Jawaban Singkat
Google Trends adalah fitur milik Google yang menampilkan popularitas kata kunci atau topik tertentu di Google, sehingga berguna untuk riset keyword dan perencanaan konten.
- Cara menggunakannya: buka Google Trends, ketik kata kunci di kolom pencarian, lalu atur filter lokasi, waktu, kategori, dan tipe penelusuran sebelum menganalisis grafiknya.
- Angka di Google Trends adalah minat relatif skala 0 sampai 100, bukan jumlah pencarian absolut, jadi gunakan untuk membandingkan tren dan siklus musiman kata kunci.
Ditinjau oleh Muhammad Robith Adani Didukung 3 sumber
Daftar Isi
Google Trends adalah fitur milik Google yang menampilkan tren popularitas kata kunci atau topik dari waktu ke waktu, sehingga bisa dipakai untuk riset kata kunci langsung dari data pencarian Google. Ada banyak tools yang bisa digunakan untuk riset kata kunci, salah satunya Google Trends. Apakah Anda sudah tahu bagaimana cara menggunakan Google Trends?
Sebetulnya, cara menggunakan Google Trends tidaklah sulit karena tampilannya ramah pengguna, sehingga Anda tidak akan merasa kebingungan.
Namun, jika masih kesulitan menggunakan tools SEO dari Google ini, Anda tak perlu khawatir, karena artikel ini akan memberikan penjelasannya untuk Anda.
Jadi, tanpa perlu berlama-lama lagi, mari simak langkah-langkah menggunakan Google Trends untuk riset kata kunci berikut ini!
Apa itu Google Trends?
Sebelum membahas tentang cara menggunakan Google Trends, alangkah lebih baik jika Anda mengetahui pengertiannya terlebih dahulu.
Google Trends adalah fitur pencarian tren milik Google yang menampilkan popularitas kata kunci atau topik tertentu di Google. Salah satu tools terbaik untuk riset keyword ini pertama kali dirilis oleh Google pada tahun 2006 silam.
Diketahui, peluncuran Google Trends ditujukan untuk membantu para digital marketer yang ingin mencari data di pencarian Google.
Dengan Google Trends ini, Anda bisa untuk melakukan riset kata kunci (keywords) yang paling sering muncul atau topik yang sedang menjadi perbincangan.
Dengan demikian, Anda bisa membuat rencana konten yang menarik berdasarkan tren yang sedang naik.
5 Cara Menggunakan Google Trends
Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, cara menggunakan Google Trends cukup mudah. Nah, agar Anda tidak kebingungan saat menggunakan tools ini, lebih baik tentukan topik yang ingin dicari terlebih dahulu.
Jika sudah, Anda bisa mengikuti cara menggunakan Google Trends berikut ini:
1. Buka Google Trends
Cara menggunakan Google Trends yang pertama, yaitu masuk ke halaman Google Trends melalui browser.
Caranya, buka browser Anda, seperti Mozilla Firefox atau Google Chrome, lalu ketik Google Trends di search bar. Kemudian, klik alamat Google Trends yang muncul paling atas.
Setelah membuka halaman Google Trends, tampilan yang akan pertama kali muncul adalah seperti berikut ini.

Dashboard Google Trends
Di bagian awal ini, Anda akan melihat tampilan search bar. Selain itu, Anda juga akan melihat contoh kata kunci tertentu dan peta hasil pencarian berdasarkan kata kunci itu.
Dari halaman ini, Anda juga bisa membuka menu Trending Now (Sedang Tren) yang menampilkan topik atau kata kunci yang sedang mengalami peningkatan minat penelusuran. Tampilan beranda Google Trends dapat berubah dari waktu ke waktu, tetapi kolom pencarian selalu menjadi titik awal riset Anda.
2. Cari Keyword
Setelah masuk ke halaman utama, bagaimana cara menggunakan Google Trends untuk riset keyword? Mudah saja, Anda bisa mengetikkan kata kunci yang ingin Anda cari di search bar, lalu tekan Enter pada keyboard.
Sebagai contoh, ketika Anda memasukkan kata kunci “proxy server,” Google Trends akan menampilkan hasil pencarian yang lengkap.
Adapun informasi yang muncul, yaitu grafik minat penelusuran dari waktu ke waktu, sebaran minat berdasarkan wilayah, serta topik dan kueri yang terkait dengan kata “proxy server.”
Perlu diingat, Google Trends tidak menampilkan jumlah pencarian absolut. Angka pada grafik adalah minat relatif dengan skala 0-100, di mana 100 menunjukkan titik popularitas tertinggi kata kunci tersebut pada wilayah dan rentang waktu yang dipilih.

Contoh Penggunaan Google Trends
Seperti gambar di atas, pada bagian pertama terlihat kata kunci yang telah dicari, yaitu “proxy server.”
Pada bagian kedua, di bawah kata kunci akan terlihat grafik tren pengguna yang mencari keyword “proxy server”.
