Dapatkan penawaran menarik sekarang
Sitespirit
Sitespirit

Apa itu Server Website? Ini Fungsi, Cara Kerja, Komponen, & Jenisnya

Nandya Amalia Dewi Ditinjau oleh Muhammad Robith Adani Diperbarui: 8 menit baca

Jawaban Singkat

Server atau peladen adalah perangkat keras, perangkat lunak, atau gabungan keduanya yang menyediakan layanan seperti halaman web, file, email, dan database kepada komputer lain yang disebut client.

  • Fungsi server meliputi menyimpan data, melayani permintaan client, mengelola lalu lintas transfer data, menjalankan layanan keamanan seperti autentikasi dan enkripsi, serta menyediakan database.
  • Jenis server antara lain web, file, proxy, DNS, mail, database, dan FTP server; web server seperti Apache dan Nginx menjawab permintaan browser untuk menampilkan halaman website.

Ditinjau oleh Muhammad Robith Adani Didukung 3 sumber

Daftar Isi
  1. Apa itu Server Website?
  2. Fungsi Server Website
    1. 1. Menyimpan Data atau Informasi
    2. 2. Melayani Permintaan Komputer Klien
    3. 3. Mengelola Lalu Lintas Transfer Data
    4. 4. Menjalankan Layanan Keamanan
    5. 5. Menyediakan Database
  3. Cara Kerja Server Website
  4. Struktur Server Website
    1. 1. Mainframe atau Minicomputer (AS/400)
    2. 2. Computer Hardware Server
    3. 3. Blade Server
    4. 4. Blade Enclosure
    5. 5. Virtual Server
  5. Komponen Server Website
    1. 1. Hardware
    2. 2. OS (Operating System)
  6. Jenis-Jenis Server Website
    1. 1. File Server
    2. 2. Proxy Server
    3. 3. Application Server
    4. 4. DNS Server
    5. 5. Mail Server
    6. 6. Web Server
    7. 7. Virtual Server
    8. 8. Game Server
    9. 9. Database Server
    10. 10. Print Server
    11. 11. DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) Server
    12. 12. FTP (File Transfer Protocol) Server
  7. Kesimpulan

Mungkin Anda sudah tidak asing dengan istilah server dalam dunia IT. Namun, tahukah Anda apa itu server?

Secara sederhana, server adalah komputer atau program yang menyediakan layanan dan data bagi komputer lain (client) melalui jaringan, termasuk internet.

Pada artikel ini, kita akan membahas lebih luas tentang server, mulai dari pengertiannya, seperti cara kerja, fungsi, serta jenis-jenisnya. Jadi, simak terus artikel ini sampai habis!

Apa itu Server Website?

Server yang dalam bahasa Indonesia disebut peladen adalah perangkat keras, perangkat lunak, atau kombinasi keduanya yang menyediakan layanan, seperti halaman web, file, email, atau database, kepada komputer lain yang disebut client.

Dengan kata lain, peladen sendiri memiliki arti sebagai komputer pusat yang menjadi tempat komputer lain mendapatkan informasi. Jadi, tugas utama peladen adalah menyediakan informasi yang diminta oleh pengguna secara cepat.

Nah, untuk bentuknya sendiri, peladen bisa berupa perangkat lunak (software), perangkat keras (hardware), atau virtual machine.

Bentuk hardware biasanya berupa rangkaian komputer yang berukuran besar yang memuat banyak processors dan RAM.

Fungsi Server Website

Selain tugas utamanya untuk menyediakan informasi kepada client, apa saja fungsi peladen? Berikut penjelasannya:

1. Menyimpan Data atau Informasi

Fungsi peladen paling utama, yaitu menyimpan data atau informasi yang dikirimkan dan dibutuhkan oleh pengguna atau client.

Oleh karena itu, peladen harus memiliki kapasitas yang besar agar klien bisa mengakses datanya dengan mudah tanpa harus bertabrakan dengan pengguna lain.

2. Melayani Permintaan Komputer Klien

Fungsi selanjutnya, yaitu melayani permintaan dari komputer klien agar bisa diproses. Namun, perlu diketahui bahwa, tidak semua permintaan klien diproses oleh peladen.

