Dapatkan penawaran menarik sekarang
Sitespirit
Sitespirit

Internet Marketing: Pengertian, Jenis, Strategi, dan Manfaat

Muhammad Robith Adani Ditinjau oleh Muhammad Robith Adani Diperbarui: 8 menit baca

" Internet marketing adalah salah satu jenis atau strategi pemasaran yang memanfaatkan media internet sebagai sarana utama dalam mempromosikan suatu produk. Strateginya mulai dari mengembangkan website perusahaan, mengoptimasi SEO, hingga social media marketing. "

Daftar Isi
  1. Pengertian Internet Marketing
  2. Perbedaan Internet Marketing dan Digital Marketing
  3. Tujuan Internet Marketing
  4. Manfaat Penerapan Internet Marketing pada Bisnis
    1. 1. Tidak Memerlukan Modal yang Besar
    2. 2. Menjangkau Skala Bisnis yang Lebih Luas
    3. 3. Optimasi dapat Terukur dengan Aktivitas Marketing yang Mudah
  5. Strategi Internet Marketing
    1. 1. Mengembangkan Website
    2. 2. Optimasi SEO dan SEM
    3. 3. Membuat Halaman Blog
    4. 4. Menerapkan Email Marketing
    5. 5. Mengoptimalkan Social Media Marketing
    6. 6. Memanfaatkan Google Business Profile
    7. 7. Affiliate Marketing
    8. 8. Menggandeng Influencer
  6. Kesimpulan

Di era disrupsi saat ini, hampir di setiap aspek kehidupan telah memanfaatkan teknologi dengan sebaik mungkin. Teknologi mampu untuk mempercepat proses produksi, memperluas jangkauan pasar, hingga dapat mempermudah workflow suatu pekerjaan.

Istilah internet marketing menjadi sangat populer akhir-akhir ini, dengan banyak sekali pelaku industri dan bisnis yang bermain di ranah pasar global dengan memanfaatkan jaringan internet.

Oleh karena itu, kami akan membahas terkait apa itu internet marketing beserta jenis dan manfaatnya. Selain itu, juga akan memberikan beberapa informasi mengenai perbedaannya dengan digital marketing sebenarnya. Yuk, simak!

Pengertian Internet Marketing

Secara umum, internet marketing adalah salah satu jenis atau strategi pemasaran yang memanfaatkan media internet sebagai sarana utama dalam mempromosikan suatu produk.

Banyak sekali jenis-jenis dari internet marketing sendiri, mulai dari email marketing, media sosial, website, blog, dan lain sebagainya. Jadi, Anda dapat memanfaatkannya untuk kebutuhan meningkatkan brand produk atau personal identity.

Jenis pemasaran ini juga dapat dikenal sebagai Online Marketing, yang berarti mengembangkan strategi bisnis dengan menggunakan bantuan internet secara online untuk menjangkau target market yang lebih luas daripada melakukan promosi secara konvensional.

Perbedaan Internet Marketing dan Digital Marketing

Internet Marketing

Internet Marketing (from Freepik)

Selain istilah dari internet marketing sendiri, saat ini juga muncul definisi yang cukup familiar, yaitu digital marketing.

Lantas, apa perbedaan dari kedua istilah tersebut? Secara garis besar, internet marketing merupakan strategi pemasaran melalui internet.

Sedangkan digital marketing merupakan sistem pemasaran yang dilakukan untuk mendapatkan customer dan konsumen secara cepat melalui berbagai media digital, baik yang terhubung ke internet seperti website dan media sosial maupun yang tidak, seperti SMS, papan iklan digital, dan iklan di televisi digital.

Jadi, goals yang dicapai dari dua pengertian tersebut sama, namun yang membedakannya adalah dari sisi cakupan dan target pasar yang dicapai.

Jika online marketing lebih banyak menggunakan media internet, maka digital marketing mempunyai scope yang lebih luas lagi.

Digital marketing memanfaatkan berbagai perangkat teknologi digital yang ada saat ini untuk menjangkau user sebanyak mungkin tanpa batasan waktu dan tempat.

Tujuan Internet Marketing

Setelah mengetahui maknanya, selanjutnya Anda harus mengenal tujuan dari penggunaan strategi pemasaran ini.

Mengapa Anda harus menggunakan internet marketing untuk menunjang bisnis Anda? Sebab, semakin banyak konsumen yang mencari informasi, membandingkan produk, hingga bertransaksi secara online.

Sehingga, dengan memasarkan produk atau layanan usaha Anda melalui internet, maka dapat meningkatkan kemungkinan untuk mendapatkan konsumen yang lebih luas dengan skala global.

Anda dapat mengoptimalkan pemasaran Anda tidak hanya menggunakan teknik konvensional saja, namun pastikan juga untuk mengintegrasikannya secara online untuk membangun kredibilitas dan authority dari marketing channel Anda.

Manfaat Penerapan Internet Marketing pada Bisnis

Berikut ini merupakan beberapa manfaat dan kegunaan dari implementasi internet marketing, diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Tidak Memerlukan Modal yang Besar

Pertama, dengan menggunakan internet marketing yang tepat Anda tidak membutuhkan modal yang terlalu besar.