Grafik dalam Google Trends menggunakan data berdasarkan negara sesuai lokasi orang yang membuka fitur itu. Namun, Anda bisa menyesuaikan lokasi pengambilan data sesuai dengan keperluan.
Di bawah grafik, pada bagian ketiga Anda dapat melihat pembagian minat penelusuran untuk kata kunci “proxy server” berdasarkan daerahnya.
Tampilan peta dalam Google Trends menggunakan peta negara, sehingga cukup mudah dipahami.
Warna dalam tampilan peta menggunakan gradasi intensitas. Semakin pekat warnanya, semakin tinggi minat penelusuran relatif di daerah tersebut.
Sebaliknya, warna yang lebih muda menunjukkan minat yang lebih rendah, sedangkan daerah berwarna abu-abu berarti datanya tidak cukup untuk ditampilkan.
Pada bagian paling bawah, ada bagian Related Topics dan Related Queries. Dalam dua bagian ini, Anda dapat menemukan topik dan saran kata kunci (query) yang relevan dengan kata kunci utama.
3. Cari Topik Terkait yang Relevan
Cara menggunakan Google Trends selanjutnya, yaitu cari topik yang relevan dengan kata kunci atau topik Anda dengan melihat bagian Related Topics dan Related Queries.
Masih menggunakan contoh yang sama dengan sebelumnya, saat Anda mencari keyword “proxy server”, bagian Related Queries atau Related Topic akan memunculkan kata “webmail”, “browser extension”, “proxy scraper”, dan lainnya.
Nah, topik-topik inilah yang bisa Anda gunakan untuk membuat artikel. Namun, perlu diketahui, hasil pencarian yang Anda dapatkan dari Google Trends kadang cukup umum.
Oleh karena itu, Anda perlu lebih spesifik dalam mencari keyword yang ingin Anda analisis. Gunakanlah paling tidak 2–4 kata.
4. Explore Ide Kata Kunci Menggunakan Fitur yang Spesifik
Cara menggunakan Google Trends yang paling penting adalah, manfaatkan fitur-fitur yang sudah disediakan.
Google Trends memiliki berbagai fitur yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Biasanya, untuk mendukung pencarian keyword lokal, fitur yang sering digunakan, yaitu filter lokasi.
Di samping itu, ada pula fitur waktu, kategori, dan tipe penelusuran yang bisa membantu Anda mendapatkan keyword yang spesifik.
Misalnya, ketik keyword “nasi goreng” dengan filter lokasi Indonesia dalam waktu 7 hari terakhir. Nanti, Google Trends akan memunculkan grafik yang menunjukkan naik-turunnya minat penelusuran kata kunci tersebut di Indonesia dalam kurun waktu seminggu terakhir.
Perlu diketahui, Anda juga bisa mengganti tipe penelusuran untuk mengetahui tren kata kunci di mesin pencarian lainnya, seperti YouTube atau Image Search.
5. Analisis Grafik Google Trends
Setelah memasukkan kata kunci dan mengganti semua filternya sesuai kebutuhan, cara menggunakan Google Trends selanjutnya adalah analisis grafik yang muncul.
Cobalah untuk memperhitungkan naik-turunnya grafik yang disajikan untuk melihat potensi performa kata kunci yang Anda masukkan.
Tips Menggunakan Google Trends untuk Keyword Research
Bagaimana, setelah membaca penjelasan mengenai cara menggunakan Google Trends, apakah Anda sudah paham? Jika sudah, Anda bisa mencoba menggunakan tools satu ini untuk melakukan riset kata kunci.
Namun sebelum itu, ketahui beberapa tips menggunakan Google Trends, agar Anda bisa menemukan kata kunci yang relevan dan potensial. Kira-kira, apa saja tipsnya? Simak berikut ini!
1. Cari Kata Kunci yang Relevan dengan Tren Terkini

Contoh Penggunaan Google Trends Berdasarkan Pencarian Harian
Pertama, cari kata kunci yang relevan dengan tren terkini menggunakan fitur Trending Now (Sedang Tren) di Google Trends. Sejak 2024, fitur ini menggantikan Daily Search Trends dan Realtime Search Trends, dan berisi topik-topik yang sedang menjadi perbincangan.
Pada bagian ini, Anda bisa memfilter tren berdasarkan negara, rentang waktu (misalnya 24 jam atau 7 hari terakhir), dan kategori.
Meskipun banyak pencarian tren terkini berhubungan dengan berita atau hiburan, Anda tetap bisa menemukan topik lain yang selaras dengan topik konten.
Misalnya, menjelang Ramadan, topik seputar resep takjil, jadwal imsakiyah, atau promo belanja biasanya mulai bermunculan dalam daftar tren.
Jika website Anda bergerak di bidang kuliner atau retail, Anda bisa membuat konten yang relevan dengan topik tersebut.
Menggunakan kata kunci sesuai dengan tren seperti ini akan membantu Anda untuk menciptakan konten yang banyak dicari oleh pengguna.
2. Kembangkan Ide dari “Related Queries”
Related Queries atau saran kata kunci yang selaras dengan keywords dapat berguna sekali dalam pengembangan topik untuk rencana konten yang akan Anda buat.
