing pada proses bisnis, itu artinya perusahaan Anda pun harus siap menerima segala macam tantangan yang ada.

Perlu diingat bahwa pemasaran bisnis ke bisnis melibatkan transaksi antara dua perusahaan yang berbeda.

Perusahaan lain cenderung bersikap selektif dan mengharapkan kualitas terbaik dari produk atau layanan yang akan dipilihnya.

Untuk melakukan pemasaran business to business, salah satu cara yang efektif adalah dengan memanfaatkan website.

Sebab, perusahaan biasanya mencari informasi tentang produk atau layanan yang mereka cari melalui search engine.

Oleh karena itu, pastikan untuk membuat website yang profesional. Jangan lupa untuk menyertakan informasi dan konten yang berkualitas agar calon pelanggan potensial lebih percaya dan yakin kepada bisnis Anda.

Jika Anda ingin website bisnis Anda makin tajam dan terarah, tim Sitespirit siap membantu Anda, mulai dari:

Ingin konsultasi? Hubungi kami melalui halaman kontak atau isi formulir di halaman ini. Yuk, optimasi website Anda sekarang juga!

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa contoh B2B marketing?

Contohnya produsen yang menawarkan produknya kepada pedagang untuk dijual kembali, atau penyedia jasa yang menawarkan layanannya kepada perusahaan lain berdasarkan kebutuhan dan target bisnis mereka.

Apa bedanya B2B dan B2C marketing?

B2B menyasar perusahaan yang memikirkan komitmen jangka panjang dan pembelian dalam jumlah besar, sedangkan B2C menyasar konsumen perorangan. Pola pikir, cara memilih, dan jangka waktu keputusannya berbeda.

Apa manfaat B2B marketing bagi bisnis?

Manfaatnya antara lain hubungan jangka panjang dengan klien, nilai transaksi yang lebih besar, target pasar yang lebih jelas, reputasi sebagai ahli, dan peluang rekomendasi dari klien bisnis yang puas.

Dari mana sebaiknya memulai strategi B2B marketing?

Mulailah dengan riset untuk memahami target klien, lalu tentukan niche. Setelah itu siapkan website yang profesional, jalankan iklan bila perlu, dan uji serta optimalkan strategi berdasarkan data aktual.

Referensi

  1. Think with Google (2024). B2B marketing: Connecting with new & existing business buyers
  2. Nielsen Norman Group (2016). B2B vs. B2C Websites: Key UX Differences
  3. Google Search Central (2026). Creating Helpful, Reliable, People-First Content

Layanan Sitespirit yang Berkaitan

Punya pertanyaan tentang topik ini? Chat WhatsApp atau isi formulir konsultasi.

Inka Zahwa Sabrina

Ditulis oleh

Inka Zahwa Sabrina

Actively writes several writings such as unpublished fiction stories as well as some research related to a literary work, it can be in the form of short stories, novels, dramas, films or poetry.

LinkedIn →

Ditinjau oleh Muhammad Robith Adani, SEO & Content Specialist pada

Informasi Terkait

ARTIKEL LAINNYA

Ikuti Update Informasi dari Sitespirit!

Cantumkan email Anda untuk mendapatkan informasi penawaran terbaik, update berita dan artikel, serta portofolio dari Sitespirit.