Sehingga, pengeluaran dapat diminimalisir untuk keperluan yang lebih penting. Gunakanlah teknik SEO untuk mendukung performa dari website agar mampu bersaing di halaman pertama Google.

2. Menjangkau Skala Bisnis yang Lebih Luas

Kedua, mampu untuk menjangkau dan menyentuh user yang tidak dapat diperoleh ketika Anda menggunakan metode promosi konvensional. Dengan menggunakan media internet, hal tersebut mampu dicapai secara cepat, akurat, dan mudah.

Sebelum itu, pastikan untuk melakukan riset terkait bisnis dan kompetitor Anda agar langkah yang diambil telah sesuai dengan hasil yang maksimal.

3. Optimasi dapat Terukur dengan Aktivitas Marketing yang Mudah

Terakhir, keuntungan dari penggunaan internet marketing sendiri adalah memberikan hasil evaluasi berupa data kuantitatif, seperti jumlah kunjungan, klik, dan konversi.

Sehingga, Anda dapat mengukur dengan lebih jelas apakah proses bisnis yang Anda terapkan telah sesuai dengan effort yang dikeluarkan atau tidak.

Strategi Internet Marketing

Berikutnya, kita akan membahas mengenai beberapa jenis atau strategi pemasaran yang dapat Anda gunakan untuk mendukung kampanye bisnis perusahaan dan organisasi.

Internet Marketing

Internet Marketing (from Freepik)

1. Mengembangkan Website

Bentuk strategi pemasaran yang dapat Anda gunakan adalah dengan membuat sebuah website untuk mengenalkan produk atau profil perusahaan Anda (company profile).

Langkah ini terbilang efektif, karena Anda dapat memperkenalkan kepada publik produk atau solusi yang ditawarkan, serta layanan apa saja yang diberikan oleh perusahaan.

Proses pengembangan website tidaklah sulit saat ini, Anda juga tidak perlu belajar terlalu detail mengenai bahasa pemrograman.

Cukup dengan menggunakan CMS (Content Management System) saja, Anda telah dapat membuat website sendiri. Contoh CMS yang sering digunakan adalah WordPress, Drupal, dan Joomla.

Setelah berhasil membuat tampilan website yang menarik, jangan lupa untuk mengoptimasi situs tersebut dengan menggunakan teknik SEO yang tepat.

Dengan menerapkan konsep SEO yang benar, maka dapat meningkatkan persentase keberhasilan halaman web Anda untuk dapat masuk pada halaman pertama di mesin pencarian Google.

2. Optimasi SEO dan SEM

Selanjutnya, Anda juga dapat memanfaatkan strategi optimalisasi website dengan metode SEO dan SEM. Jadi bagi Anda yang belum familiar dengan keduanya, akan kami bahas secara singkat.

SEO (Search Engine Optimization) adalah teknik untuk mengoptimalkan suatu halaman web agar dapat masuk ke halaman pertama hasil pencarian Google.

Penerapan SEO ini bertujuan untuk mendapatkan pengunjung secara organik (organic traffic). Anda tidak perlu membayar per klik jika memanfaatkan SEO sebagai sarana memperkenalkan produk atau usaha Anda secara berkelanjutan, meskipun hasilnya umumnya baru terlihat setelah beberapa bulan.

Kemudian, SEM atau Search Engine Marketing dalam konteks ini adalah strategi pemasaran berbayar di mesin pencari, misalnya melalui Google Ads, untuk mendapatkan pelanggan secara cepat. Berbeda dengan SEO yang mengandalkan hasil organik, SEM menampilkan iklan di halaman hasil pencarian.

Jika Anda ingin mencoba dengan menerapkan SEM, pastikan untuk memiliki modal yang cukup dan telah melakukan riset kompetitor terlebih dahulu.

3. Membuat Halaman Blog

Jika Anda ingin mendapatkan pengunjung yang lebih banyak dan membagikan beberapa informasi dan berita teraktual, maka tidak ada salahnya jika Anda membuat konten artikel dalam sebuah blog. Langkah ini dapat membantu menarik minat pembaca untuk masuk pada situs Anda.

Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah mencari keyword yang sedang trend saat ini, gunakan berbagai tools gratis yang ada, seperti Google Trends, Ubersuggest, Google Keyword Planner, dan lain sebagainya.

Selanjutnya, buatlah konten yang menarik dan tidak mengandung duplikasi informasi dengan halaman blog yang lain (unique).

Dan terakhir, setelah menyelesaikan beberapa artikel, jangan lupa untuk selalu mengoptimasi setiap page yang ada agar tetap pada SERP Google dan dapat bersaing dengan website kompetitor. Anda juga dapat merekrut penulis atau content writer jika dirasa cukup kesusahan dalam menulis sebuah artikel.

4. Menerapkan Email Marketing

Email marketing merupakan bentuk pemasaran yang dilakukan dengan mengirimkan pesan email kepada pelanggan atau calon pelanggan yang telah memberikan izin, biasanya menggunakan layanan email marketing khusus. Strategi ini terbilang cukup efektif untuk mendatangkan audiens dari internet.