Untuk beberapa permintaan yang sering diajukan oleh klien, biasanya akan diproses menggunakan cache. Cache sendiri merupakan teknologi yang menyimpan data website yang sering diminta pengguna.

Dengan adanya teknologi ini, proses permintaan data yang diajukan oleh klien bisa dilakukan dengan lebih cepat dan efisien.

3. Mengelola Lalu Lintas Transfer Data

Di dunia modern ini, sebagian masyarakat telah menggunakan internet untuk mengakses website maupun aplikasi.

Jadi, permintaan akses website atau aplikasi bisa dilakukan oleh banyak pengguna sekaligus dalam waktu yang bersamaan.

Nah, di sinilah peladen hadir untuk mengatur lalu lintas transfer data yang diminta oleh klien agar tidak bertabrakan dan tetap bisa diakses dengan mudah.

4. Menjalankan Layanan Keamanan

Peladen juga dapat menjalankan layanan keamanan, seperti autentikasi pengguna, pengaturan hak akses, dan enkripsi koneksi (misalnya HTTPS).

Pemeriksaan lalu lintas dan pemblokiran alamat IP yang mencurigakan, misalnya yang membawa ancaman malware, sebenarnya merupakan tugas firewall atau web application firewall (WAF). Perangkat lunak ini bisa dipasang di server itu sendiri atau di depannya untuk melindungi data dan layanan yang ada.

5. Menyediakan Database

Nah, fungsi yang terakhir, yaitu menyediakan database yang dapat diakses dan diolah oleh para pengguna.

Dengan fungsi ini, perusahaan bisa menerapkan big data yang bisa dimanfaatkan untuk mengembangkan bisnis.

Cara Kerja Server Website

Setelah memahami pengertian dan fungsi peladen, mungkin Anda kini penasaran terkait dengan cara kerjanya.

Sederhananya, perangkat yang digunakan sebagai peladen harus dikonfigurasi untuk bisa menerima permintaan client pada koneksi jaringan.

Ketika client membutuhkan sebuah data, maka client tersebut akan mengirimkan melalui jaringan. Kemudian, peladen akan menerima permintaan tersebut dan memberikan respons dengan informasi yang sesuai.

Sebuah peladen akan sering menerima banyak pekerjaan, seperti melakukan verifikasi, memastikan client memiliki izin untuk mengakses data yang diminta, dan memformat atau mengembalikan respons dalam format yang diharapkan.

Struktur Server Website

Kini, terdapat banyak struktur peladen dan perangkat keras. Untuk memahaminya lebih lanjut, simak penjelasan berikut ini:

1. Mainframe atau Minicomputer (AS/400)

Pertama, ada Mainframe atau Minicomputer. Struktur ini bertanggungjawab menangani hampir semua interaksi komputasi.

Namun, mainframe tidak menangani interaksi dengan pengguna layar dan keyboard, karena hal tersebut dilakukan oleh komputer client.

2. Computer Hardware Server

Dalam banyak hal, struktur ini tidak lebih dari komputer desktop yang lebih besar dan kuat. Biasanya, struktur semacam ini memiliki harga yang lebih mahal karena bisa menyimpan banyak memori.

3. Blade Server

Seiring dengan berjalannya waktu, peladen yang awalnya besar, kini diperkecil, sehingga ukurannya menjadi lebih kecil dan tipis. Nah, peladen dengan bentuk seperti inilah yang dikenal sebagai blade server.

4. Blade Enclosure

Blade enclosure atau sasis blade adalah wadah yang menampung beberapa blade server sekaligus beserta catu daya, pendingin, dan koneksi jaringan bersama. Komponen di dalamnya umumnya dapat ditukar saat sistem masih berjalan (hot-swap).

5. Virtual Server

Struktur virtual masih membutuhkan sebuah perangkat keras untuk menjalankan proses hypervisor. Dalam beberapa kasus, perangkat keras tersebut tersebar di peladen jenis blade, penyimpanan jaringan, dan catu daya.

Komponen Server Website

Server rack untuk memahami apa itu server

Server Rack (Foto: Unsplash)

Peladen tentu masih membutuhkan komponen untuk berjalan. Berikut merupakan komponen-komponennya.

1. Hardware

Pada komponen hardware, umumnya terbuat dari sebuah rack mount chassis yang berisi catu daya, sebuah board sistem, satu atau lebih CPU, memori, penyimpanan, dan network interface.

