Dengan penerapan yang tepat, pelanggan tidak hanya bertambah, tetapi konversi penjualan juga meningkat. Sebagai tahap awal, artikel ini akan menjelaskan konsep keduanya, keuntungan, dan waktu penerapannya yang tepat.
Apa Itu Multi Channel Marketing
Multichannel adalah kegiatan menggunakan beberapa media dalam waktu bersamaan. Salah satunya adalah ketika melakukan pemasaran. Oleh karena itu, kegiatan ini disebut sebagai multichannel marketing, yakni penggunaan beberapa saluran untuk memasarkan produk atau jasa.
Jadi, fokusnya ada pada saluran-saluran yang digunakan. Tujuannya adalah agar brand dapat menjangkau audiens lebih luas, terlepas dari perangkat, teknologi, maupun saluran yang mereka gunakan.
Dalam praktiknya, menerapkan pemasaran multichannel bukan sekadar langsung menggunakan beberapa saluran dan mengunggah konten pemasaran.
Contoh strategi multichannel marketing adalah pemasaran yang dilakukan brand Apple. Mereka melakukan pemasaran melalui toko offline (tersebar di berbagai negara) dan online (website resmi Apple, Amazon, eBay, Shopee) serta promosi melalui sejumlah media, seperti iklan televisi, cetak, situs web, media sosial, dan lain sebagainya. Tujuannya adalah agar Apple dapat menargetkan produk atau layanan ke pelanggan mereka.
Apa Itu Omnichannel Marketing

Omnichannel marketing merupakan tahap lanjutan dari multichannel. Dalam konsep ini, merek tidak hanya menggunakan berbagai saluran secara bersamaan, tetapi juga terhubung satu sama lain. Apa kelebihan omnichannel marketing?
- Memperbesar peluang produk atau layanan ditemukan hingga dibeli oleh pelanggan.
- Memperbesar peluang menarik pelanggan baru.
- Merek dapat membuat pemasaran yang lebih personal, karena menyimpan data pelanggan lebih banyak dari berbagai saluran.
- Memberikan informasi kepada merek kapan harus menambah atau mempertahankan stok melalui data engagement saluran.
Perbedaan Multi Channel Marketingdan Omnichannel
Untuk mengetahui lebih jelas bagaimana konsep kedua strategi marketing ini, berikut perbedaan multichannel dan omnichannel marketing.
| Multi Channel Marketing | Omnichannel Marketing | |
| Fokus | Cenderung fokus pada produk | Berfokus pada pelanggan |
| Integrasi saluran komunikasi | Saluran tidak terintegrasi, sehingga dapat dioperasikan secara terpisah. | Saluran terintegrasi dalam satu platform, sehingga perusahaan dapat mengelola interaksi dengan pelanggan lebih mudah. |
| Tujuan penggunaan | Mendorong peningkatan jumlah pelanggan. | Pengalaman dan loyalitas pelanggan meningkat. |
Keuntungan Multi Channel Marketing
1. Jangkauan dan Visibilitas Meningkat
Setiap pelanggan memiliki preferensi saluran mereka masing-masing. Membuat kampanye pemasaran di beberapa saluran memungkinkan merek memperluas jangkauan secara organik dan membangun hubungan yang kuat dengan pelanggan.
2. Pengalaman Pelanggan Lebih Personal
Saluran yang berbeda-beda dapat dimanfaatkan oleh merek untuk menyampaikan pesan yang sama secara konsisten. Hal ini dapat menjadi pendekatan efektif agar pelanggan merasa ‘diperhatikan.’ Kuncinya adalah membuat pesan yang disampaikan kepada pelanggan saling berkesinambungan antar saluran.
Misalnya, di Instagram pelanggan melihat promo tertentu, lalu mereka juga mendapat email dengan penawaran serupa. Begitu juga ketika mereka membuka website, promo tersebut juga muncul di halaman.
3. Angka Keterlibatan dan Konversi Lebih Tinggi
Sebelum sampai pada keputusan pembelian, pelanggan akan melakukan berbagai perbandingan antar merek. Pemasaran multichannel yang dijalankan oleh sebuah merek memungkinkan peluang ‘dipilih’ pelanggan lebih besar.
