FAQ Schema: Cara Kerja, Manfaat bagi SEO, dan Cara Buatnya

Pernah merasa artikel sudah bagus dan lengkap, tetapi tetap kalah mencolok dari kompetitor di hasil pencarian? Bisa jadi masalahnya bukan pada kualitas konten, melainkan pada cara Google membaca struktur halaman tersebut. Nah, inilah waktu yang tepat untuk mengimplementasikan FAQ schema atau skema FAQ pada konten.
DAFTAR ISI

Skema FAQ adalah pertanyaan dan jawaban yang disusun dalam format terstruktur untuk memudahkan pengguna maupun Google merayapi–mengindeks konten. Artikel ini akan menjelaskan lebih lanjut mengenai cara kerja skema FAQ hingga cara membuatnya.

Apa Itu FAQ Schema?

FAQ Schema merujuk pada struktur pertanyaan dan jawaban yang disajikan secara langsung, sehingga pengguna tidak perlu mengklik dan membuka website untuk mengetahui jawabannya. Misalnya, di kolom pencarian Google kamu mencari “cara membuat blog untuk pemula.” Pada halaman hasil pencarian, Google akan menampilkan pertanyaan:

  • Bagaimana cara membuat blog sendiri?
  • Apa bedanya vlog dan blog?
  • Cara menjadi penulis blog untuk pemula?
  • Apa langkah pertama yang harus dilakukan sebelum membuat blog?

Daftar pertanyaan yang dicantumkan oleh Google itu didapat dari halaman yang sudah ditandai dengan FAQ Schema Markup. Jadi, skema FAQ merupakan salah satu jenis schema markup dalam strategi SEO untuk memberikan informasi langsung, terperinci, dan terstruktur dari pertanyaan yang sering diajukan pengguna.

Penggunaan skema FAQ dalam halaman website, memungkinkan pengguna mendapat jawaban lebih cepat tanpa harus membuat website lebih tinggi. Sementara itu, pemilik website mendapatkan peningkatan visibilitas hingga potensi Click-Through Rate (CTR) yang tinggi.

Bagaimana Cara Kerja FAQ Schema di Mesin Pencari?

FAQ schema bekerja dengan menambahkan data terstruktur (kode JSON-LD atau Microdata) ke situs web secara eksplisit. Penambahan data terstruktur itu bertujuan untuk memberitahu mesin pencari, seperti Google, bahwa konten tersebut berisi daftar pertanyaan-jawaban.

Jadi, skema FAQ tidak hanya berhenti pada pembuatan dan penyertaan pertanyaan-jawaban pada halaman website, tetapi juga termasuk pembuatan kode hingga memvalidasinya agar Google bisa membacanya dengan tepat. 

Dengan demikian, pertanyaan dan jawaban yang kamu susun berpotensi ditampilkan di SERP sebagai rich snippet yang informatif serta meningkatkan visibilitas dan CTR.

Apakah Skema FAQ Masih Relevan Digunakan?

Meskipun pada 2023 Google mengurangi visibilitas reach results FAQ, tetapi penggunaan FAQ schema di halaman website masih relevan digunakan. Selain menyukai konten yang terstruktur dan jelas, Google juga menyukai konten yang otoritatif (kredibel, akurat, dan diakui oleh pengguna maupun mesin pencari).

Oleh karena itu, menambahkan skema FAQ bisa menjadi salah satu untuk membantu Google memahami konten pada halaman website. Ketika memahami konten di halaman website, kamu memiliki peluang untuk muncul di ‘People Also Ask’ dan di featured snippets (cuplikan unggulan).

Apakah Skema FAQ Bagus untuk SEO?

FAQ schema dapat menjadi pilihan yang bagus untuk optimasi SEO, karena:

  • Google memprioritaskan konten informatif dan relevan – skema FAQ memiliki struktur yang pendek dengan pertanyaan dan jawaban yang langsung menjawab tanpa bertele-tele.
  • Meningkatkan kepuasan pengguna – dengan jawaban langsung dan jelas, pengguna bisa mendapatkan apa yang mereka cari secara cepat tanpa harus membaca keseluruhan jawaban.
  • Berpeluang muncul sebagai featured snippets – Google lebih mudah memahami dan mengindeks konten yang terstruktur dengan jelas, seperti skema FAQ. 
  • Meningkatkan peluang muncul di reach results (hasil kaya) Google – skema FAQ menawarkan struktur yang eksplisit, sehingga Google lebih mudah mengenali formatnya dan berpotensi memenuhi syarat reach results.
  • Berpeluang digunakan dalam fitur berbasis suara seperti Google Assistant – skema FAQ memiliki format jelas, yakni tanya-jawab, sehingga Google lebih mudah memahami konten dan membacanya sebagai konten yang siap untuk ekosistem pencarian berbasis AI dan voice search.