Beberapa hardware yang digunakan mendukung out-of-band management, yang memungkinkan pengelolaan dan pemantauan server di low-level secara independen dari sistem operasi.

Sistem out-of-band management ini dapat digunakan untuk mengatur on dan off sebuah peladen, menginstal sistem operasi, dan melakukan pemantauan kesehatan secara jarak jauh.

2. OS (Operating System)

Komponen lainnya adalah OS atau sistem operasi. Sebuah sistem operasi, seperti Windows Server atau Linux, berperan untuk menjalankan sebuah aplikasi.

Sistem operasi memberikan akses aplikasi ke hardware resources yang dibutuhkan dan mengizinkan konektivitas jaringan.

Jenis-Jenis Server Website

Berdasarkan fungsinya, peladen terbagi menjadi beberapa jenis, di antaranya yaitu:

1. File Server

Jenis file berperan sebagai pengelola dan tempat penyimpanan data-data komputer di sebuah jaringan, seperti dokumen, gambar, musik, video, dan sebagainya.

Selain itu, peladen jenis ini juga berperan mengatur komunikasi dan informasi antar komputer. Penggunaannya dapat dijumpai di kantor atau warnet.

2. Proxy Server

Proxy dapat membantu Anda saat berselancar di internet dengan mengubah data yang Anda kirimkan, seperti alamat IP.

Selain itu, jenis ini juga dapat membantu enkripsi data Anda agar tidak mudah terbaca oleh pihak lain dan memblokir web page tertentu berdasarkan alamat IP.

3. Application Server

Jenis peladen ini menjalankan logika aplikasi yang membutuhkan banyak sumber daya (resource-intensive) dan digunakan bersama oleh banyak pengguna, misalnya aplikasi bisnis atau aplikasi web.

4. DNS Server

Domain Name System (DNS) adalah jenis yang menyediakan resolusi nama untuk komputer client. Sistem DNS bekerja ketika client membutuhkan alamat sistem.

Saat ini terjadi, maka sistem akan mengirimkan permintaan DNS menggunakan nama resource yang diinginkan dan selanjutnya akan memberikan respons dengan alamat IP yang diperlukan dari tabel namanya.

5. Mail Server

Mail server bekerja dengan cara menerima e-mail yang dikirim ke Anda dan menyimpannya sampai diminta oleh client atas nama Anda.

6. Web Server

Web server adalah jenis istimewa yang dapat menampung program dan data yang diminta pengguna di internet.

Ia akan merespons permintaan dari browser yang sedang berjalan di komputer client untuk web page atau layanan website lainnya. Contoh perangkat lunak web server yang umum digunakan adalah Apache, Nginx, dan Microsoft Internet Information Services (IIS).

7. Virtual Server

Peladen virtual ada seperti yang didefinisikan dalam perangkat lunak khusus yang disebut hypervisor. Setiap hypervisor bisa menjalankan ratusan atau ribuan peladen sekaligus.

Hypervisor menyajikan perangkat keras virtual ke peladen yang seolah-olah itu adalah perangkat fisik yang nyata.

Jenis ini menggunakan perangkat keras virtual yang kemudian hypervisor akan meneruskan kebutuhan komputasi dan menyimpannya ke perangkat keras yang nyata.

8. Game Server

Game server merupakan pusat permainan online yang menghubungkan para pemain, menyimpan status permainan, dan menyinkronkan aksi setiap pemain agar semuanya melihat kondisi permainan yang sama.

Secara umum, ada dua model game server, yaitu dedicated server dan listen server. Dedicated server berjalan di mesin khusus yang tidak dipakai untuk bermain, biasanya dikelola pengembang game atau penyedia hosting. Sementara itu, listen server dijalankan di komputer salah satu pemain yang sekaligus ikut bermain.

Sebagai contoh, game multipemain seperti Minecraft menyediakan perangkat lunak dedicated server yang bisa dijalankan sendiri oleh pemain atau komunitas.

9. Database Server

Peladen database adalah server yang menjalankan sistem manajemen basis data (DBMS) untuk menyimpan, mengelola, dan merespons berbagai permintaan data dari aplikasi atau client. Contoh DBMS yang umum digunakan antara lain MySQL, MariaDB, dan PostgreSQL yang banyak dipakai untuk website, serta Oracle Database dan Microsoft SQL Server.