Cara untuk menggunakan email marketing ini adalah dengan membuat email notifikasi yang mencantumkan beberapa konten atau produk marketing bisnis Anda.

Setelah itu, jika audiens tertarik, maka otomatis akan menekan tombol atau button yang ada pada pesan tersebut dan akan menuju pada website utama.

Proses ini membutuhkan sentuhan teknik copywriting yang tepat untuk dapat mempengaruhi user untuk masuk pada halaman web Anda.

5. Mengoptimalkan Social Media Marketing

Berikutnya, Anda juga dapat menargetkan pengguna internet melalui media sosial. Langkah ini juga cukup efektif untuk meningkatkan engagement bisnis Anda.

Beberapa media sosial yang saat ini cukup efisien untuk menjalankan kampanye bisnis adalah X (dulu Twitter), Instagram, Facebook, TikTok, LinkedIn, dan YouTube.

Anda dapat membuat konten yang lebih padat, jelas, dan menarik melalui social media. Gunakanlah infografis atau menyediakan informasi menarik dan terupdate seputar teknologi, atau informasi yang lain.

Salah satu fitur yang dapat Anda manfaatkan adalah mempromosikan melalui iklan, seperti pada X Ads, Facebook Ads, atau Instagram Ads.

6. Memanfaatkan Google Business Profile

Selanjutnya, Anda dapat memanfaatkan platform gratis yang disediakan oleh Google, yaitu Google Business Profile atau Profil Bisnis Google, yang dulu bernama Google My Business (Google Bisnisku). Panduan lengkapnya bisa Anda baca di artikel cara membuat Google Bisnis.

Platform ini menyediakan berbagai informasi terkait nama perusahaan, alamat, nomor telepon, email, dan bahkan peta lokasi geografis dari kantor tersebut.

Ini merupakan salah satu bentuk untuk mendapatkan target user yang lebih luas dan spesifik pada layanan Anda.

7. Affiliate Marketing

Anda dapat menggunakan affiliate marketing untuk berkolaborasi dengan pelanggan sebagai pemasar. Dalam strategi pemasaran ini, Anda dapat memberikan link referral kepada anggota program afiliasi Anda.

Mereka kemudian harus menempatkan tautan rujukan ini di konten situs web, blog, video, atau jejaring sosial mereka.

Setiap kali seseorang membeli produk atau layanan Anda melalui link, anggota program afiliasi menerima komisi yang dapat dibayarkan secara berkala.

8. Menggandeng Influencer

Strategi berikutnya adalah menggandeng influencer atau orang yang berpengaruh. Agar tidak salah dalam memilih influencer yang ingin diajak berkolaborasi, Anda harus mengetahui kategorinya terlebih dahulu.

Pembagian yang umum dipakai adalah sebagai berikut (batas jumlah pengikut bisa berbeda antarsumber):

  • Nano-influencer memiliki sekitar 1.000 hingga 10.000 pengikut. Audiensnya kecil, tetapi biasanya dekat dan sangat tersegmentasi.
  • Mikro-influencer memiliki sekitar 10.000 hingga 100.000 pengikut dan sering kali menargetkan audiens di segmen tertentu. Jika bisnis Anda memiliki target pasar yang spesifik, nano atau mikro-influencer bisa menjadi pilihan.
  • Influencer makro adalah influencer yang memiliki sekitar 100.000 hingga 1 juta pengikut. Dengan jumlah pengikut yang besar, makro influencer adalah pilihan jika Anda menginginkan audiens pemasaran yang lebih besar. Selain itu, berkolaborasi dengan influencer dalam kategori ini dapat memberikan kesan eksklusif pada brand Anda.
  • Mega-influencer adalah orang-orang terkenal dengan lebih dari 1 juta pengikut. Influencer dalam kategori ini tentunya memiliki jangkauan pemasaran yang sangat luas.

Kesimpulan

  • Internet marketing adalah strategi pemasaran yang digunakan dengan menggunakan bantuan internet sebagai sarana utama dalam mempromosikan dan mengenalkan produk secara online.
  • Beberapa jenis strategi pemasaran yang digunakan antara lain SEO, SEM, blog, website, email, Google Business Profile, dan media sosial.
  • Jadi, online marketing ini merupakan salah satu channel dari digital marketing yang dapat Anda gunakan untuk menunjang proses bisnis.

Yuk, mulai bangun strategi pemasaran Anda melalui website dan dapatkan traffic organik. Konsultasikan kebutuhan Anda!

Muhammad Robith Adani

Ditulis oleh

Muhammad Robith Adani

SEO & Content Specialist

SEO Specialist at Sitespirit, interested in programming, data, writer, SEO, and website optimization.

LinkedIn →

Ditinjau oleh Muhammad Robith Adani, SEO & Content Specialist pada

Informasi Terkait

ARTIKEL LAINNYA

Ikuti Update Informasi dari Sitespirit!

Cantumkan email Anda untuk mendapatkan informasi penawaran terbaik, update berita dan artikel, serta portofolio dari Sitespirit.