Cara Membuat FAQ Schema (Sesuai Panduan Google)

Meskipun tampak harus berjibaku dengan kode, tetapi pembuatan FAQ schema tidak serumit kelihatannya. Berikut langkah-langkahnya.

1. Membuat Kode

Salah satu metode yang direkomendasikan Google untuk membuat kode adalah dengan memanfaatkan JavaScript Object Notation for Linked Data atau JSON-LD. Metode ini dapat menjadi cara yang praktis dan rapi dibanding beberapa metode lainnya, seperti Microdata yang mengharuskan kamu memahami HTML atau Plugin WordPress yang memiliki performa cenderung lambat dan berisiko menyebabkan konflik dengan plugin lain.

Untuk melakukan hal ini, kamu perlu menempatkan kode JSON-LD ke dalam tag <script> di bagian <head>. Misalnya, <script type=”application/ld+json”>…</script>. Dengan menyisipkan kode tersebut, browser dapat memuatnya sebagai bagian dari dokumen dan memberi tahu mesin pencari bahwa halaman tersebut berisi struktur data FAQ.

2. Validasi Skema FAQ

Langkah selanjutnya adalah memastikan bahwa Google benar-benar dapat membaca skema FAQ yang kamu buat dengan tepat. Validasi ini juga memungkinkan kamu mengecek apakah terjadi error atau ada data penting yang hilang saat FAQ ditampilkan di halaman website atau pencarian.

Validasi skema FAQ dapat dilakukan dengan menggunakan alat Google’s Rich Results Test. Begini caranya,

  • Buka website Google’s Rich Results Test
  • Masukkan tautan URL halaman yang berisi skema FAQ
  • Klik ‘run test

Selain memberikan validasi, peringatan, atau error, alat ini juga memungkinkanmu melihat preview ketika skema FAQ ditampilkan di hasil pencarian Google. Jika skema FAQ valid dan tidak ada error, kamu dapat lanjut ke langkah berikutnya: crawler.

Namun jika terdeteksi error, cobalah untuk memperbaikinya. Beberapa kesalahan umum yang biasa terdeteksi, seperti kurang tanda kurung, format penulisan JSON-LD kurang rapi, dan salah atribut. 

Oleh karena itu, kamu harus memeriksa ulang struktur kodenya dengan teliti. Kemudian, lakukan validasi ulang sampai hasilnya benar-benar valid dan tidak ditemukan masalah.

3. Lakukan Pengindeksan

Pengindeksan adalah proses analisis, klasifikasi, dan pemberian label pada konten agar mudah dicari dan ditemukan oleh mesin pencari. Dalam konten skema FAQ, hal ini diperlukan agar Google dapat memindai ulang halaman konten di hasil pencarian dengan cepat. Dengan demikian, halaman akan selalu menampilkan skema FAQ versi terbaru.

Caranya adalah:

  • Buka Google Search Console
  • Klik ‘mulai sekarang’
  • Masukkan URL website yang akan diindeks dan tekan enter
  • Klik ‘uji URL aktif’ dan tunggu hingga proses pengujian berhasil
  • Klik ‘minta pengindeksan’

Penutup

Dalam strategi SEO modern, penambahan FAQ schema pada halaman website atau konten bukan sekadar elemen pelengkap untuk memudahkan pembaca menemukan informasi yang mereka cari, tetapi juga memungkinkan website atau konten yang kamu buat lebih mudah terindeks oleh Google. Dengan demikian, konten tidak hanya berpeluang mendapat ranking, tetapi juga muncul sebagai featured snippets atau rich results

Dalam praktiknya, implementasi skema FAQ kerap dianggap rumit karena melibatkan serangkaian kode dan validasi teknis. Untuk mempermudah proses tersebut, kamu dapat memanfaatkan layanan jasa SEO Sitespirit

Melalui layanan kami, visibilitas website dan konten dapat meningkat di mesin pencari sekaligus mendukung performa dan konversi yang lebih optimal. Dapatkan analisis transparan untuk mengambil keputusan berbasis data dan mengembangkan strategi optimasi secara berkelanjutan. Hubungi tim kami dan konsultasikan kebutuhan pengembangan websitemu.

Update Informasi Terbaru

Dapatkan pemberitahuan lebih cepat setiap minggu-nya dengan berlangganan artikel dari Sitespirit.

sitemap XML
GEO vs SEO
AI content SEO

Ikuti Update Informasi dari Sitespirit!

Cantumkan email Anda untuk mendapatkan informasi penawaran terbaik, update berita dan artikel, serta portofolio dari Sitespirit.