Pada contoh berikut, ketika berbicara mengenai “front end developer”, kemungkinan besar akan berhubungan dengan “pengertian,” “gaji,” dan juga “back-end developer”.
Melalui informasi ini, Anda dapat mengembangkan ide menjadi konten yang lebih menarik lagi.
3. Pahami Siklus Tren
Salah satu tips penting dalam cara menggunakan Google Trends adalah pahami siklus tren keyword yang Anda cari.
Siklus tren dalam hal ini adalah kapan waktu tertentu seseorang akan mencari keyword. Misalnya, kata kunci “menu takjil” biasanya mengalami peningkatan pada bulan Ramadan dan akan mengalami penurunan pada hari-hari biasa.
Siklus tren ini dapat Anda manfaatkan untuk membuat konten atau bahkan menawarkan produk di waktu-waktu tertentu.
4. Gunakan Fitur Perbandingan Keyword
Perbandingan keywords tidak hanya berguna dalam menentukan topik mana yang lebih baik dari topik lainnya.
Dengan menggunakan perbandingan kata kunci, Anda dapat memonitor posisi kompetitor dan melihat seberapa bagus performa kompetitor dibandingkan brand atau perusahaan Anda.
Sebagai contoh, mari bandingkan dua perusahaan besar Tokopedia dan Lazada untuk melihat bagaimana performa dua perusahaan ini.
Mari gunakan pencarian spesifik dengan rentang waktu 5 tahun untuk melihat performa secara lebih luas.
Dari grafik perbandingan tersebut, Anda bisa melihat merek mana yang lebih banyak dicari secara relatif pada periode tertentu, sekaligus kapan terjadi lonjakan minat, misalnya saat ada kampanye promo besar.
Dengan fitur ini, Anda dapat memastikan bahwa keyword yang Anda gunakan untuk bisnis memiliki performa selangkah lebih maju dari pesaing.
Nah, itulah dia penjelasan mengenai cara menggunakan Google Trends beserta tips-tips yang bisa Anda terapkan. Bagaimana? Cara menggunakan Google Trends tidak sulit, kan?
Jika dirangkum, cara menggunakan Google Trends bisa diawali dengan membuka URL-nya terlebih dahulu, lalu masukkan kata kunci yang dicari di search bar.
Setelah itu, Anda bisa explore hasilnya dengan memanfaatkan berbagai fitur filter yang tersedia dalam Google Trends.
Jika Anda menggunakan filternya dengan baik dan berhasil menganalisis grafiknya secara komprehensif, Anda berpotensi mendapatkan kata kunci yang potensial untuk bisnis.
Tunggu apa lagi? Yuk segera konsultasikan kebutuhan pengembangan website Anda dengan kami!
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah Google Trends menampilkan jumlah pencarian?
Tidak. Google Trends menampilkan minat relatif pada skala 0 sampai 100, dengan 100 sebagai titik popularitas tertinggi kata kunci pada wilayah dan rentang waktu yang dipilih.
Apa fungsi Google Trends untuk riset keyword?
Google Trends membantu melihat naik-turun minat penelusuran, sebaran minat per wilayah, serta topik dan kueri terkait suatu kata kunci. Data ini dapat dipakai untuk merencanakan konten berdasarkan tren.
Bagaimana cara membandingkan dua kata kunci di Google Trends?
Gunakan fitur perbandingan keyword, lalu atur rentang waktu, misalnya lima tahun. Grafiknya menunjukkan kata kunci atau merek mana yang lebih banyak dicari secara relatif dan kapan terjadi lonjakan minat.
Bagaimana memanfaatkan siklus tren kata kunci?
Siklus tren menunjukkan kapan sebuah kata kunci ramai dicari, misalnya menu takjil yang naik saat Ramadan. Informasi ini dapat dipakai untuk menjadwalkan konten atau menawarkan produk pada waktu yang tepat.
Referensi
- Google Trends Help (2026). FAQ about Google Trends data
- Google Trends Help (2026). Explore the searches that are Trending now
- Google Search Central (2025). Get started with Google Trends
Layanan Sitespirit yang Berkaitan
- Jasa SEO Tim Sitespirit menyusun strategi SEO teknis, konten, dan pelaporan sesuai target bisnis Anda. Lihat layanan →
- Jasa Pembuatan Website Dari perencanaan, desain, hingga peluncuran, website Anda dikerjakan tim Sitespirit yang berbasis di Malang. Lihat layanan →
- Jasa Desain Website Desain UI/UX yang berangkat dari kebutuhan pengguna dan tujuan bisnis Anda. Lihat layanan →
Punya pertanyaan tentang topik ini? Chat WhatsApp atau isi formulir konsultasi.
Ditulis oleh
Someone who enjoys writing things down and capturing moments through the lens. She loves book and driving while listening to music.
LinkedIn →Ditinjau oleh Muhammad Robith Adani, SEO & Content Specialist pada