10. Print Server

Print server adalah server, baik berupa perangkat maupun perangkat lunak, yang mengelola dan mendistribusikan pekerjaan cetak ke printer di jaringan. Peladen jenis ini juga memiliki fungsi untuk memberikan tanggapan atas permintaan cetak dari client.

11. DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) Server

DHCP adalah perangkat yang memiliki fungsi mengatur dan memberikan alamat IP ke komputer milik client secara otomatis.

DHCP juga memiliki fungsi lain, yaitu melakukan pembaruan terhadap konfigurasi atau melakukan perubahan alamat IP.

Biasanya, DHCP digunakan dalam skala jaringan besar untuk memproses permintaan client yang banyak secara bersamaan, sehingga proses administrasi dari jaringan lebih mudah dan praktis.

12. FTP (File Transfer Protocol) Server

Jenis yang terakhir adalah File Transfer Protocol, yaitu sebuah sistem yang dirancang untuk terhubung ke server agar pengguna dapat mengunduh dan mengunggah file.

Jenis ini juga dapat dimanfaatkan untuk mengirimkan file yang berukuran besar ke web hosting. Jenis peladen FTP sendiri terhubung dengan file server dan menyediakan layanan untuk memindahkan, mengunduh, dan mengunggah file menggunakan internet.

Kesimpulan

Jadi, peladen atau server adalah perangkat keras atau perangkat lunak yang menyediakan layanan bagi pengguna atau client, mulai dari halaman web, file, email, hingga database.

Dari penjelasan di atas, dapat diketahui bahwa peladen ini memiliki banyak jenis, salah satunya yaitu web server.

Di mana jenis peladen satu ini penting untuk Anda yang memiliki website, karena kualitasnya akan memengaruhi performa website.

Di samping itu, ada juga beberapa hal lain yang bisa memengaruhi performa website Anda, seperti error dan bug.

Untuk memastikan bahwa performa situs web tetap terjaga, gunakan Jasa Maintenance Website oleh Sitespirit. Jika Anda tertarik dengan layanan kami, silakan menghubungi kontak Sitespirit untuk info selengkapnya. Let’s Get Started!

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa saja komponen server?

Server terdiri dari hardware dan sistem operasi. Hardware umumnya berupa rack mount chassis berisi catu daya, board sistem, CPU, memori, penyimpanan, dan network interface, sedangkan sistem operasi seperti Windows Server atau Linux menjalankan aplikasi.

Bagaimana cara kerja server saat client meminta data?

Client mengirim permintaan melalui jaringan, lalu server menerimanya, memverifikasi izin akses bila diperlukan, dan memberi respons berupa informasi yang diminta dalam format yang diharapkan.

Apa fungsi server dalam jaringan?

Server menyediakan layanan dan data bagi komputer client. Fungsinya mencakup menyimpan data, melayani permintaan, mengatur lalu lintas data agar tidak bertabrakan, menjalankan layanan keamanan, dan menyediakan database.

Apakah server selalu berupa perangkat fisik?

Tidak. Server bisa berupa hardware, software, atau virtual machine. Server virtual dijalankan oleh hypervisor di atas perangkat keras nyata dan tampil seperti server fisik.

Referensi

  1. National Institute of Standards and Technology (NIST), CSRC (2026). Server (Glossary)
  2. MDN Web Docs (Mozilla) (2025). What is a web server?
  3. Internet Engineering Task Force (IETF) (2022). HTTP Semantics (RFC 9110)

Layanan Sitespirit yang Berkaitan

Punya pertanyaan tentang topik ini? Chat WhatsApp atau isi formulir konsultasi.

Nandya Amalia Dewi

Ditulis oleh

Nandya Amalia Dewi

Since I often becoming a part of the social media team and now we are living in digitalization era, I am getting more interest in digital marketing in social media. I am able to create copywriting and content writing.

LinkedIn →

Ditinjau oleh Muhammad Robith Adani, SEO & Content Specialist pada

Informasi Terkait

ARTIKEL LAINNYA

Ikuti Update Informasi dari Sitespirit!

Cantumkan email Anda untuk mendapatkan informasi penawaran terbaik, update berita dan artikel, serta portofolio dari Sitespirit.