Merek dapat membawa pelanggan pada produk atau layanan mereka melalui iklan media sosial, email dengan diskon, hingga situs web. Ketika semua saluran dimanfaatkan dengan baik, upaya ini dapat meningkatkan konversi pembelian.
4. Data dan Wawasan Lebih Kaya
Setiap saluran bisa dimanfaatkan untuk menganalisis perilaku pelanggan. Hasilnya dapat digunakan untuk membuat strategi pemasaran yang lebih personal atau mengoptimalkan konten pemasaran yang sudah ada.
5. Merek Lebih Dikenal dan Dipercaya
Keberadaan merek di berbagai saluran, membuat visibilitas merek menonjol, lebih dikenali, dan dapat dipercaya di mata konsumen.
Keuntungan Strategi Omnichannel
1. Informasi Produk atau Layanan Mudah Dilacak
Dengan saluran yang terintegrasi, pelanggan dapat mengecek detail produk, informasi stok, dan toko yang masih menyediakan produk atau layanan tersebut. Kondisi ini memungkinkan pelanggan mendapat apa yang mereka cari dan merek tidak kehilangan pelanggan potensial.
2. Transaksi Fleksibel
Pelanggan dapat memesan produk di toko online dan menyelesaikan pembayaran di toko offline atau sebaliknya.
3. Data Pelanggan Terpusat
Dalam mengelola atau mencari pelanggan potensial, merek tidak perlu berpindah aplikasi untuk mendapatkan data. Riwayat percakapan hingga status pesanan dapat dilacak lebih mudah.
4. Identifikasi Pola Pembelian dan Penawaran Produk Lebih Mudah
Omnichannel memungkinkan setiap saluran saling terhubung dan terintegrasi. Hal ini membuat merek mendapatkan data pelanggan, identifikasi pola pembelian, hingga membuat penawaran produk dengan lebih mudah dan relevan.
5. Pengambilan Keputusan Berbasis Data
Data dari semua saluran yang terpusat, dapat digunakan untuk mengambil keputusan yang akurat. Mulai dari tren perilaku pelanggan, performa saluran, perjalanan pelanggan, preferensi dan personalisasi, data transaksi, hingga interaksi layanan.
Kapan Sebaiknya Menggunakan Multi Channelatau Omnichannel dalam Bisnis
Strategi multichannel dapat digunakan ketika sebuah merek ingin memperluas jangkauan pelanggan mereka. Menggunakan platform yang terpisah memungkinkan merek menemukan lebih banyak pelanggan, baik melalui website, media sosial, marketplace, maupun toko offline.
Sementara strategi omnichannel dapat digunakan ketika merek tidak hanya sekadar ingin jualan, tetapi juga membangun hubungan yang lebih dalam dengan pelanggan.
Misalnya, dalam perusahaan jasa keuangan seperti BCA, Mandiri, atau BNI. Mereka membangun hubungan dengan pelanggan dengan menampung semua keluhan mereka, baik melalui email, live chat, media sosial, dan telepon.
Semua data percakapan mereka tersimpan dalam sistem, sehingga ketika mereka menyampaikan keluhan melalui telepon lalu berpindah ke media sosial, customer service dapat melanjutkan penanganan keluhan tersebut.
Penutup
Perbedaan multi channel dan omnichannel marketing di atas dapat menjadi parameter bagi pemilik bisnis untuk mengetahui sampai mana perkembangan bisnisnya. Ketika bisnis masih berfokus pada penjualan dan menjangkau lebih banyak pelanggan, menerapkan multi channel bisa jadi langkah yang tepat.
Namun ketika ingin membangun hubungan lebih dekat dengan pelanggan, menerapkan strategi omnichannel dapat menjadi langkah yang efektif.
Untuk memastikan produk atau layananmu dapat ditemukan oleh pelanggan, gunakan layanan jasa SEO Sitespirit untuk mengoptimalkan saluran dan konten pemasaran. SEO bekerja melalui pemanfaatan kata semantik serta tautan yang saling terhubung, sehingga ketika pelanggan mencari merek di mesin pencari, berbagai channel yang digunakan dapat muncul secara optimal. Ingin tahu lebih banyak? Konsultasikan kebutuhan bisnismu dengan tim kami.



